Jakarta

Beri Sinyal Usung Ridwan Kamil Maju di Pilkada Jawa Barat, Wakil Ketua Umum DPP Golkar: Di Jakarta Ada Ahmed Zaki Iskandar dan Erwin Aksa

Sastra Yudha | 20 Juni 2024, 17:37 WIB
Beri Sinyal Usung Ridwan Kamil Maju di Pilkada Jawa Barat, Wakil Ketua Umum DPP Golkar: Di Jakarta Ada Ahmed Zaki Iskandar dan Erwin Aksa

AKURAT JAKARTA - Wakil Ketua Umum DPP Partai Golkar, Ahmad Doli Kurnia, memberi sinyal kemungkinan besar Ridwan Kamil akan diusung di Pilkada Jawa Barat.

Ia tak sepakat jika mantan Gubernur Jawa Barat itu maju dalam Pilkada Jakarta, November 2024 mendatang.

Hal tersebut disampaikan Doli Kurnia saat ditemui di Jalan Widya Chandra, Jakarta, pada Kamis (19/6/2024).

Diungkapkan Doli Kurnia, Partai Golkar memang sudah memberikan surat penugasan kepada tiga kader terbaiknya, yaitu Ahmed Zaki Iskandar, Ridwan Kamil dan Erwin Aksa, untuk melakukan sosialisasi di Jakarta.

Baca Juga: Heru Budi Tegaskan Tidak Ada Oknum Orang Dalam Terlibat Kasus Penjarahan Rusunawa Marunda, Beberapa Pelaku Sudah Ditangkap

Penugasan itu sudah disampaikan sejak 6 bulan lalu. Khusus untuk Ridwan Kamil, selain di Jakarta ia juga diberi tugas untuk mempersiapkan diri di Pilkada Jawa Barat.

Hasil surveinya, ungkap Doli Kurnia, elektabilitas Ridwan Kamil di Jawa Barat paling tinggi. Pria yang akrab disapa RK atau Emil itu pun lebih berpeluang menang jika maju di Pilgub Jawa Barat.

"Kalau kita lihat hasil survei yang sekarang, kita bandingkan Ridwan Kamil di Jawa Barat dengan Ridwan Kamil di Jakarta, itu lebih besar peluangnya menang di Jawa Barat," katanya.

Kenapa elektabilitas Ridwan Kamil di Jawa Barat tinggi? Menurut Doli Kurnia, karena Ridwan Kamil diyakini bisa membawa kemajuan hingga mempercepat pembangunan di Jawa Barat.

"Ridwan Kamil ini di Jawa Barat sudah teruji. Pertama approval ratingnya cukup tinggi sekali dan elektabilitasnya tidak ada yang menandingi, jauh sekali di atas nama-nama yang lain," ujarnya.

Karenanya, dia menilai bahwa masyarakat Jawa Barat masih menginginkan Ridwan Kamil untuk menjabat lagi satu periode.

Baca Juga: Antisipasi Kejadian Seperti Jambret Masuk Area CFD, Pemprov Jakarta Bakal Kerahkan Ribuan Petugas Keamanan saat Jakarta International Marathon 2024

"Karena dianggap kemarin juga cukup berhasil memimpin Jawa Barat, masyarakat Jabar senang. Kemudian masih ada program-program atau janji kampanye yang mungkin belum dianggap tuntas, belum selesai oleh masyarakat Jabar," ucapnya.

Berbanding terbalik, elektabilitas Ridwan Kamil di Jakarta justru cenderung menurun. Diakui Doli Kurnia, elektabilitas Ridwan Kamil memang lumayan tinggi waktu di awal-awal penugasan.

"Tetapi begitu nama-nama lain muncul kemudian dicalonkan, didengungkan, muncul nama Anies Baswedan, muncul nama Basuki Tjahaja Purnama segala macam, nah elektabilitasnya (RK) menurun, kalau kita melihat survei hari ini ya," ungkapnya.

Karena itu, Doli Kurnia lebih sepakat jika Ridwan Kamil diusung di Pilgub Jawa Barat ketimbang di Jakarta.

Sementara di Pilgub Jakarta, dia mengungkapkan, Partai Golkar memiliki banyak kader yang potensial, seperti Ketua DPD Partai Golkar DKI Jakarta, Ahmed Zaki Iskandar ataupun Wakil Ketua DPP yang juga anggota DPR RI terpilih, Erwin Aksa.

"Selain RK kita punya nama seperti Ahmed Zaki Iskandar, kita punya seperti Erwin Aksa. Ini juga sedang kita kaji, kita lakukan eksercise," tuturnya.

Baca Juga: Fantastis! Setoran BRI ke Kas Negara Tembus Rp 192,06 Triliun, Dapat Apresiasi dari Menteri BUMN Erick Thohir

Meski demikian, Doli Kurnia menegaskan, hingga saat ini DPP Partai Golkar belum memutuskan siapa kader yang akan dicalonkan di Pilgub Jawa Barat maupun Pilgub Jakarta.

"Kita belum memutuskan apa-apa, walaupun kecenderungan Golkar sekarang mendorong Ridwan Kamil di Jawa Barat. Kita juga belum memutuskan apa-apa untuk di Jakarta," pungkasnya. (*)

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.