Jangan Dulu Beli SUV Premium Lain! BYD Denza B5 Akan Hadir dengan Desain Super Keren yang Tampil Lebih Futuristik

AKURAT JAKARTA - Berencana membeli SUV premium dalam waktu dekat? Mungkin keputusan tersebut sebaiknya ditunda terlebih dahulu.
Pasalnya, BYD dikabarkan tengah menyiapkan salah satu model premium yang berpotensi mengubah persaingan di kelasnya, yakni Denza B5.
SUV ini tidak hanya membawa tampilan yang modern dan futuristik, tetapi juga menawarkan kombinasi teknologi elektrifikasi, performa buas, serta kemampuan melibas berbagai medan yang sulit ditemukan dalam satu kendaraan.
Kehadiran Denza B5 semakin menarik perhatian setelah BYD Group memberikan sinyal kuat mengenai peluang model ini untuk dipasarkan di Indonesia.
Jika rencana tersebut benar-benar terealisasi, konsumen akan memiliki alternatif baru di segmen SUV premium yang tidak sekadar mengandalkan kemewahan, tetapi juga menghadirkan teknologi canggih untuk menunjang mobilitas harian maupun perjalanan jarak jauh.
Salah satu hal yang langsung mencuri perhatian adalah desain eksteriornya yang tampil lebih futuristik dibandingkan kebanyakan SUV premium saat ini.
Proporsi bodinya terlihat kokoh sekaligus modern sehingga mampu menghadirkan karakter elegan tanpa menghilangkan kesan tangguh.
Dengan dimensi panjang sekitar 4.888 hingga 4.921 mm, lebar 1.970 mm, tinggi antara 1.920 hingga 1.930 mm, serta wheelbase sepanjang 2.800 mm, Denza B5 menghadirkan postur besar yang sekaligus memberikan ruang kabin lebih lega.
Ukuran tersebut juga berdampak pada sisi fungsionalitas. Kapasitas bagasi mencapai sekitar 470 liter dalam kondisi normal dan dapat diperluas hingga 1.064 liter ketika kursi belakang dilipat.
Ruang penyimpanan yang luas membuat SUV ini siap mengakomodasi kebutuhan keluarga maupun perlengkapan untuk aktivitas luar ruangan.
Tidak hanya menawarkan tampilan yang memikat, Denza B5 juga membawa konsep kendaraan premium berbasis elektrifikasi melalui sub-brand mewah milik BYD, yaitu Denza.
SUV ini menggunakan sistem DM-O atau Dual Mode Off-Road yang dirancang berbeda dari hybrid maupun plug in hybrid konvensional.
Dalam pengoperasiannya, motor listrik menjadi sumber tenaga utama, sementara mesin bensin bekerja sebagai pendukung sesuai kebutuhan sehingga menghasilkan pengalaman berkendara yang lebih halus, senyap, dan tetap responsif.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini


Terpopuler
- 1Prediksi Skor Kosovo vs Austria di UNL, 4 Oktober 2026: Mampukah Dardanet Balas Kekalahan?
- 2Nyala Ainun, Penulis Cilik Tangsel yang Telah Melahirkan 9 Buku dan Sabet Berbagai Penghargaan
- 3Buka Workshop di Japfa Food Indonesia, Wabup Intan Dorong Dunia Usaha Perkuat Pengelolaan Sampah Mandiri
- 4Prediksi Skor Azerbaijan vs Lithuania di UNL, 4 Oktober 2026: Mampukah Tuan Rumah Akhiri Tren Tanpa Kemenangan?
- 5Kemendikdasmen Buka Pertukaran Pelajar ke Tokyo Gratis untuk Siswa SMK, Cek Syaratnya!
- 6Gandeng Warga Sunter Agung dan Papanggo, Jakpro Luncurkan Program Pemilahan Sampah Berbasis Komunitas
- 7Profil Kapolri Baru Komjen Suyudi Ario Seto Pilihan Presiden, Sudah Disetujui DPR
- 8Tak Perlu Cemas Titik Buta, Keterbatasan Visibilitas Belakang Jetour T2 i-DM Berhasil Teratasi Kamera 360
- 9Pertama dan Satu-Satunya! Mitra Driver Gojek Terpilih dari Seluruh Indonesia Kibarkan Merah Putih
- 10Permudah Transaksi Nasabah, BPR Kerta Raharja Gemilang Luncurkan Layanan Digital MOLEC, Ini Kelebihannya!







