Jakarta

Opsen Pajak Jadi Pemicu Penjualan Mobil Bekas Meningkat, Kenapa?

Titania Isnaenin | 12 Maret 2025, 00:00 WIB
Opsen Pajak Jadi Pemicu Penjualan Mobil Bekas Meningkat, Kenapa?

 

 

AKURAT JAKARTA - Bayang-bayang opsen pajak masih menghantui beberapa daerah yang masih menundanya.

Padahal sebelumnya, pemerintah bersepakat akan memberlakukan skema pungutan pajak baru yang akan dilaksanakan mulai 5 Januari 2025.

Meski rumor opsen pajak terdengar begitu mengerikan di telinga masyarakat.

Chief Operating Officer PT JBA Indonesia, Deny Gunawan mengungkap fakta sebaliknya.

Baca Juga: Motor Listrik Murah Dengan Sistem Sewa Baterai Ini Dibanderol Rp10 Jutaan

Menurut penuturannya, adanya opsen pajak justru diprediksi akan menumbuhkan penjualan pasar mobil bekas.

Bahkan ia juga memprediksi pertumbuhan ini akan terus positif sampai akhir 2025.

Sebagai gambaran, kenaikan penjualan mobil bekas dilihat dari berapa harga mobil bekas dipasaran.

Katakanlah harga mobil berkisar antara Rp200 jutaan maka harga tersebut bisa naik sebesar 6,2%.

Pendapat itu tak hanya diutarakan oleh Deny saja, Sekretaris Umum Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia (GAIKINDO) Kukuh Kumara secara terpisah mengatakan bahwa peningkatan penjualan mobil yang terjadi pada Februari 2025  tidak terlepas dari adanya insentif pajak Opsen yang diberikan oleh beberapa daerah.

Baca Juga: Ini Dia Pilihan Mobil Hybrid Bekas yang Cocok untuk Mudik Lebaran 2025, Harga Mulai Rp200 Jutaan Aja

“Adanya insentif atau stimulus Pajak Opsen ini sangat berpengaruh (untuk penjualan),” katanya mengutip dari ANTARA, Selasa (11/3)

Namun, ditengah isu adanya opsen pajak yang menguntungkan penjualan mobil bekas.

Kukuh menuturkan bahwa konsumen cenderung menunda melakukan pembelian.

Baca Juga: Usung Konsep Macan, Chery Tiggo Cross Hantui Compact SUV Jepang

“Ini cukup menarik kalau diamati, tapi terlalu dini kalau kita mengatakan ada peningkatan. Satu, pada waktu Januari itu kan ada gonjang-ganjing mengenai pajak Opsen. Begitu ada gonjang-ganjing ketidakpastian mengenai Opsen, mereka menunda,” ujar dia. (*)

 

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.