Jetour T2 i-DM Punya Ruang Kaki Sangat Lapang dengan Kenyamanan Ekstra Berkat Jok Busa Tebal dan AC Mandiri

AKURAT JAKARTA - Ruang kaki yang lapang sering menjadi alasan utama seseorang tertarik pada sebuah SUV keluarga.
Ketika kabin menawarkan area duduk yang lega, perjalanan jauh terasa lebih nyaman karena penumpang memiliki keleluasaan untuk mengubah posisi duduk tanpa merasa sesak.
Jetour T2 i-DM hadir dengan keunggulan tersebut, lalu menambah kenyamanan ekstra melalui penggunaan jok busa tebal dan keberadaan AC mandiri untuk penumpang belakang.
Kombinasi inilah yang membuat SUV plug in hybrid ini tidak hanya menarik dari sisi tampilan, tetapi juga menyenangkan untuk ditempati dalam berbagai situasi perjalanan.
Pendekatan Jetour pada T2 i-DM terlihat jelas dari bagaimana ruang kabin dirancang. Mobil ini memang mengusung karakter SUV bergaya off road dengan desain eksterior boxy dan tegas, namun suasana yang ditemui saat masuk ke dalam justru lebih mengarah pada kenyamanan dan kemudahan penggunaan sehari hari.
Kabin terasa terbuka dengan tata letak dashboard simetris yang rapi, dipadukan material berkualitas serta aksen jahitan kontras yang memberikan kesan berkelas.
Kenyamanan di dalam kendaraan semakin terasa ketika menempati baris kedua. Area legroom yang tersedia tergolong sangat lapang sehingga penumpang dapat duduk lebih rileks, terutama saat kendaraan digunakan untuk perjalanan jarak jauh.
Tidak hanya ruang kaki, ruang kepala yang tersedia juga memberikan keleluasaan bagi penumpang berbagai postur tubuh.
Kondisi ini membuat kabin belakang terasa ramah bagi keluarga maupun orang dewasa yang membutuhkan ruang lebih selama perjalanan.
Rasa nyaman tersebut tidak hanya berasal dari dimensi kabin yang luas. Jetour turut membekali T2 i-DM dengan jok berbusa tebal yang mampu menopang tubuh dengan baik.
Saat kendaraan digunakan dalam waktu lama, kualitas bantalan jok menjadi faktor yang sering dirasakan langsung oleh penumpang.
Pada T2 i-DM, karakter jok yang empuk membantu mengurangi rasa lelah dan membuat perjalanan terasa lebih santai.
Kesan lapang juga diperkuat oleh panoramic sunroof berukuran ekstra besar yang membentang di bagian atap.
Kehadiran fitur ini menghadirkan pencahayaan alami yang lebih banyak ke dalam kabin. Efeknya bukan sekadar menambah nilai estetika, tetapi juga membuat ruang interior terasa lebih terbuka dan tidak pengap, terutama ketika kendaraan digunakan pada siang hari.
Untuk menunjang kenyamanan seluruh penumpang, Jetour menyediakan kisi kisi AC mandiri di baris kedua.
Fitur ini membuat distribusi udara dingin lebih mudah dinikmati oleh penumpang belakang tanpa harus bergantung penuh pada aliran udara dari area depan.
Dalam perjalanan panjang atau ketika kendaraan diisi penuh, keberadaan AC belakang seperti ini memberikan perbedaan yang cukup terasa terhadap kenyamanan kabin secara keseluruhan.
Selain itu, penumpang belakang juga mendapatkan port pengisian daya yang ditempatkan di area konsol tengah.
Fasilitas tersebut mendukung kebutuhan penggunaan perangkat elektronik selama perjalanan, baik untuk bekerja, berkomunikasi, maupun menikmati hiburan dari gawai pribadi.
Meski fokus pembahasan berada pada kenyamanan, aspek keselamatan tetap mendapat perhatian.
Baris kedua telah dilengkapi tiga sandaran kepala, sabuk pengaman tiga titik, serta titik jangkar ISOFIX.
Kelengkapan ini memberikan dukungan bagi keluarga yang membawa anak kecil sekaligus meningkatkan rasa aman bagi seluruh penumpang.
Pada area pengemudi, Jetour T2 i-DM menampilkan teknologi yang cukup modern. Lingkar kemudi flat bottom berlapis kulit dilengkapi tombol multifungsi yang memudahkan pengaturan berbagai fitur kendaraan.
