Jakarta

Medan Off-Road Berat? Jetour T2 i-DM PHEV Tampil Tangguh dengan Kabin Nyaman, Jok Tebal, dan Sunroof Raksasa!

M. Rafix | 12 Oktober 2026, 07:00 WIB
Medan Off-Road Berat? Jetour T2 i-DM PHEV Tampil Tangguh dengan Kabin Nyaman, Jok Tebal, dan Sunroof Raksasa!
Jetour T2 i-DM PHEV seharga Rp 688 juta menawarkan desain off-road maskulin, kabin lega, jok tebal, sunroof besar, dan kamera 360 derajat.

AKURAT JAKARTA - Jetour T2 i-DM hadir sebagai SUV plug-in hybrid (PHEV) yang menawarkan desain off-road maskulin dengan interior modern untuk menunjang kenyamanan perjalanan.

Mobil ini menarik perhatian lewat bodi mengotak yang tegas, kabin luas, jok busa tebal, serta panoramic sunroof berukuran besar. Dengan harga Rp 688 juta, Jetour T2 i-DM menjadi salah satu pilihan bagi konsumen yang mencari SUV bergaya petualang tanpa ingin mengorbankan kenyamanan penumpang.

Bagi penggemar SUV, tampilan tangguh memang menjadi daya tarik tersendiri. Namun, kendaraan untuk menemani perjalanan jauh juga harus mampu memberikan pengalaman berkendara yang nyaman.

Jetour T2 i-DM mencoba menggabungkan kedua kebutuhan tersebut melalui desain eksterior berkarakter kuat, teknologi elektrifikasi, dan sejumlah fitur praktis di dalam kabin. Meski begitu, apakah tampilannya yang gagah juga diimbangi dengan kenyamanan dan kepraktisan yang sesuai untuk kebutuhan sehari hari?

Jetour T2 i-DM, SUV PHEV dengan Desain Off-Road Maskulin

Salah satu ciri khas Jetour T2 i-DM terletak pada desain eksteriornya yang mengotak dengan garis bodi tegas. Proporsi tersebut memberikan kesan kokoh dan maskulin, sesuai dengan karakter SUV bernuansa off-road. Kehadiran ban serep pada pintu bagasi belakang turut memperkuat identitas visualnya sebagai kendaraan yang terinspirasi dari mobil petualang.

Desain seperti ini membuat Jetour T2 i-DM memiliki karakter berbeda dibandingkan SUV perkotaan yang umumnya mengutamakan bentuk aerodinamis dan lekukan membulat. Bagi konsumen yang menyukai tampilan kendaraan berotot, bodi mengotak tersebut menjadi salah satu daya tarik utamanya.

Selain desain, teknologi plug-in hybrid electric vehicle atau PHEV juga menjadi bagian dari identitas Jetour T2 i-DM. Sistem ini menggabungkan tenaga listrik dengan mesin konvensional dalam satu kendaraan. Teknologi tersebut menawarkan pendekatan elektrifikasi bagi konsumen yang tertarik menggunakan SUV modern.

Meski membawa tampilan off-road, kemampuan Jetour T2 i-DM untuk menghadapi medan berat tetap perlu dinilai berdasarkan spesifikasi teknisnya. Desain maskulin saja belum cukup untuk memastikan kemampuan melewati jalur berbatu, tanjakan terjal, atau permukaan berlumpur. Informasi seperti sistem penggerak roda, ground clearance, dan perlengkapan pendukung off-road perlu diperiksa sebelum kendaraan digunakan untuk menjelajah medan ekstrem.

Interior Jetour T2 i-DM Mengutamakan Kenyamanan dan Teknologi

Masuk ke dalam kabin, karakter modern langsung terlihat melalui dashboard simetris dengan garis desain tegas. Penggunaan material berkualitas dan aksen jahitan kontras memberikan sentuhan premium yang tetap selaras dengan karakter SUV petualang.

Di area pengemudi, Jetour T2 i-DM menggunakan setir flat-bottom berlapis kulit yang dilengkapi tombol multifungsi. Panel instrumen digital di balik kemudi menyajikan informasi kendaraan melalui tampilan yang tertata. Kombinasi tersebut menghadirkan suasana kokpit modern sekaligus membantu pengemudi mengakses informasi saat berkendara.

Bagian tengah dashboard ditempati head unit berukuran besar dengan desain floating display. Layar ini menjadi pusat pengaturan hiburan, konektivitas, dan mode berkendara. Sementara itu, konsol tengah dilengkapi tuas transmisi bergaya joystick dengan tampilan menyerupai kristal serta kenop putar untuk memilih mode berkendara.

Untuk pengisian daya perangkat, tersedia wireless charger yang memungkinkan ponsel diisi tanpa kabel. Namun, tata letak konsol tengah masih memiliki beberapa kekurangan. Tampilan simbol pada area kontrol dinilai kurang kontras ketika terkena sinar matahari langsung, sedangkan port pengisian daya kabel di bagian bawah konsol cukup sulit dijangkau dari posisi pengemudi.

Catatan tersebut patut diperhatikan calon pembeli yang mengutamakan kemudahan penggunaan fitur. Sebab, kenyamanan sebuah SUV tidak hanya ditentukan oleh banyaknya teknologi, tetapi juga seberapa mudah fitur tersebut digunakan dalam aktivitas sehari hari.

Jok Busa Tebal dan Kabin Lega untuk Perjalanan Jauh

Kenyamanan penumpang menjadi salah satu keunggulan Jetour T2 i-DM. Ruang kaki atau legroom dan ruang kepala atau headroom di baris kedua terasa lapang. Kondisi ini memberikan keleluasaan bagi penumpang untuk duduk lebih nyaman, terutama ketika mobil digunakan dalam perjalanan antarkota.

