Manajer Timnas U-17 Zaki Iskandar Ingatkan Suporter Indonesia di Qatar: Kapasitas Tribun Pertandingan Terbatas

AKURAT JAKARTA -- Manajer Timnas Indonesia U-17, Ahmed Zaki Iskandar, mengingatkan masyarakat Indonesia yang berada di Qatar untuk memperhatikan kapasitas tribun venue pertandingan Piala Dunia U-17 2025.
Hal ini penting karena venue pertandingan yang digunakan berbeda dengan edisi sebelumnya.
Zaki menjelaskan, venue pertandingan untuk fase grup dimainkan di lapangan-lapangan latihan Aspire Academy, Doha, Qatar, bukan di stadion utama.
Baca Juga: Manajer Zaki Iskandar: Modal Piala Asia U-17 Jadi Kunci Garuda Muda Tampil Lepas di Piala Dunia
Hanya partai final yang akan digelar di Stadion Internasional Khalifa.
Timnas Indonesia yang tergabung di Grup H akan memainkan laga pertama di Aspire Zone Lapangan 7, yang juga menjadi venue laga melawan Brasil.
Sementara itu, partai melawan Honduras akan dimainkan di Aspire Zone Lapangan 2.
Menurut Zaki, Lapangan 7 memiliki kapasitas tribun maksimal hanya sampai 2.000 penonton. Keterbatasan kursi bahkan lebih terasa di venue lain.
Baca Juga: Manajer Timnas U-17 Zaki Iskandar Sebut Peluang Lolos Fase Grup Terbuka Lebar di Piala Dunia Qatar
"Yang pertandingan terakhir di Lapangan 2, jumlah kursinya jauh lebih sedikit lagi. Jadi ini juga mesti diantisipasi oleh masyarakat Indonesia yang ingin menonton langsung karena konsepnya memang dibuat seperti festival," ujar Zaki.
Zaki Iskandar juga memastikan bahwa Timnas Indonesia U-17 tidak memiliki masalah atau kendala dengan venue pertandingan yang menyerupai lapangan latihan tersebut.
“Kita kan buat pemusatan latihan juga sempat di Bali, kemudian kemarin di Dubai. Ini konsepnya semua seperti ini, seperti lapangan di Aspire,” kata mantan Bupati Tangerang itu.
Tim pelatih, lanjutnya, telah mempersiapkan para pemain untuk siap menghadapi situasi non-stadion seperti itu.
“Jadi, kami sudah mempersiapkan mereka agar mereka juga siap kalau ada orang lalu-lalang di background, buat mereka juga siap menghadapi situasi seperti itu,” pungkasnya. (*)
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini




Terpopuler
- 1Prediksi Skor Kepulauan Faroe vs Kazakhstan di UNL, 26 September 2026: Tuan Rumah Punya Modal Kandang Kuat
- 2Prediksi Skor Islandia vs Estonia di UNL, 26 September 2026: Tuan Rumah Incar Awal Positif
- 3Prediksi Skor Kosovo vs Irlandia di UNL, 25 September 2026: Duel Perdana yang Sulit Diprediksi
- 4Prediksi Skor Georgia vs Irlandia Utara di UNL, 25 September 2026: Dapatkah Khvicha Kvaratskhelia Menjadi Pembeda?
- 5Prediksi Skor Armenia vs Latvia di UNL, 25 September 2026: Mampukah Tuan Rumah Akhiri Tren Tanpa Kemenangan?
- 6Prediksi Skor Montenegro vs Siprus di UNL, 26 September 2026: Mampukah The Brave Falcons Lanjutkan Tren Positif?
- 7Prediksi Skor Andorra vs Malta di UNL, 24 September 2026: Mampukah Tim Tamu Pertahankan Rekor Tak Terkalahkan?
- 8Prediksi Skor Bulgaria vs Luksemburg di UNL, 26 September 2026: Mampukah Tuan Rumah Amankan Kemenangan Perdana?
- 9Pertama dan Satu-Satunya! Mitra Driver Gojek Terpilih dari Seluruh Indonesia Kibarkan Merah Putih
- 10Permudah Transaksi Nasabah, BPR Kerta Raharja Gemilang Luncurkan Layanan Digital MOLEC, Ini Kelebihannya!


