PDIP Singgung Soal Abuse of Power Keluarga Jokowi di Pilkada 2024, Sekjen Golkar: Kita Bicara Elektabilitas!

AKURAT JAKARTA - Ketua DPP PDIP, Djarot Saiful Hidayat memberi peringatan terkait adanya abuse of power atau penyalahgunaan kekuasaan di Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) 2024.
Djarot menilai hal tersebut setelah dua anggota keluarga Presiden Joko Widodo (Jokowi), Kaesang Pangarep dan Bobby Nasution yang akan diusung untuk maju di Pilkada tahun ini.
Menanggapi isu tersebut, Sekretaris Jenderal (Sekjen) Partai Golkar, Lodewijk F Paulus, mengatakan bahwa keterlibatan keluarga Jokowi di Pilkada kali ini juga dilihat dari elektabilitas mereka.
"Ya tentunya kita lihat, kita berbicara elektabilitas. Kalau elektabilitasnya bagus why not? Kan elektabilitas," kata Lodewijk di Kantor DPP Golkar, Slipi, Jakarta Barat, Kamis (11/7/2024).
Ia pun menilai, keterlibatan ini bukan abuse of power, melainkan dari hasil survei yang menunjukkan elektabilitas Kaesang di Jawa Tengah serta Bobby Nasution di Sumatera Utara berada di teratas.
"Tadi kan temen-temen juga yang ngomong katanya elektabilitas di Jateng lebih tinggi. Masyarakat yang ngomong. Itu kan bentuk pengakuan. Bukan abuse of power," jelasnya.
Diketahui, berdasarkan hasil survei Indikator Politik Indonesia (IPI) yang dirilis pada Minggu (7/7/2024), Kaesang menjadi kandidat dengan elektabilitas paling tinggi di antara 20 nama calon bakal gubernur Jawa Tengah.
Dalam simulasi semi-terbuka 20 nama dengan pertanyaan "Seandainya pemilihan langsung Gubernur Jawa Tengah dilaksanakan sekarang, siapa yang akan Ibu/Bapak pilih di antara nama berikut..", Kaesang menjadi yang paling banyak dipilih dengan perolehan 17.7 persen.
Sementara, di posisi kedua dan ketiga diisi oleh Irjen. Pol. Ahmad Luthfi sebanyak 15,6 persen pemilih dan Taj. Yasin Maimoen 12,8 persen pemilih.
Di sisi lain, berdasarkan hasil survei lembaga survei vote institute pada akhir Mei lalu, Bobby Nasution berada di urutan teratas mengalahkan dua kandidat lainnya, yakni Ahok dan Edy Rahmayadi dalam Pilgub Sumut 2024.
Wali Kota Medan sekaligus menantu Presiden Jokowi itu meraih angka sebesar 89,2 persen, disusul di urutan kedua yaitu Edy Rahmayadi sebesar 82,7% dan ketiga yaitu Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok sebesar 83,4%. (*)
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkini



Terpopuler
- 1Prediksi Skor Armenia vs Montenegro di UNL, 28 September 2026: Duel Penentu Kemenangan Kedua di Yerevan
- 2Prediksi Skor Lithuania vs Azerbaijan di UNL, 27 September 2026: Duel Seru di Kaunas!
- 3Prediksi Skor Georgia vs Ukraina di UNL, 28 September 2026: Mampukah Tuan Rumah Bangkit di Tbilisi?
- 4Prediksi Skor Belgia vs Prancis di UNL, 29 September 2026: Tanpa Mbappe, Les Bleus Diuji di Brussels
- 5Prediksi Skor Turki vs Italia di UNL, 29 September 2026: Duel Dua Tim yang Sama-Sama Tertekan
- 6Prediksi Skor Irlandia Utara vs Hungaria di UNL, 29 September 2026: Mampukah Tuan Rumah Lanjutkan Momentum Kemenangan?
- 7Prediksi Skor Latvia vs Siprus di UNL, 28 September 2026: Duel Tim yang Sama-Sama Ingin Bangkit
- 8Prediksi Skor Israel vs Irlandia di UNL, 28 September 2026: Duel Dua Tim yang Sama-Sama Ingin Bangkit
- 9Pertama dan Satu-Satunya! Mitra Driver Gojek Terpilih dari Seluruh Indonesia Kibarkan Merah Putih
- 10Permudah Transaksi Nasabah, BPR Kerta Raharja Gemilang Luncurkan Layanan Digital MOLEC, Ini Kelebihannya!


