Jakarta

Jusuf Hamka Tegas Pengunduran Dirinya dari Golkar Bukan Karena Mundurnya Ketum Golkar, Bahkan Belum Sempat Komunikasi

Yasmina Nuha | 12 Agustus 2024, 23:25 WIB
Jusuf Hamka Tegas Pengunduran Dirinya dari Golkar Bukan Karena Mundurnya Ketum Golkar, Bahkan Belum Sempat Komunikasi

 

AKURAT JAKARTA - Anggota Dewan Penasihat Partai Golkar Jusuf Hamka alias Babah Alun menegaskan bahwa pengunduran dirinya dari Golkar bukan karena pengunduran diri dari Ketua Umum (Ketum) Partai Golkar Airlangga Hartarto.

Bos jalan tol itu mengatakan bahwa momen pengunduran dirinya yang berbarengan dengan Airlangga tersebut hanyalah sebuah kebetulan saja.

"Enggak juga (berbarengan dengan Airlangga), saya kebeneran sudah berfikir lama dan momentum pas, Tuhan sayang sama saya," kata Babah Alun usai menyerahkan surat pengunduran diri ke kantor DPP Partai Golkar, Slipi, Jakarta Barat, Senin (12/8/2024).

Baca Juga: Serahkan Surat Pengunduran Diri ke Sekjen Golkar, Jusuf Hamka alias Babah Alun Mundur dari Politik dan Pilkada

Ia pun mengaku bahwa sampai saat ini ia belum bertemu lagi dengan Airlangga sejak terakhir bertemu pada Jumat (9/8) lalu sebelum pengumuman pengunduran diri Airlangga Hartarto.

"Enggak, nggak cerita. Saya belum ada komunikasi. Sejak Jumat malem kami makan di Dominica Restoran. Waktu itu ada ketua MPR, kita makan sama-sama. Selesai makan bubar, saya izin ‘pak saya ke Bandung, saya mau ke Car Free Day’ bahkan sama kawan itu saya bilang hari Kamis malam mau ke Tegalega," tuturnya.

Ia juga merasa terkejut saat mendengar pemberitaan terkait pengunduran Airlangga karena tidak ada komunikasi sama sekali kepadanya.

Baca Juga: Resmi Ditutup Minggu Malam, JITEX 2024 Raih Pendapatan Hingga Rp 12,86 Triliun, Berhasil Hadirkan Banyak Buyers dan Exhibitor

Kemudian, ia pun ingin berkomunikasi lebih lanjut dengan Airlangga, namun Ketum Golkar tersebut berada di Ibu Kota Nusantara saat itu.

"Saya cari-cari beliau tahu-tahu beliau di IKN. Tanpa persetujuan dan sepengetahuan beliau, ya saya pikir beliau sudah mundur ya saya mau apa lagi," katanya.

Selanjutnya, ia pun menegaskan akan tetap terus menjalin komunikasi dengan Airlangga walaupun sudah tidak berstatus ketua umum Partai Golkar lagi.

"Oh pasti (komunikasi dengan Airlangga), he is my best friend. Buat saya pertemanan adalah pertama. Kesetiaan utama," katanya.

Ia juga akan berkomunikasi seperti biasa karena sudah mengenal dengan baik Airlangga dan sosok ayahnya yang sudah banyak berjasa untuknya.

"Saya kan bilang, saya kenal pak Airlangga, saya kenal ayahnya. Ayahnya tuh banyak, saya hutang budi. Dan pak Airlangga orang yang baik seperti ayahnya dan strong leadership jadi buat saya ya, he is a good man," jelasnya. (*)

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Y
Reporter
Yasmina Nuha
Y