Jakarta

Jetour T2 i-DM Bawa Head Unit Floating Besar, Kamera 360, Tuas Transmisi Kristal, hingga Mesin PHEV

M. Rafix | 5 Oktober 2026, 10:00 WIB
Jetour T2 i-DM Bawa Head Unit Floating Besar, Kamera 360, Tuas Transmisi Kristal, hingga Mesin PHEV
Jetour T2 i-DM hadir dengan head unit floating besar, kamera 360, tuas transmisi kristal, kabin lapang, dan mesin PHEV.

AKURAT JAKARTA - Head unit floating berukuran besar, kamera 360 derajat, tuas transmisi bergaya kristal, hingga teknologi plug in hybrid menjadi deretan fitur yang langsung mencuri perhatian dari Jetour T2 i-DM.

SUV terbaru ini hadir dengan karakter yang berbeda dari kebanyakan kendaraan keluarga konvensional karena memadukan tampilan off road yang tegas dengan teknologi modern yang berfokus pada kenyamanan dan kemudahan penggunaan sehari hari.

Perpaduan tersebut membuat Jetour T2 i-DM tidak hanya menarik dari luar, tetapi juga menawarkan pengalaman berkendara yang terasa lebih lengkap saat pengemudi dan penumpang berada di dalam kabin.

Di pasar Indonesia, model ini diposisikan sebagai SUV PHEV bernuansa petualang yang tetap memberikan perhatian besar terhadap kebutuhan keluarga modern.

Ketika memasuki interior, perhatian langsung tertuju pada tata letak dashboard yang mengusung desain simetris dengan garis garis tegas. Nuansa yang ditampilkan terasa kokoh, sejalan dengan karakter eksteriornya yang mengotak.

Material kabin dipadukan dengan aksen jahitan kontras yang membantu menghadirkan kesan lebih berkelas tanpa meninggalkan identitas SUV yang siap digunakan untuk berbagai aktivitas.

Di area pengemudi tersedia lingkar kemudi flat bottom berlapis kulit yang dilengkapi tombol multifungsi.

Pengaturan berbagai fitur dapat dilakukan dengan lebih mudah tanpa perlu terlalu sering mengalihkan perhatian dari jalan.

Di balik kemudi terdapat panel instrumen digital yang menyajikan informasi kendaraan dengan tampilan yang rapi dan mudah dipantau selama perjalanan.

Salah satu perangkat yang menjadi pusat perhatian adalah head unit floating display berukuran besar yang terpasang di bagian tengah dashboard.

Posisi layar yang menonjol memudahkan akses terhadap berbagai fungsi kendaraan, mulai dari hiburan hingga pengaturan tertentu yang berkaitan dengan pengalaman berkendara.

Keberadaannya juga memberikan sentuhan modern yang cukup kuat saat melihat keseluruhan desain interior.

Kesan futuristis semakin terasa melalui penggunaan tuas transmisi berbentuk joystick dengan material yang tampak berkilau menyerupai kristal.

Desain ini memberikan identitas tersendiri karena tidak banyak SUV di kelasnya yang menawarkan pendekatan serupa.

Di sekitarnya terdapat kenop putar mode berkendara yang dirancang dengan simbol intuitif sehingga pengemudi dapat menyesuaikan karakter kendaraan sesuai kebutuhan.

Meski tampil menarik secara visual, area konsol tengah masih memiliki beberapa catatan. Tampilan informasi pada bagian tersebut kurang kontras saat terkena paparan sinar matahari yang cukup terang.

Selain itu, lubang pengisian daya kabel yang ditempatkan di bagian bawah konsol tidak menjadi area yang paling mudah dijangkau dari posisi duduk pengemudi.

Sebagai pelengkap, Jetour tetap menyediakan wireless charger untuk mendukung kebutuhan pengisian daya perangkat secara lebih praktis.

Selain teknologi di dalam kabin, Jetour T2 i-DM juga dibekali kamera 360 derajat yang membantu meningkatkan kemudahan saat bermanuver.

Fitur ini menjadi cukup penting mengingat desain SUV bergaya petualang sering kali memiliki area pandang tertentu yang memerlukan bantuan teknologi tambahan.

