Menjelang Piala Dunia U-17, Zaki Iskandar Sebut Timnas Akan Terus Berbenah

AKURAT JAKARTA -- Menjelang perhelatan Piala Dunia U-17 di Qatar pada November mendatang, Tim Nasional Indonesia U-17 akan terus berbenah.
Manajer tim, Ahmed Zaki Iskandar, menegaskan bahwa penentuan line-up tim sepenuhnya menjadi wewenang pelatih Nova Arianto, dengan mempertimbangkan kebutuhan tim dan kesiapan para pemain.
Menjelang Piala Dunia, Timnas U-17 telah menjalani serangkaian persiapan intensif. Sebelumnya, tim ini menggelar pemusatan latihan (TC) di Bali, diikuti dengan partisipasi dalam Piala Kemerdekaan 2025 di Medan.
Baca Juga: Manajer Zaki Iskandar Sebut Timnas U-17 Jadi Sorotan Dunia, Bukti Keberhasilan Pembinaan Usia Dini
Di ajang ini, Garuda Muda sukses finis sebagai runner-up setelah menghadapi tim kuat seperti Afrika Selatan dan Tajikistan.
Setelah itu, tim asuhan Nova Arianto melanjutkan TC di Bulgaria dari 1 hingga 14 September. Di sana, mereka melakoni laga uji coba untuk mematangkan taktik dan komposisi tim.
Saat ini, tim dijadwalkan melanjutkan persiapan akhir di Yogyakarta sebelum menjalani TC dan uji coba terakhir di Dubai, Uni Emirat Arab.
Baca Juga: Manajer Zaki Iskandar Sebut PSSI Siapkan Basis Data Pemain Potensial untuk Pembinaan Berjenjang
Zaki menjelaskan, tim pelatih akan terus memantau perkembangan pemain hingga menjelang turnamen.
Fokus utama adalah memastikan semua pemain dalam kondisi prima dan tidak ada yang mengalami cedera.
"Tapi yang pasti akan melihat dari kebutuhan tim dan kesiapan individu pemain itu sendiri, terutama jelang November nanti kita tidak berharap ada yang cedera," ujar Zaki dikutip dari YouTube Tvone.
Dia uga menyatakan, pihaknya terbuka untuk memasukkan talenta-talenta baru yang mungkin belum terpantau. Hal ini dilakukan untuk mendapatkan komposisi tim terbaik yang siap bersaing di level dunia.
"Pihaknya juga terus memantau jika ada talenta yang belum terpantau bisa kita manfaatkan untuk masuk ke bagian tim," tambahnya.
Menurut Zaki, perubahan komposisi pemain adalah hal yang wajar dalam sepak bola. "Jadi tambah kurang pemain itu dinamika biasa dalam sepak bola," pungkasnya.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini


Terpopuler
- 1Prediksi Skor Kosovo vs Irlandia di UNL, 25 September 2026: Duel Perdana yang Sulit Diprediksi
- 2Prediksi Skor Georgia vs Irlandia Utara di UNL, 25 September 2026: Dapatkah Khvicha Kvaratskhelia Menjadi Pembeda?
- 3Prediksi Skor Armenia vs Latvia di UNL, 25 September 2026: Mampukah Tuan Rumah Akhiri Tren Tanpa Kemenangan?
- 4Prediksi Skor Montenegro vs Siprus di UNL, 26 September 2026: Mampukah The Brave Falcons Lanjutkan Tren Positif?
- 5Prediksi Skor Andorra vs Malta di UNL, 24 September 2026: Mampukah Tim Tamu Pertahankan Rekor Tak Terkalahkan?
- 6Prediksi Skor Polandia vs Bosnia-Herzegovina di UNL, 26 September 2026: Mampukah Tuan Rumah Bangkit?
- 7Prediksi Skor Austria vs Israel di UNL, 25 September 2026: Tuan Rumah Bidik Awal dengan Kemenangan
- 8Prediksi Skor Hungaria vs Ukraina di UNL, 26 September 2026: Duel Ketat di Budapest
- 9Pertama dan Satu-Satunya! Mitra Driver Gojek Terpilih dari Seluruh Indonesia Kibarkan Merah Putih
- 10Permudah Transaksi Nasabah, BPR Kerta Raharja Gemilang Luncurkan Layanan Digital MOLEC, Ini Kelebihannya!