Di belakangnya terdapat panel instrumen digital yang menyajikan informasi secara jelas. Sementara itu, layar head unit berukuran besar menjadi pusat pengaturan hiburan, konektivitas, dan sejumlah fungsi kendaraan lainnya.
Nuansa modern tersebut berlanjut ke area konsol tengah yang dihiasi tuas transmisi berbentuk joystick berkilau seperti kristal serta kenop putar untuk memilih mode berkendara.
Wireless charger turut tersedia untuk mendukung kebutuhan pengguna masa kini. Namun terdapat beberapa catatan pada bagian ini. Tampilan fitur di konsol tengah dinilai kurang kontras ketika terkena sinar matahari, sehingga sejumlah informasi tidak selalu terlihat dengan mudah.
Posisi port pengisian daya kabel di bagian bawah konsol juga terasa kurang praktis dijangkau dari kursi pengemudi.
Dari sudut pandang berkendara, posisi duduk yang tinggi memberikan pandangan ke depan yang baik.
Cermin samping berukuran besar turut membantu pengemudi mengawasi kondisi sekitar kendaraan.
Akan tetapi, visibilitas ke belakang sedikit terganggu oleh keberadaan ban serep yang menempel pada pintu bagasi.
Untuk membantu mengatasi kondisi tersebut, Jetour melengkapi T2 i-DM dengan kamera 360 derajat yang memudahkan saat parkir maupun bermanuver di area sempit.
Bagian belakang kendaraan juga menawarkan nilai tambah tersendiri. Bagasi memiliki ruang kompartemen yang luas dan lantai yang rata sehingga lebih fleksibel untuk membawa berbagai barang.
Pintu bagasi model swing yang membuka ke samping memberikan akses yang mudah ketika memuat atau menurunkan barang bawaan.
Tidak berhenti di situ, area ini juga dilengkapi gantungan barang, jaring penyimpanan, dan soket listrik yang berguna untuk berbagai kebutuhan selama aktivitas luar ruang maupun perjalanan keluarga.
Dengan harga Rp 688 juta, Jetour T2 i-DM tersedia dalam satu varian dan lima pilihan warna. Mobil ini menawarkan perpaduan antara teknologi plug in hybrid, tampilan SUV berjiwa petualang, serta kabin yang dirancang untuk memberikan kenyamanan dalam penggunaan sehari hari.
Ruang kaki yang sangat lapang, jok busa tebal yang mendukung tubuh dengan baik, serta AC mandiri di baris kedua menjadi daya tarik yang paling menonjol bagi konsumen yang mengutamakan kenyamanan selama berkendara bersama keluarga.**
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini



Terpopuler
- 1Prediksi Skor Kosovo vs Austria di UNL, 4 Oktober 2026: Mampukah Dardanet Balas Kekalahan?
- 2Catat! 12 Spot Nobar Gratis Final FIFA ASEAN Cup 2026 Indonesia vs Thailand di Tangerang Raya, Cek Lokasinya Di Sini
- 3Prediksi Skor Azerbaijan vs Lithuania di UNL, 4 Oktober 2026: Mampukah Tuan Rumah Akhiri Tren Tanpa Kemenangan?
- 4Prediksi Skor Malta vs Andorra di UNL, 4 Oktober 2026: Mampukah Tuan Rumah Pertahankan Dominasi?
- 5Info Lokasi Nobar Final FIFA ASEAN Cup 2026 Indonesia vs Thailand di Jakarta - Bandung, Cek di Sini!
- 6Prediksi Skor Belanda vs Serbia di UNL, 5 Oktober 2026: Oranje Incar Kemenangan Kedua
- 7Prediksi Skor Portugal vs Norwegia di UNL, 5 Oktober 2026: Duel Seru di Porto
- 8Prediksi Skor Yunani vs Jerman di UNL, 5 Oktober 2026: Mampukah Pasukan Klopp Membalas Kekalahan?
- 9Pertama dan Satu-Satunya! Mitra Driver Gojek Terpilih dari Seluruh Indonesia Kibarkan Merah Putih
- 10Permudah Transaksi Nasabah, BPR Kerta Raharja Gemilang Luncurkan Layanan Digital MOLEC, Ini Kelebihannya!





