Bernardo Silva Jadi Kapten Anyar Manchester City: Musim Terakhir di Etihad?

AKURAT JAKARTA - Manchester City membuka lembaran baru dalam struktur kepemimpinannya.
Bernardo Silva ditunjuk langsung oleh Pep Guardiola sebagai kapten anyar The Citizens, di tengah tanda tanya besar mengenai masa depan sang gelandang.
Keputusan ini bukan sekadar perubahan simbolis, tetapi juga sinyal adanya evaluasi mendalam dari Guardiola terhadap dinamika internal skuad City.
Langkah Guardiola ini terasa tak biasa. Biasanya, pilihan kapten ditentukan melalui voting oleh pemain dan staf. Namun kali ini, manajer asal Spanyol itu mengambil kendali penuh.
Ia memilih sendiri Silva sebagai kapten utama, serta Ruben Dias, Rodri, dan Erling Haaland sebagai wakil kapten.
"Saya adalah manajer musim ini, untuk pertama kalinya dalam karier saya, saya memutuskan siapa yang akan menjadi kapten saya," ujar Guardiola, dikutip dari laman ESPN, Rabu (18/06).
"Saya tidak suka apa yang terjadi musim lalu. Saya memutuskan musim ini," lanjutnya.
Keputusan ini dipicu oleh musim lalu yang dianggap mengecewakan. Kyle Walker, yang sebelumnya memegang ban kapten, kini dipinjamkan ke AC Milan dan dikeluarkan dari skuad Piala Dunia Antarklub.
Guardiola secara terbuka menyatakan adanya dinamika yang tidak ideal dalam ruang ganti dan ingin memastikan bahwa musim ini City memiliki kepemimpinan yang lebih kuat dan sesuai visi klub.
Silva, yang bergabung dengan City dari AS Monaco pada 2017, memang bukan sosok asing dalam struktur kepemimpinan City.
Musim lalu, ia sudah termasuk dalam kelompok senior tim. Namun penunjukannya kali ini terasa lebih personal dan simbolis, apalagi di tengah spekulasi soal masa depannya.
Kontrak sang pemain akan habis pada 2026, tetapi ia tidak menutup kemungkinan hengkang lebih cepat.
"Saya tahu apa yang akan saya lakukan, tetapi ini bukan waktu yang tepat untuk membicarakannya," kata Silva.
"Saya sangat fokus pada musim saya. Saya sangat fokus untuk tampil baik untuk Man City. Ketika waktunya tiba, saya akan membicarakannya," sambungnya.
Pemain berkebangsaan Portugal itu juga menegaskan bahwa dirinya akan tetap merumput di Etihad di sisa kontraknya yang hanya sampai tahun depan.
"Saya telah memiliki opsi di masa lalu dan tahun ini, seperti tahun lalu, dan tahun ini opsi saya adalah tetap di Man City," ucapnya.
Menariknya, Haaland—yang baru saja meneken kontrak jangka panjang selama 10 tahun—juga mulai dipersiapkan sebagai pemimpin masa depan klub.
Pep Guardiola menunjuk sang striker sebagai wakil kapten agar ia dapat mulai belajar untuk memimpin sebuah tim di masa depan.
“Erling Haaland masih sangat muda, tetapi dia harus mulai belajar apa artinya menjadi seorang kapten, karena dia akan berada di sini semoga bertahun-tahun yang akan datang,” kata Guardiola.
“Cepat atau lambat, dia akan mengambil posisi itu sebagai yang pertama,” tukasnya.
Dengan keputusan Guardiola yang tak biasa ini, terlihat jelas bahwa Manchester City tidak hanya memikirkan masa kini, tetapi juga merancang arah jangka panjang klub.
Penunjukan Bernardo Silva sebagai kapten bukan sekadar formalitas, tetapi sekaligus mungkin menjadi salam perpisahan elegan sebelum sang maestro menggantung seragam biru langit.
Penunjukan Bernardo Silva sebagai kapten utama Manchester City menandai babak baru yang penuh harapan dan tanda tanya.
Apakah ini akan menjadi musim terakhirnya di Etihad? Ataukah justru menjadi awal dari peran yang lebih besar di balik layar Cityzens?
Semua mata kini tertuju pada bagaimana Silva memimpin di tengah bayang-bayang masa depan yang belum pasti—dan Pep Guardiola telah menaruh kepercayaannya penuh pada pria asal Portugal itu.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini




Terpopuler
- 1Prediksi Skor Kepulauan Faroe vs Kazakhstan di UNL, 26 September 2026: Tuan Rumah Punya Modal Kandang Kuat
- 2Prediksi Skor Islandia vs Estonia di UNL, 26 September 2026: Tuan Rumah Incar Awal Positif
- 3Prediksi Skor Kosovo vs Irlandia di UNL, 25 September 2026: Duel Perdana yang Sulit Diprediksi
- 4Prediksi Skor Georgia vs Irlandia Utara di UNL, 25 September 2026: Dapatkah Khvicha Kvaratskhelia Menjadi Pembeda?
- 5Prediksi Skor Armenia vs Latvia di UNL, 25 September 2026: Mampukah Tuan Rumah Akhiri Tren Tanpa Kemenangan?
- 6Prediksi Skor Montenegro vs Siprus di UNL, 26 September 2026: Mampukah The Brave Falcons Lanjutkan Tren Positif?
- 7Prediksi Skor Andorra vs Malta di UNL, 24 September 2026: Mampukah Tim Tamu Pertahankan Rekor Tak Terkalahkan?
- 8Prediksi Skor Bulgaria vs Luksemburg di UNL, 26 September 2026: Mampukah Tuan Rumah Amankan Kemenangan Perdana?
- 9Pertama dan Satu-Satunya! Mitra Driver Gojek Terpilih dari Seluruh Indonesia Kibarkan Merah Putih
- 10Permudah Transaksi Nasabah, BPR Kerta Raharja Gemilang Luncurkan Layanan Digital MOLEC, Ini Kelebihannya!