Kamera 360 dapat memberikan gambaran lingkungan sekitar kendaraan secara lebih menyeluruh ketika parkir maupun saat bergerak di ruang yang terbatas.

Dari balik kemudi, posisi duduk yang tinggi memberikan keuntungan berupa pandangan ke depan yang cukup baik.

Ukuran spion kanan dan kiri yang besar juga membantu pengemudi memantau kondisi di sekitar kendaraan.

Namun pandangan ke arah belakang tidak sepenuhnya bebas karena adanya ban serep yang dipasang pada pintu bagasi.

Kehadiran kamera 360 kemudian menjadi solusi yang membantu mengurangi keterbatasan tersebut.

Di luar aspek teknologi, kenyamanan menjadi salah satu nilai jual yang cukup menonjol. Ruang kabin belakang menawarkan area kaki dan area kepala yang lapang sehingga memberikan keleluasaan lebih bagi penumpang dewasa.

Kondisi ini membuat perjalanan jarak jauh terasa lebih nyaman karena penumpang memiliki ruang gerak yang memadai.

Kenyamanan tersebut diperkuat oleh penggunaan jok dengan busa tebal yang mampu menopang tubuh dengan baik.

Jetour juga melengkapi baris kedua dengan tiga sandaran kepala dan sabuk pengaman tiga titik untuk seluruh posisi duduk.

Bagi keluarga yang membawa anak kecil, tersedia titik jangkar ISOFIX yang mempermudah pemasangan kursi khusus anak.

Suasana lapang di dalam kabin semakin terasa berkat panoramic sunroof berukuran ekstra besar yang membentang pada bagian atap.

Fitur ini memungkinkan cahaya masuk lebih banyak ke dalam kabin sehingga menciptakan kesan terbuka bagi seluruh penumpang.

Saat digunakan untuk perjalanan keluarga atau wisata akhir pekan, panoramic sunroof menjadi salah satu elemen yang dapat meningkatkan kenyamanan selama berada di dalam kendaraan.

Jetour juga memberikan perhatian pada kebutuhan penumpang belakang dengan menghadirkan kisi kisi AC mandiri serta port pengisian daya.

Kehadiran fasilitas tersebut membantu menjaga kenyamanan selama perjalanan, terutama ketika kendaraan digunakan untuk menempuh jarak yang cukup jauh.

Karakter SUV petualang kembali terlihat pada sektor bagasi. Jetour T2 i-DM menggunakan pintu bagasi model swing yang membuka ke samping.

Desain ini memberikan akses yang berbeda dibandingkan pintu bagasi konvensional dan sekaligus memperkuat identitas kendaraan bergaya off road.

Di balik pintu tersebut tersedia ruang kompartemen yang luas dengan lantai bagasi rata sehingga lebih mudah dimanfaatkan untuk membawa berbagai perlengkapan.

Untuk menambah fungsi penyimpanan, Jetour melengkapinya dengan gantungan barang, jaring penyimpanan, serta soket listrik.

Fasilitas tersebut membuat area belakang tidak sekadar besar, tetapi juga mendukung aktivitas luar ruang maupun perjalanan bersama keluarga.

Seluruh kombinasi fitur tersebut dipadukan dengan teknologi mesin plug in hybrid atau PHEV yang menjadi salah satu daya tarik utama Jetour T2 i-DM.

Kehadiran sistem elektrifikasi ini membuat SUV bergaya off road tersebut tampil berbeda di tengah pasar yang masih didominasi model bermesin konvensional.

Di Indonesia, Jetour T2 i-DM dipasarkan dengan satu varian dan lima pilihan warna. SUV ini dibanderol Rp 688 juta.

Dengan bekal head unit floating berukuran besar, kamera 360, tuas transmisi kristal, panoramic sunroof ekstra besar, kabin yang lapang, serta teknologi PHEV, model ini menawarkan kombinasi antara gaya petualang dan kenyamanan yang dapat digunakan untuk aktivitas harian maupun perjalanan bersama keluarga.**

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

M
Reporter
M. Rafix
M
Editor
M. Rafix