Jakarta

Jejak Sejarah Stadion Menteng, Tempat Bersejarah Persija dan Sepak Bola Jakarta

Fadhil Dhuha Rizqullah | 21 September 2023, 09:45 WIB
Jejak Sejarah Stadion Menteng, Tempat Bersejarah Persija dan Sepak Bola Jakarta

AKURAT.CO - Di balik kemegahan pemukiman elite, kantor-kantor, dan taman cantik di Menteng, terdapat sebuah kisah bersejarah yang tak boleh dilupakan oleh pecinta sepak bola Jakarta.

Sebuah stadion pernah berdiri di tengah Menteng yang ramai, dan kisahnya menghadirkan prestasi gemilang dan legenda sepak bola Indonesia.

Stadion Menteng, dengan kapasitas 10.000 penonton, berdiri di Jalan HOS Cokroaminoto, Jakarta Pusat, di lahan yang kini menjadi Taman Menteng.

Baca Juga: Riko Simanjuntak Sudah Pulih dan Siap Dimainkan, Eh Marko Simic Malah Cedera Betis Saat Persija Lawan Persik

Awalnya dikenal sebagai "Voetbalbond Indische Omstreken Sport" atau Viosveld, stadion ini dibangun pada tahun 1921 dengan rancangan arsitek Belanda, F.J. Kubatz dan P.A.J. Moojen.

Stadion ini kemudian menjadi kandang bagi tim sepak bola Jakarta, Persija.

Stadion Persija di Menteng bukan sekadar tempat pertandingan biasa. Ini adalah salah satu situs bersejarah yang menjadi kebanggaan Jakarta dan Indonesia dalam dunia sepak bola.

Baca Juga: Persija Tanpa Witan Hadapi Bali United, Thomas Doll : Ada Pemain Yang Lebih Siap

Banyak legenda pemain sepak bola Indonesia, seperti Djamiat Dalhar, Abdul Kadir, Iswadi Idris, Anjas Asmara, dan Ronny Pattinasarani, lahir dan bermain di sini.

Sejak 1921, lahan seluas 3,4 hektar yang sekarang menjadi Taman Menteng ini telah menyaksikan berbagai pertandingan dan kompetisi, dari era Belanda hingga masa kemerdekaan Indonesia.

Pada tahun 1961, stadion ini menjadi kandang resmi Persija dan tetap menjadi tempat latihan dan pertandingan hingga saat ini.

Baca Juga: Persija Bekuk Persik Kediri, Nico Saputro: Kemenangan untuk Jakmania dan Aji Kusuma

Bahkan, pada tahun 1975, Surat Keputusan Gubernur Jakarta menetapkan stadion ini sebagai cagar budaya yang harus dilindungi.

Sebelum bermarkas di stadion Menteng, Persija melaksanakan berbagai program pembinaan sepak bola, termasuk pertandingan klub anggota, kompetisi kelompok umur, dan latihan tim berbagai usia di stadion IKADA, yang kini dikenal sebagai Monumen Nasional (Monas).

Namun, dengan adanya program pembangunan Monas pada tahun 1958, stadion Persija dipindahkan ke lokasi yang kita kenal sebagai Stadion Menteng, sebuah perpindahan yang diserahkan langsung oleh Presiden pertama Indonesia, Soekarno, pada tahun 1960.

Meskipun Stadion Menteng telah lenyap, jejak sejarah dan prestasi sepak bola yang diukir di sana akan selalu menjadi bagian penting dari warisan sepak bola Jakarta dan Indonesia.

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.