Jetour T2 i-DM Segera Tarik Perhatian Indonesia, SUV Berdesain Off-Road Tegas dengan Proporsi Kokoh dan Ban Serep Ikonik

AKURAT JAKARTA - Kehadiran Jetour T2 i-DM segera tarik perhatian Indonesia melalui perawakannya yang tampil sebagai SUV berdesain off road tegas.
Kendaraan ini menyapa para penggemar otomotif tanah air dengan proporsi kokoh yang memancarkan kesan petualang secara kental.
Identitas penjelajah tersebut diperkuat oleh kehadiran ban serep ikonik yang menempel pada pintu belakangnya.
Pintu bagasi ini menggunakan model ayun yang membuka ke arah samping untuk menyambut pengguna saat membawa banyak barang.
Ketika pintu terbuka penuh, terpampang area kompartemen berlantai rata dengan kelegaan ruang maksimal.
Pengguna bisa memanfaatkan kelengkapan fungsional di area kargo ini seperti jaring pelindung atau gantungan barang.
Sebuah soket listrik juga disiapkan pada area yang sama untuk memenuhi pasokan daya peranti elektronik saat berkemah di alam bebas.
Identitas tangguh di bagian luar tersebut menyimpan teknologi penggerak plug in hybrid di balik kap mesinnya.
Banderol seharga 688 juta rupiah disematkan untuk satu varian tunggal yang dipasarkan dan memberikan calon konsumen lima alternatif pilihan warna bodi.
Berpindah ke ruang kabin, kesan kokoh dari luar melebur perlahan dengan balutan nuansa modern.
Pengemudi akan menatap sebuah dashboard bergaris simetris yang dihiasi aksen jahitan kontras di berbagai sudut dari bahan material berkualitas.
Tangan pengemudi menggenggam lingkar kemudi berlapis kulit dengan rancangan mendatar di bagian bawah lengkap beserta jejeran tombol pengaturan untuk mengendalikan fungsi kendaraan.
Pusat kendali di ruang kemudi terbagi dalam dua layar utama. Sebuah panel instrumen digital berwujud layar sentuh berdiri di balik setir untuk menyajikan data perjalanan secara jelas.
Sistem hiburan terpusat pada layar mengambang berukuran besar di tengah dashboard. Area di bawah layar ini menyuguhkan konsol tengah bergaya futuristik yang dihuni oleh tuas transmisi menyerupai kristal mengkilap.
Pengaturan mode berkendara juga dipusatkan di tempat ini melalui kenop putar berpiktogram intuitif.
Di balik kelengkapan tersebut, area konsol ini menyimpan sedikit kelemahan saat digunakan pada siang hari.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini



Terpopuler
- 1Prediksi Skor Kazakhstan vs Kepulauan Faroe di UNL, 6 Oktober 2026: Mampukah Tuan Rumah Akhiri Tren Tanpa Kemenangan?
- 2Prediksi Skor Kroasia vs Spanyol di UNL, 7 Oktober 2026: Mampukah Tuan Rumah Bangkit dari Kekalahan 0-7?
- 3Prediksi Skor Inggris vs Ceko di UNL, 7 Oktober 2026: Mampukah The Three Lions Lanjutkan Tren Gemilang?
- 4Raker HAPPI Jatim 2026, Prof Zainul Hidayah Terpilih Jadi Ketua
- 5Juara FIFA ASEAN Cup 2026, Tapi Mengapa Ranking FIFA Indonesia Tidak Naik? Ini Penjelasannya!
- 6Legislator Golkar Dadiyono Ungkap Warga Mulai Apatis terhadap PTSL, Pilih Urus Sertifikat Sendiri
- 7Hadiri Festival Indonesia 2026 di Korea Selatan, Wagub Rano Perkuat Diplomasi Budaya Jakarta - Seoul
- 8RDF Rorotan Belum Maksimal, Legislator Golkar Dimaz Raditya Soroti Efektivitas Anggaran Rp170 Miliar
- 9Pertama dan Satu-Satunya! Mitra Driver Gojek Terpilih dari Seluruh Indonesia Kibarkan Merah Putih
- 10Permudah Transaksi Nasabah, BPR Kerta Raharja Gemilang Luncurkan Layanan Digital MOLEC, Ini Kelebihannya!





