Jakarta

Siapa Eks Pemain Timnas Inisial SS yang Ditangkap Polres Cianjur Karena Edarkan 2.700 Butir Obat Terlarang? Ini Sosok Bintang Sepak Bola Asal Aceh itu

Sastra Yudha | 6 November 2024, 12:23 WIB
Siapa Eks Pemain Timnas Inisial SS yang Ditangkap Polres Cianjur Karena Edarkan 2.700 Butir Obat Terlarang? Ini Sosok Bintang Sepak Bola Asal Aceh itu

AKURAT JAKARTA - Satuan Reskrim Polres Cianjur, Jawa Barat, berhasil menangkap seorang pengedar obat-obatan terlarang dalam jumlah besar.

Ironisnya, pelaku merupakan mantan pemain Timnas sepakbola Indonesia U-23. Polisi menyebut pelaku inisial SS (32).

Kasat Reskrim Polres Cianjur, AKP Tono Listianto, mengungkapkan bahwa penangkapan SS berawal dari adanya laporan dari masyarakat terkait peredaran obat terlarang.

"Setelah dilakukan penyelidikan lebih lanjut, terungkap jika SS ini benar mengedarkan obat-obatan terlarang jenis tramadol dan heximer," kata AKP Tono di Polres Cianjur, pada Rabu (6/11/2024).

Baca Juga: Rano Karno Hapus Foto Satu Meja Bareng Penghubung Bandar Judi Online

Setelah dilakukan penggeledahan, lanjutnya, ditemukan 2.700 butir obat-obatan terlarang.

"Kami amankan barang bukti berupa 1.700 butir obat jenis tramadol dan 1.000 butir heximer," ujarnya.

Tono menyebut SS yang merupakan mantan pemain Timnas sepakbola U-23 itu sudah mengedarkan obat terlarang sejak dua tahun lalu.

Kepada polisi, SS beralasan jika tindakannya mengedarkan barang haram tersebut dilakukan karena terdesak kebutuhan ekonomi.

"Jadi betul dia eks pemain timnas. Dia menikah dengan orang Cianjur. Dua tahun terakhir, dia menjadi pengedar. Bahkan kategorinya pemasok untuk para pengedar obat-obatan terlarang di Cianjur," katanya.

Baca Juga: Pesta Rakyat Danau Toba Bersama Ada Band, Radja, dan Wika Salim Meriahkan Kejuaraan Dunia Jetski, Catat Tanggalnya

Siapa Pesepakbola Inisial SS itu?

Berdasarkan penelusuran wartawan, SS adalah inisial untuk Syakir Sulaiman.

Dalam dunia sepak bola, nama Syakir Sulaeman cukup dikenal. Ia mampu bermain apik ketika menjadi playmaker, sayap, dan juga stiker.

Pemain kelahiran Aceh 30 September 1992 ini, selain di Timnas Indonesia, juga pernah merumput di sejumlah klub besar di Tanah Air.

Syakir pernah memperkuat Persiba Balikpapan, Sriwijaya FC, Bali United FC, Persiraja Banda Aceh hingga Aceh United.

Bahkan ketika membela Persiba Balikpapan, Syakir pernah dinobatkan sebagai pemain muda terbaik Liga Super Indonesia (ISL) musim 2013.

Selain itu, Syakir juga pernah trial bersama Irfan Bachdim di klub Jepang. Itu terjadi saat masa jeda kompetisi ISL musim 2013.

Saat itu, dia Bersama Irfan Bachdim menjalani trial dengan Ventforet Kofu selama sepekan.

Karir Syakir di dunia sepak bola terus melejit. Apalagi, setelah dirinya memutuskan hijrah untuk bermain di klub luar Aceh.

Baca Juga: Prediksi Skor Persija Jakarta vs Madura United di BRI Liga 1: Mampukah Macan Kemayoran Pertahan Tren Kemenangan di Hadapan Laskar Sape Kerrab?

Dia berhasil merumput bersama Persiba Balikpapan, Sriwijaya FC, dan Bali United FC.

Kemudian dia balik lagi ke kampung halaman dan memperkuat Persiraja Banda Aceh dan Aceh United.

Saat memperkuat Aceh United pada musim 2018, ia mengalami cedera parah. Inilah puncak karir Syakir di dunia sepak bola.

Karena cedera, akhirnya Syakir harus menerima sebuah kenyataan kalau dirinya dicoret dari skuad Aceh United.

Pencoretan itu terjadi pada Senin (8/10/2018) dan sangat mengejutkan publik.

Setelah mengalami cidera parah, namanya tidak terdengar lagi dalam kancah sepakbola di tanah air.

Baca Juga: DPR RI Blak-blakan Ungkap Kesalahan Kominfo Era Budi Arie Blokir Situs Wordpress, Bukan Judi Online

Terkait kehidupan pribadinya, Syakir mempersunting gadis asal Cianjur, Jawa Barat, bernama Resita.

Akad nikah pasangan Syakir Sulaiman dan Resita berlangsung pada Minggu, 28 Maret 2021 lalu.

Pesta pernikahan keduanya diadakan di rumah mempelai perempuan di Cianjur, Jawa Barat. (*)

 

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.