Opsen Pajak Jadi Pemicu Penjualan Mobil Bekas Meningkat, Kenapa?

AKURAT JAKARTA - Bayang-bayang opsen pajak masih menghantui beberapa daerah yang masih menundanya.
Padahal sebelumnya, pemerintah bersepakat akan memberlakukan skema pungutan pajak baru yang akan dilaksanakan mulai 5 Januari 2025.
Meski rumor opsen pajak terdengar begitu mengerikan di telinga masyarakat.
Chief Operating Officer PT JBA Indonesia, Deny Gunawan mengungkap fakta sebaliknya.
Baca Juga: Motor Listrik Murah Dengan Sistem Sewa Baterai Ini Dibanderol Rp10 Jutaan
Menurut penuturannya, adanya opsen pajak justru diprediksi akan menumbuhkan penjualan pasar mobil bekas.
Bahkan ia juga memprediksi pertumbuhan ini akan terus positif sampai akhir 2025.
Sebagai gambaran, kenaikan penjualan mobil bekas dilihat dari berapa harga mobil bekas dipasaran.
Katakanlah harga mobil berkisar antara Rp200 jutaan maka harga tersebut bisa naik sebesar 6,2%.
Pendapat itu tak hanya diutarakan oleh Deny saja, Sekretaris Umum Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia (GAIKINDO) Kukuh Kumara secara terpisah mengatakan bahwa peningkatan penjualan mobil yang terjadi pada Februari 2025 tidak terlepas dari adanya insentif pajak Opsen yang diberikan oleh beberapa daerah.
Baca Juga: Ini Dia Pilihan Mobil Hybrid Bekas yang Cocok untuk Mudik Lebaran 2025, Harga Mulai Rp200 Jutaan Aja
“Adanya insentif atau stimulus Pajak Opsen ini sangat berpengaruh (untuk penjualan),” katanya mengutip dari ANTARA, Selasa (11/3)
Namun, ditengah isu adanya opsen pajak yang menguntungkan penjualan mobil bekas.
Kukuh menuturkan bahwa konsumen cenderung menunda melakukan pembelian.
Baca Juga: Usung Konsep Macan, Chery Tiggo Cross Hantui Compact SUV Jepang
“Ini cukup menarik kalau diamati, tapi terlalu dini kalau kita mengatakan ada peningkatan. Satu, pada waktu Januari itu kan ada gonjang-ganjing mengenai pajak Opsen. Begitu ada gonjang-ganjing ketidakpastian mengenai Opsen, mereka menunda,” ujar dia. (*)
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkini


Terpopuler
- 1Prediksi Skor Getafe vs Rayo Vallecano di La Liga, 20 Oktober 2026: Mampukah Tuan Rumah Memutus Rekor Buruk?
- 2Prediksi Skor Fulham vs Hull City di Premier League, 17 Oktober 2026: Mampukah The Cottagers Mengakhiri Tren Buruk?
- 3Prediksi Skor Newcastle United vs Aston Villa di Premier League, 17 Oktober 2026: Duel Kontras di St James' Park
- 4Prediksi Skor AC Monza vs Cagliari di Serie A, 19 Oktober 2026: Tuan Rumah Terancam oleh Ketangguhan Rossoblu
- 5Prediksi Skor Parma vs Torino di Serie A, 20 Oktober 2026: Misi Kebangkitan Tuan Rumah di Tengah Ancaman Granata
- 6Prediksi Skor Tottenham Hotspur vs Coventry City di Premier League, 20 Oktober 2026: Mampukah Spurs Akhiri Paceklik Kemenangan?
- 7Prediksi Skor Sabah FK vs Borussia Dortmund di UCL, 20 Oktober 2026: Mampukah The Owls Memperpanjang Tren Buruk Die Borussen?
- 8Prediksi Skor Hamburger SV vs Stuttgart di Bundesliga, 17 Oktober 2026: Momentum Positif Jadi Modal Kedua Tim
- 9Pertama dan Satu-Satunya! Mitra Driver Gojek Terpilih dari Seluruh Indonesia Kibarkan Merah Putih
- 10Permudah Transaksi Nasabah, BPR Kerta Raharja Gemilang Luncurkan Layanan Digital MOLEC, Ini Kelebihannya!