Jok dengan busa tebal turut mendukung kenyamanan tersebut karena mampu menopang tubuh dengan baik. Karakter ini membuat kabin Jetour T2 i-DM terasa lebih bersahabat untuk perjalanan panjang bersama keluarga. Ruang yang lega juga membantu penumpang mendapatkan posisi duduk yang tidak terlalu terbatas.

Daya tarik lainnya adalah panoramic sunroof berukuran ekstra besar. Fitur ini memungkinkan cahaya alami masuk ke kabin dan menciptakan kesan interior yang lebih terbuka. Ketika digunakan dalam perjalanan, sunroof tersebut dapat menambah pengalaman menikmati pemandangan dari dalam kendaraan.

Jetour T2 i-DM juga memperhatikan kebutuhan penumpang belakang melalui kisi kisi AC mandiri dan port pengisian daya yang ditempatkan pada konsol tengah. Kehadiran ventilasi AC untuk baris kedua membantu mendistribusikan udara ke area belakang, sedangkan port pengisian daya memudahkan penumpang menjaga baterai perangkat elektronik selama perjalanan.

Dari sisi keselamatan penumpang, tersedia tiga sandaran kepala, sabuk pengaman tiga titik, dan titik pemasangan ISOFIX untuk kursi anak yang kompatibel. Perlengkapan tersebut mendukung kebutuhan perjalanan keluarga, meskipun pengguna tetap perlu memastikan pemasangan kursi anak dilakukan sesuai petunjuk dan kompatibilitasnya.

Kamera 360 Derajat Membantu Mengatasi Visibilitas Belakang

Posisi duduk pengemudi yang tinggi memberikan pandangan ke arah depan yang cukup baik. Spion kanan dan kiri berukuran besar juga membantu pengemudi mengamati kondisi di sekitar kendaraan.

Meski demikian, visibilitas ke arah belakang menjadi salah satu keterbatasan Jetour T2 i-DM. Ban serep yang terpasang pada pintu bagasi dapat menghalangi sebagian pandangan melalui kaca belakang. Situasi ini berpotensi menyulitkan pengemudi ketika bermanuver di area sempit atau memperkirakan jarak dengan objek di belakang kendaraan.

Untuk membantu mengatasi keterbatasan tersebut, Jetour T2 i-DM dilengkapi kamera 360 derajat. Fitur ini memberikan gambaran area sekitar kendaraan sehingga dapat membantu saat parkir atau melewati ruang terbatas. Walaupun demikian, pengemudi tetap perlu memeriksa spion dan lingkungan sekitar secara langsung, karena kamera merupakan alat bantu dan bukan pengganti kewaspadaan.

Bagasi Luas dengan Fitur Praktis untuk Aktivitas Outdoor

Sebagai SUV yang mengusung karakter petualang, Jetour T2 i-DM menyediakan kompartemen bagasi dengan ruang luas dan permukaan relatif rata. Area ini memudahkan penataan barang bawaan, mulai dari koper hingga perlengkapan perjalanan keluarga.

Pintu bagasi menggunakan model swing yang membuka ke samping. Desain tersebut menjadi ciri khas tersendiri sekaligus memberikan akses ke kompartemen belakang. Di dalam bagasi, tersedia gantungan barang, jaring penyimpanan, dan soket listrik yang dapat mendukung kebutuhan selama perjalanan atau aktivitas luar ruangan.

Kombinasi ruang penyimpanan dan perlengkapan tersebut memberi nilai tambah bagi konsumen yang kerap membawa berbagai barang ketika bepergian. Meski begitu, kemudahan akses pintu bagasi tetap perlu disesuaikan dengan kondisi tempat parkir, terutama ketika ruang di belakang atau samping kendaraan terbatas.

Harga Jetour T2 i-DM Rp 688 Juta, Apakah Layak Dipertimbangkan?

Jetour T2 i-DM ditawarkan dengan harga Rp 688 juta dalam satu varian dan lima pilihan warna. Dengan banderol tersebut, mobil ini menyasar konsumen yang menginginkan SUV PHEV dengan desain berkarakter, interior modern, serta ruang kabin yang nyaman.

Kelebihannya mencakup kabin lega, jok busa tebal, panoramic sunroof berukuran besar, wireless charger, kamera 360 derajat, dan fasilitas bagi penumpang belakang. Bagasi yang luas dengan jaring penyimpanan, gantungan barang, serta soket listrik juga mendukung kebutuhan perjalanan.

Di sisi lain, calon pembeli perlu mempertimbangkan visibilitas belakang yang terbatas akibat posisi ban serep. Tampilan kontrol pada konsol tengah yang kurang kontras di bawah sinar matahari dan port pengisian daya kabel yang sulit dijangkau juga menjadi catatan tersendiri.

Pada akhirnya, Jetour T2 i-DM menawarkan perpaduan desain SUV off-road maskulin, teknologi plug-in hybrid, dan kenyamanan kabin yang layak dipertimbangkan untuk penggunaan harian maupun perjalanan keluarga. Namun, bagi konsumen yang berencana menghadapi medan off-road berat, pemeriksaan spesifikasi teknis dan pengujian kemampuan kendaraan tetap diperlukan. Dengan begitu, keputusan membeli tidak hanya didasarkan pada tampilan tangguh, tetapi juga pada kesesuaian kemampuan mobil dengan kebutuhan berkendara.**

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

M
Reporter
M. Rafix
M
Editor
M. Rafix