Jakarta

Prediksi Skor Bayern Munich vs Arsenal di UCL, 22 Oktober 2026: Rekor Kandang Die Roten Diuji Pertahanan Sempurna The Gunners

Winda Wahdania | 21 Oktober 2026, 19:15 WIB
Prediksi Skor Bayern Munich vs Arsenal di UCL, 22 Oktober 2026: Rekor Kandang Die Roten Diuji Pertahanan Sempurna The Gunners
Arsenal yang masih belum kebobolan datang ke Allianz Arena, mampukah Bayern Munich taklukan jawara Premier League di matchday ketiga UCL?

AKURAT JAKARTA - Bayern Munich akan menjamu Arsenal pada matchday ketiga fase liga UEFA Champions League (UCL) 2026/2027, Kamis, 22 Oktober 2026. Pertandingan ini dijadwalkan berlangsung di Allianz Arena, Munich, Jerman, dengan kick-off pukul 02.00 WIB.

Kedua tim membawa modal positif dari kompetisi domestik, tetapi memiliki catatan berbeda dalam dua pertandingan awal UCL musim ini.

Bayern tampil produktif dan memiliki rekor kandang yang sulit ditandingi. Sebaliknya, Arsenal menunjukkan konsistensi dalam menjaga pertahanan, bahkan belum kebobolan satu gol pun di kompetisi Eropa musim ini.

Pertemuan ini pun menjadi ujian menarik bagi ketajaman lini depan Die Roten sekaligus ketahanan pertahanan The Gunners.

Baca Juga: Prediksi Skor Lille vs Galatasaray di UCL, 21 Oktober 2026: Duel Dua Tim Tanpa Poin di Pierre Mauroy

Preview

Bayern Munich memasuki pertandingan ini dengan kepercayaan diri tinggi setelah menghancurkan RB Leipzig 6-1 dalam lanjutan Bundesliga akhir pekan lalu.

Luis Diaz menjadi bintang kemenangan berkat hat-trick, sementara Aleksandar Pavlovic dan Harry Kane turut mencatatkan nama di papan skor.

Michael Olise juga menyumbangkan gol sebelum harus menjalani skorsing akibat kartu merah yang diterimanya saat menghadapi Viking FK.

Hasil tersebut memperlihatkan kemampuan Bayern dalam menciptakan peluang dan memaksimalkan dominasi di kandang sendiri.

Tim asuhan Vincent Kompany telah mencetak 25 gol dalam enam pertandingan terakhir di semua kompetisi.

Mereka juga berambisi melanjutkan tren mencetak gol dalam pertandingan UCL yang telah berlangsung selama 23 laga berturut-turut.

Meski demikian, Bayern tetap memiliki pekerjaan rumah setelah gagal mengalahkan Viking FK pada matchday kedua. Sempat tertinggal dua gol, mereka membalikkan keadaan menjadi 3-2 sebelum kebobolan pada menit ke-90 dan harus puas dengan hasil imbang 3-3.

Hasil tersebut menyusul hasil imbang 2-2 melawan Augsburg di Bundesliga, sehingga kemenangan atas Leipzig menjadi momentum penting untuk kembali menjaga konsistensi.

Rekor kandang Bayern di fase utama UCL menjadi salah satu modal utama mereka. Die Roten tidak terkalahkan dalam 39 pertandingan kandang terakhir pada fase tersebut, dengan 37 kemenangan.

Mereka juga memenangi lima pertandingan kandang terakhir dengan mencetak sedikitnya lima gol dalam setiap kemenangan.

Baca Juga: Prediksi Skor Como vs Manchester United di UCL, 21 Oktober 2026: Akankah Krisis Kemenangan The Red Devils Terus Berlanjut?

Namun, Arsenal bukan lawan yang mudah ditaklukkan. The Gunners mengalahkan Nottingham Forest 1-0 pada akhir pekan lalu berkat gol Noni Madueke pada menit ke-80.

Sebelumnya, tim asuhan Mikel Arteta juga menundukkan Lille dengan skor 3-0 di UCL, setelah meraih kemenangan 1-0 atas Napoli.

Arsenal kini mencatatkan 14 kemenangan beruntun di fase utama UCL. Mereka juga menjadi satu-satunya tim yang belum kebobolan dalam kompetisi musim ini, meskipun baru mengoleksi empat gol.

Catatan tersebut menunjukkan bahwa The Gunners mampu menjaga keseimbangan permainan, meski produktivitas mereka belum menyamai Bayern.

Pertandingan di Munich tetap menjadi tantangan besar bagi Arsenal. Mereka kalah dalam tiga kunjungan terakhir ke Allianz Arena dan hanya sekali menang dalam delapan pertandingan tandang terakhir melawan tim-tim Jerman.

Meski begitu, Arsenal hanya kalah sekali dalam 13 laga tandang terakhir di UCL, dengan 10 kemenangan.

Halaman:
Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.