Jakarta

Prediksi Skor Parma vs Udinese di Serie A, 29 Oktober 2026: Misi Keluar dari Tren Buruk

Winda Wahdania | 28 Oktober 2026, 18:40 WIB
Prediksi Skor Parma vs Udinese di Serie A, 29 Oktober 2026: Misi Keluar dari Tren Buruk
Parma dan Udinese berusaha mengakhiri tren negatif saat bertemu di Stadion Ennio Tardini pada pekan kesembilan Serie A.

AKURAT JAKARTA - Parma akan menjamu Udinese pada pekan ke-9 Serie A 2026/2027 di Stadion Ennio Tardini, Kamis, 29 Oktober 2026, pukul 00.30 WIB.

Pertandingan ini menjadi kesempatan penting bagi kedua tim untuk mengakhiri periode sulit sekaligus memperbaiki posisi mereka di klasemen.

Parma saat ini menempati peringkat ke-19 dan membutuhkan kemenangan untuk memperbesar peluang keluar dari zona degradasi. Sementara itu, Udinese datang dengan kondisi yang tidak kalah mengkhawatirkan setelah menelan enam kekalahan beruntun di semua kompetisi.

Situasi tersebut membuat pertemuan ini berpotensi menjadi titik balik bagi salah satu tim, tetapi juga dapat memperburuk tekanan terhadap pelatih yang gagal membawa timnya bangkit.

Baca Juga: Prediksi Skor AC Milan vs Bologna di Serie A, 29 Oktober 2026: Rossoneri Bidik Tiga Kemenangan Beruntun

Preview

Parma belum mampu memenuhi ekspektasi setelah mengakhiri musim sebelumnya di papan tengah. Mereka baru meraih kemenangan pertama di Serie A musim ini pada pekan kelima ketika mengalahkan Genoa dengan skor 2-1. Namun, hasil tersebut belum menjadi awal kebangkitan yang diharapkan.

Pergantian pelatih dari Carlos Cuesta kepada Alberto Gilardino juga belum memberikan dampak positif. Dalam tiga pertandingan sejak penunjukan Gilardino, Parma belum berhasil menemukan konsistensi.

Kekalahan 2-1 dari Lazio pada akhir pekan lalu memperpanjang kesulitan mereka, meskipun penampilan pada babak pertama sempat memberikan harapan.

Parma mampu mengimbangi permainan Lazio sebelum kebobolan dua gol dalam rentang delapan menit menjelang menit ke-60.

Simone Lontani kemudian mencetak gol yang memperkecil ketertinggalan melalui bola yang memantul masuk ke gawang setelah membentur tiang.

Gol tersebut sekaligus menjadi gol kelima Parma dalam delapan pertandingan liga musim ini, catatan terendah di antara seluruh peserta Serie A.

Masalah produktivitas menjadi pekerjaan rumah utama Gilardino. Parma terlalu bergantung pada sedikit pemain untuk menghasilkan gol, sehingga lawan relatif lebih mudah mengantisipasi ancaman mereka.

Menghadapi Udinese yang sedang kehilangan kepercayaan diri bisa menjadi kesempatan untuk memperbaiki catatan tersebut.

Kemenangan juga berpotensi membantu Parma meninggalkan tiga posisi terbawah klasemen. Namun, mereka tetap membutuhkan hasil yang mendukung dari pertandingan lain, termasuk laga Fiorentina melawan Atalanta.

Baca Juga: Prediksi Skor SC Paderborn vs Stuttgart di DFB-Pokal, 29 Oktober 2026: Kesempatan Tuan Rumah Membalas Kekalahan

Di kubu lawan, Udinese juga mengalami kemerosotan tajam setelah mengawali musim dengan cukup menjanjikan.

Mereka sempat tidak terkalahkan dalam empat pertandingan pertama di semua kompetisi, tetapi kini justru terjebak dalam rentetan enam kekalahan berturut-turut.

Dua hasil terbaru memperlihatkan masalah serius di lini serang. Udinese kalah 3-0 dari Lecce dan kemudian menyerah 2-0 ketika menjamu AC Milan.

Mereka juga gagal mencetak gol dalam tiga dari empat pertandingan terakhir, memperlihatkan penurunan efektivitas yang cukup mencolok dibandingkan awal musim.

Jurgen Ekkelenkamp menjadi salah satu pemain yang masih dapat diandalkan setelah mencetak tiga gol di Serie A. Namun, kontribusi pemain lain belum cukup untuk menutupi penurunan performa Keinan Davis dan terbatasnya penampilan Nicolo Zaniolo.

Absennya Arthur Atta yang telah pindah ke Fiorentina juga mengurangi pilihan di lini serang.

Tekanan terhadap pelatih Kosta Runjaic pun semakin besar. Kekalahan di Ennio Tardini dapat memperpanjang periode buruk Udinese sekaligus meningkatkan kemungkinan perubahan di kursi pelatih.

Halaman:
Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.