Kami Lebih Pantas ke Final! Arteta Klaim Arsenal Tim Terbaik di Liga Champions

AKURAT JAKARTA - Pelatih Arsenal, Mikel Arteta, merasa kekalahan timnya dari Paris Saint-Germain di leg kedua semifinal Liga Champions merupakan hasil yang tidak pantas mereka dapatkan.
Pada laga yang digelar di Parc des Princes, Kamis (7/5) dini hari WIB tersebut, Arsenal harus takluk 1-2 dari Paris Saint-Germain (PSG) dan gagal mencapai laga final.
Dengan hasil tersebut, PSG melaju ke final usai mendapatkan kemenangan agregat 3-1 atas Arsenal.
Dalam pandangannya, hasil ini tidak mencerminkan performa sesungguhnya Arsenal, yang menurutnya layak berada di partai final.
Ia bahkan menegaskan bahwa timnya merupakan yang terbaik sepanjang turnamen musim ini.
“Kami 100 persen pantas mendapatkan lebih. Saya tidak melihat ada tim yang bermain lebih baik dari kami di kompetisi ini, tetapi kami tersingkir,” ujar Arteta usai laga di laman resmi klub.
Pada laga ini, gol PSG tercipta lewat aksi Fabian Ruiz dan Achraf Hakimi.
Sementara Arsenal hanya mampu membalas melalui Bukayo Saka di menit ke-76, sebuah gol yang tak cukup membalikkan keadaan bagi The Gunners.
Hasil ini membuat Arsenal harus menunda impian mereka untuk tampil di final Liga Champions.
Meski kecewa, Arteta tetap mengapresiasi perjuangan anak asuhnya.
“Saya sangat bangga, tapi di saat yang sama sangat kecewa dan kesal karena kami gagal mencapainya. Para pemain benar-benar menginginkannya, mereka menangis di ruang ganti,” ungkapnya.
Sementara itu, pelatih PSG, Luis Enrique, tidak setuju atas pernyataan Arteta.
“Mikel adalah teman baik saya, namun saya tidak setuju sama sekali bahwa Arsenal layak menang,” tegas Enrique.
“Mereka bermain dengan gaya mereka, namun akhirnya kami mencetak lebih banyak gol, dan itu yang paling penting,” tambah mantan pelatih Barcelona itu.
Arsenal sendiri mengawali laga dengan tekanan tinggi.
Baca Juga: Erick Thohir Sebut Timnas Indonesia Rindu Lawan Malaysia, PSSI Siapkan Turnamen Khusus!
Dalam 10 menit pertama, Gianluigi Donnarumma harus melakukan dua penyelamatan krusial dari Martinelli dan Odegaard.
Saka pun nyaris mencetak gol lebih awal sebelum akhirnya menyarangkan bola di babak kedua.
Declan Rice menyoroti momen awal pertandingan yang dinilainya menjadi kunci kegagalan Arsenal.
Baca Juga: Indonesia Siap Jadi Tuan Rumah Babak Krusial Kualifikasi Piala Dunia 2026? Ini Langkah PSSI!
“Kalau kami bisa cetak gol di 15-20 menit pertama, pertandingan pasti berubah total,” ujarnya.
“Tapi dua kesalahan kami dibayar mahal oleh mereka, dan rasanya memang tidak berpihak pada kami,” sambungnya.
Kini, PSG akan menantang Inter Milan di laga final Liga Champions yang dijadwalkan berlangsung di Munich pada 31 Mei mendatang.(*)
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini


Terpopuler
- 1Prediksi Skor Kepulauan Faroe vs Kazakhstan di UNL, 26 September 2026: Tuan Rumah Punya Modal Kandang Kuat
- 2Prediksi Skor Islandia vs Estonia di UNL, 26 September 2026: Tuan Rumah Incar Awal Positif
- 3Prediksi Skor Kosovo vs Irlandia di UNL, 25 September 2026: Duel Perdana yang Sulit Diprediksi
- 4Prediksi Skor Georgia vs Irlandia Utara di UNL, 25 September 2026: Dapatkah Khvicha Kvaratskhelia Menjadi Pembeda?
- 5Prediksi Skor Armenia vs Latvia di UNL, 25 September 2026: Mampukah Tuan Rumah Akhiri Tren Tanpa Kemenangan?
- 6Prediksi Skor Lithuania vs Azerbaijan di UNL, 27 September 2026: Duel Seru di Kaunas!
- 7Prediksi Skor Montenegro vs Siprus di UNL, 26 September 2026: Mampukah The Brave Falcons Lanjutkan Tren Positif?
- 8Prediksi Skor Andorra vs Malta di UNL, 24 September 2026: Mampukah Tim Tamu Pertahankan Rekor Tak Terkalahkan?
- 9Pertama dan Satu-Satunya! Mitra Driver Gojek Terpilih dari Seluruh Indonesia Kibarkan Merah Putih
- 10Permudah Transaksi Nasabah, BPR Kerta Raharja Gemilang Luncurkan Layanan Digital MOLEC, Ini Kelebihannya!







