Jakarta

CETAK SEJARAH! Pemain Spanyol Beragama Islam Ini Jadi Pencetak Gol Termuda di Piala Eropa dan Dunia, Ini Profil Lamine Yamal

Sastra Yudha | 10 Juli 2024, 11:01 WIB
CETAK SEJARAH! Pemain Spanyol Beragama Islam Ini Jadi Pencetak Gol Termuda di Piala Eropa dan Dunia, Ini Profil Lamine Yamal

AKURAT JAKARTA - Nama pemain Timnas Spanyol keturunan Maroko, Lamine Yamal, sedang jadi perbincangan publik. Bukan karena dia beragama Islam.

Tapi karena bocah berusia 16 tahun itu baru saja membawa Spanyol lolos final Euro 2024, setelah mengalahkan Prancis dengan skor 2-1.

Bermain di Munich, Rabu (10/7) dini hari WIB, Prancis memimpin lebih dulu di menit ke-8. Gol dibuat Randal Kolo Muani yang menuntaskan crossing Kylian Mbappe dengan sundulan.

Namun setengah jam laga berjalan, Spanyol berhasil membalikkan keadaan. Tembakan jarak jauh Yamal yang melengkung masuk ke sudut kiri atas gawang Prancis.

Baca Juga: KEREN! Halte Transjakarta Simpang Ragunan dan Damai Kini Punya Wajah Baru, Ini Daftar Fasilitas Mewah yang Dihadirkan

Gol spektakuler Yamal ini dicetak pada menit ke-21. Tak hanya menyamakan skor menjadi 1-1, tapi juga menjadi momentum Spanyol untuk bangkit.

Empat menit kemudian, Dani Olmo berhasil membalikkan keadaan menjadi 2-1. Skor tersebut bertahan hingga akhir pertandingan.

Gol Yamal tersebut masuk dalam buku sejarah. Di usia 16 tahun 362 hari, Yamal tercatat sebagai pencetak gol termuda dalam sejarah Euro.

Ia mematahkan rekor yang sebelumnya dipegang oleh Johan Vonlanthen. Winger Swiss itu mencetak gol di Euro 2004 di usia 18 tahun 141 hari.

Bahkan, jika ditarik lebih luas, Yamal juga menjadi pemain termuda yang mencetak gol level dunia.

Di Piala Dunia, rekor pencetak gol termuda dipegang oleh Pele pada tahun 1958, dalam usia 17 tahun 239 hari.

Baca Juga: Lowongan Kerja BUMN di Bank BRI, Berikut Posisi yang Dibuka, Buruan Catat Batas Waktu Pendaftaran 14 Juli 2024

Lamine Yamal pun panen pujian. Bahkan dari pihak lawan. Penyerang andalan Prancis, Antoine Griezmann, mengakui kehebatan si bocah Ajaib.

"Kami tahu Yamal punya kaki kiri yang dominan, dan kami kena tembakan kaki kiri (darinya). Gol pengimbang menyakiti kami dan gol kedua mereka empat menit setelahnya membunuh peluang kami," kata Griezmann yang menyebut gol indah Yamal telah membangkitkan Spanyol.

Dari dalam Timnas Spanyol, Nacho Fernandez, memberikan pujiannya untuk Yamal sebagai bocah genius.

"Kami tahu ada pemain-pemain genius di tim Prancis, tapi kami tahu kami juga sebagus mereka. Ketika kami tertinggal dan mencari solusi muncullah pemain termuda di tim kami dengan gol fantastisnya!" ucap Nacho kepada EURO2024.com

"Kalau bicara soal genius, maka Spanyol juga punya. Gol Lamine, untuk seseorang yang baru berusia 16 tahun, itu luar biasa!" kata Bek Spanyol ini.

Pemain Spanyol lainnya, Ferran Torres, juga memuji penampilan Yamal. "Yamal luar biasa. Dia bukan bocah biasa. Dia telah membuktikannya. Pada usia yang masih muda, itu adalah pencapaian hebat," kata Ferran Torres.

Baca Juga: Viral, Emak-Emak Marah di Minimarket Karena Susu Tidak Dingin, Kasir Senyum Bikin Tambah Marah: Balikin!

Profil Lamine Yamal

Yamal memiliki nama lengkap Lamine Yamal Nasraoui Ebana. Ia lahir di Mataro, Spanyol, pada 13 Juli 2007.

Pemilik tinggi badan 180 cm ini berdarah Maroko dan Guinea. Ayahnya berasal dari Maroko dan ibunya dari Guinea.

Lamine Yamal menghabiskan sebagian besar masa mudanya di Barcelona, Spanyol.

Diketahui juga bahwa dia adalah seorang Muslim. Meski ia tak pernah mengungkapkan secara langsung soal agamanya.

Namun dari beberapa foto yang dia unggah di media sosial, ia merayakan Idul Fitri bersama keluarga besar ayahnya yang mengenakan jilbab dan gamis.. (*)

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.