Jakarta

Honda Supra X Cross 125 Disebut Bisa Goyang Dominasi Skutik Entry Level di Indonesia Berkat Harga Lebih Murah dan Desain Radikal

M. Rafix | 25 September 2026, 19:16 WIB
Honda Supra X Cross 125 Disebut Bisa Goyang Dominasi Skutik Entry Level di Indonesia Berkat Harga Lebih Murah dan Desain Radikal
Honda Supra X Cross 125 dikabarkan hadir dengan desain crossover, mesin 125 cc, panel digital, dan harga mulai Rp17 jutaan.

AKURAT JAKARTA - Dominasi motor skutik di segmen entry level Indonesia selama bertahun-tahun membuat pilihan konsumen cenderung mengarah ke produk dengan konsep yang serupa. Namun, sebuah motor tidak selalu harus mengikuti arus untuk menarik perhatian pasar. Kabar mengenai Honda Supra X Cross 125 justru memunculkan pendekatan berbeda yang berpotensi menghadirkan warna baru di kelas motor harga terjangkau.

Ketika sebagian besar pabrikan berlomba menawarkan skutik dengan desain urban yang familiar, Honda Supra X Cross 125 disebut hadir dengan konsep crossover yang menggabungkan karakter motor bebek dan nuansa petualang dalam satu paket. Perpaduan ini membuatnya memiliki identitas yang cukup berbeda dibandingkan mayoritas motor yang berada di rentang harga yang sama.

Kemunculan model ini menjadi menarik karena menyasar konsumen yang menginginkan kendaraan harian praktis, tetapi tetap memiliki tampilan yang lebih berkarakter. Jika benar dipasarkan sesuai informasi yang beredar, Honda Supra X Cross 125 berpotensi menjadi alternatif bagi pembeli yang mulai mencari opsi selain skutik entry level.

Dari sisi desain, daya tarik utama Honda Supra X Cross 125 terletak pada kombinasi dua karakter motor yang selama ini berada di segmen berbeda. Bagian depan mengadopsi gaya yang terinspirasi dari lini Honda CRF. Hal tersebut terlihat dari penggunaan lampu utama tunggal berukuran besar yang memberikan kesan tangguh sekaligus modern. Area depan juga dirancang dengan bentuk yang tegas sehingga memperkuat nuansa motor petualang.

Halaman:
Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

M
Reporter
M. Rafix
M
Editor
M. Rafix