Jakarta

Manajer Zaki Iskandar Pastikan Program Pembinaan Timnas Usia Dini Berjalan Terus sampai 2027 Lebih

Ainun Kusumaningrum | 22 April 2025, 17:06 WIB
Manajer Zaki Iskandar Pastikan Program Pembinaan Timnas Usia Dini Berjalan Terus sampai 2027 Lebih

AKURAT JAKARTA - Porogram pembinaan Timnas Usia Dini sesuai dengan konsep Ketum PSSI Erick Thohir, harus terus berjalan hingga 2027 lebih.

Demikian dikatakan Manajer Timnas Indonesia U-17 Ahmed Zaki Iskandar diikutip dari kanal YouTube Bicara Bola, belum lama ini.

Bang Zaki sapaannya, mendampingi Timnas kelompok umur dan beberapa sukses mengukir prestasi.

Baca Juga: Manajer Zaki Iskandar Minta Pemain Timnas Indonesia U-17 Jaga Kondisi Tubuh, Juni Kembali Pemusatan Latihan

Terakhir berhasil membawa Timnas Indonesia U-17 lolos ke Piala Dunia setelah menjadi juara grup di Piala Asia U-17 2025.

Meski demikian, Bang Zaki menegaskan, euforia yang sudah terbangun saat ini harus dikelola dengan baik.

"Jangan hanya sekadar euforia semata, kemudian nanti redup lagi," kata Bang Zaki yang juga Ketua Golkar DKI Jakarta.

Baca Juga: Manajer Zaki Iskandar Sebut Level Timnas Indonesia U-17 Sudah Piala Asia

Dia menegaskan, tujuan ketika menerima kepercayaan menjadi manajer adalah memastikan bahwa konsep dari Ketua Umum PSSI terhadap program pembinaan tim nasional usia dini berlangsung sampai nanti sampai lebih dari tahun 2027.

"Karena kepengurusan sekarang kan akan berakhir 2027," ujarnya.

Program lain yang tak kalah penting adalah ihwal pemain muda diaspora atau keturunan yang ada di luar negeri.

"Kita juga kan sangat terbuka sekali nih dengan aset-aset pemain diaspora di luar negeri yang memiliki darah keturunan Indonesia," katanya.

Dia menegaskan, hal itu menjadi bagian dari program jangka panjang Timnas Indonesia.

"Jadi, mudah-mudahan saja apa yang saya punya seperti pengalaman dan lain sebagainya bisa membantu program," tukas Bang Zaki. (*)

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.