Jakarta

Lebih Keren Dari Suzuki Carry Minivan 2026, Inilah Daihatsu Espass 2026 Dengan Tampilan Baru yang Mewah dan Premium Mirip Alphard

M. Rafix | 12 Februari 2026, 20:34 WIB
Lebih Keren Dari Suzuki Carry Minivan 2026, Inilah Daihatsu Espass 2026 Dengan Tampilan Baru yang Mewah dan Premium Mirip Alphard

AKURAT JAKARTA - Industri otomotif Indonesia kembali diramaikan oleh hadirnya Daihatsu Espass 2026. Nama Espass yang dulu identik dengan mobil keluarga sederhana kini bangkit dengan wajah baru yang jauh lebih modern. 

Kehadirannya bukan sekadar nostalgia, melainkan sebuah transformasi besar yang membuatnya tampil mewah, premium, dan bahkan disebut-sebut mirip dengan Toyota Alphard.

Suzuki Carry Minivan 2026 memang sudah lebih dulu mencuri perhatian dengan konsep serbaguna, namun Espass terbaru datang dengan pendekatan berbeda. 

Jika Carry Minivan menonjolkan fungsi niaga dan efisiensi, Espass 2026 justru mengedepankan kenyamanan, teknologi mesin modern, serta desain yang elegan. 

Perbandingan ini membuat banyak orang menilai Espass lebih keren, terutama bagi mereka yang mencari kendaraan keluarga dengan nuansa premium.

Baca Juga: Suzuki Carry Minivan 2026 VS Daihatsu Espass 2026, Siapakah yang Lebih Unggul Dari Segi Tampilan dan Performa?

Desain Baru yang Membawa Aura Alphard

Espass generasi terbaru tampil dengan eksterior yang benar-benar berbeda dari versi lawas. Garis bodi lebih tegas, proporsi lebih modern, dan sentuhan premium terlihat jelas pada detail eksterior. 

Grille besar, lampu ramping, serta lekukan bodi yang elegan membuatnya sekilas menyerupai Alphard, sebuah MPV mewah yang sudah lama menjadi simbol prestise keluarga Indonesia.

Transformasi ini bukan hanya soal tampilan, tetapi juga strategi Daihatsu untuk menempatkan Espass di segmen yang lebih tinggi. Mobil ini tidak lagi sekadar kendaraan fungsional, melainkan juga representasi gaya hidup modern.

Mesin 1.3L Dual VVT-i: Efisiensi dan Performa

Salah satu revolusi terbesar ada di dapur pacu. Espass 2026 menggunakan mesin 1.3L Dual VVT-i berkode 1NR-VE, teknologi yang juga dipakai pada model populer seperti Xenia dan Avanza. 

Mesin ini dirancang untuk memberikan pembakaran lebih sempurna, torsi melimpah di putaran rendah, serta konsumsi bahan bakar yang jauh lebih hemat.

Jika versi lawas hanya mampu mencatatkan konsumsi 9–11 km/liter, kini Espass terbaru sanggup mencapai 16–18 km/liter. 

Peningkatan efisiensi hampir 50 persen ini menjadikannya pilihan rasional bagi keluarga maupun pelaku usaha yang membutuhkan kendaraan operasional harian.

Selain hemat, mesin ini juga lebih halus berkat penggunaan engine mounting terbaru. Kabin terasa senyap, getaran berkurang drastis, dan pengalaman berkendara menjadi lebih nyaman. Ditambah lagi, mesin ini sudah memenuhi standar emisi Euro 4, sehingga lebih ramah lingkungan.

Transmisi CVT untuk Penghematan Maksimal

Espass 2026 tidak hanya mengandalkan mesin efisien, tetapi juga menawarkan opsi transmisi CVT. Teknologi ini membuat mobil lebih responsif sekaligus membantu penghematan bahan bakar. 

Perpindahan gigi terasa mulus, cocok untuk perjalanan di perkotaan yang padat maupun rute panjang antar daerah.

Dengan kombinasi mesin 1.3L Dual VVT-i dan transmisi CVT, Espass terbaru benar-benar menghadirkan pengalaman berkendara yang modern, jauh meninggalkan kesan sederhana dari generasi sebelumnya.

Kabin Nyaman dan Senyap

Daihatsu memahami bahwa kenyamanan kabin adalah faktor penting bagi keluarga Indonesia. Espass 2026 hadir dengan ruang kepala lebih lega, kursi fleksibel, serta pendingin udara yang menjangkau hingga baris belakang. 

Perjalanan jauh bersama keluarga kini terasa lebih menyenangkan, tanpa harus khawatir soal panas atau sesak.

Selain itu, getaran mesin yang lebih halus membuat kabin terasa premium. Espass tidak lagi sekadar kendaraan fungsional, melainkan ruang nyaman untuk seluruh penumpang.

Biaya Perawatan Terjangkau

Meski tampil mewah, Espass tetap mempertahankan karakter ekonomis. Mesin 1NR-VE yang digunakan memiliki populasi besar di Indonesia, sehingga suku cadang mudah ditemukan dengan harga kompetitif. 

Hal ini membuat biaya perawatan tetap terjangkau, sebuah nilai tambah yang sangat penting bagi konsumen di segmen keluarga maupun usaha kecil.

Baca Juga: Cuma 130 Jutaan! Suzuki Karimun 2026 Jadi LCGC Termurah & Tercanggih dengan Fitur Android Auto & Lampu LED yang Agresif

Espass vs Carry Minivan: Dua Pendekatan Berbeda

Suzuki Carry Minivan 2026 memang unggul dalam hal daya angkut besar hingga satu ton, kabin fleksibel, serta harga kompetitif di kisaran Rp260–280 jutaan. 

Mobil ini jelas relevan bagi pelaku UMKM yang membutuhkan kendaraan multifungsi dengan biaya operasional rendah.

Namun, Espass 2026 hadir dengan daya tarik berbeda. Fokusnya bukan pada kapasitas angkut, melainkan kenyamanan, efisiensi mesin, dan tampilan premium. 

Espass ditujukan bagi konsumen yang ingin mobil keluarga dengan nuansa mewah, tanpa harus mengeluarkan biaya setinggi Alphard.

Dengan kata lain, Carry Minivan adalah solusi praktis untuk usaha, sedangkan Espass adalah jawaban bagi keluarga yang mendambakan mobil modern dengan harga lebih terjangkau dibanding MPV premium.

Daihatsu Espass 2026 berhasil mengubah citra lama menjadi sesuatu yang benar-benar baru. Dari desain eksterior yang elegan mirip Alphard, mesin 1.3L Dual VVT-i yang hemat dan halus, hingga kenyamanan kabin yang senyap, semuanya menunjukkan bahwa Espass kini berada di level berbeda.

Jika Suzuki Carry Minivan 2026 menawarkan efisiensi dan fungsi niaga, maka Espass 2026 menghadirkan gaya hidup modern dengan sentuhan premium. Kehadirannya menjadi bukti bahwa Daihatsu mampu membaca kebutuhan konsumen Indonesia yang semakin beragam.

Espass bukan lagi sekadar mobil keluarga sederhana. Ia kini menjadi simbol transformasi, kendaraan yang lebih keren, lebih efisien, dan lebih mewah.**

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

M
Reporter
M. Rafix
M
Editor
M. Rafix