Jakarta

Ridwan Kamil Akan Bangun Ciliwung dengan Konsep Pentahelix, Pengalaman Tangani Sungai Citarum Saat Jabat Gubernur Jabar

Sastra Yudha | 3 Oktober 2024, 17:51 WIB
Ridwan Kamil Akan Bangun Ciliwung dengan Konsep Pentahelix, Pengalaman Tangani Sungai Citarum Saat Jabat Gubernur Jabar

AKURAT JAKARTA - Calon Gubernur (Cagub) Jakarta nomor urut 01, Ridwan Kamil, ingin membangun Ciliwung dengan konsep Pentahelix.

Keinginan tersebut disampaikan Ridwan Kamil usai menyusuri sungai Ciliwung di Kawasan Condet, Jakarta Timur, pada Kamis (10/3/2024).

"Saya akan realistis, tapi juga idealis. Insya'allah kalau takdirnya ada, semua curhatan masyarakat Ciliwung tadi direspon. Kalau sungai, saya pernah punya pengalaman membuat Satgas Citarum ya, dengan konsep Pentahelix," ujar Ridwan Kamil usai menyusur Sungai Ciliwung.

Baca Juga: P Diddy Hadapi 120 Tuduhan Baru Terkait Pelecehan Seksual, 25 Diantaranya Anak-anak

Pentahelix merupakan konsep pembangunan dengan melibatkan lima unsur atau stakeholders yaitu pemerintah, akademisi, badan atau pelaku usaha, masyarakat atau komunitas, hingga media.

"Nah, kombinasi Pentahelix ini untuk menyelesaikan masalah Ciliwung, mungkin akan kita hadirkan sebagai konsep membangun bersama-sama," Ridwan Kamil menambahkan.

Seperti diketahui, Ridwan Kamil berhasil menyelamatkan Sungai Citarum dengan konsep pentahelix selama menjabat Gubernur Jawa Barat.

Keberhasilan Ridwan Kamil di Citarum itu ingin dia terapkan di Ciliwung, jika menang dalam Pilkada Jakarta bersama Calon Wakil Gubernur Suswono.

"Pentahelix itu kan lima. Kalau hanya pemerintah berarti hanya 20 persen kekuatan, nggak bisa. Kalau cuma dengan akademisi juga cuma 40 persen. Kita butuh 100 persen. Nah itu mungkin komitmennya nanti di tahun-tahun pertama Satgas Ciliwung kita hadirkan dengan konsep pentahelix, mudah-mudahan lebih baik," kata Ridwan Kamil.

Sekedar informasi, saat menjabat sebagai Gubernur Jawa Barat, hingga 2022 Satgas Citarum antara lain berhasil membina 1.235 industri dalam program penanganan limbah industri.

Baca Juga: SERU JANGAN LUPA DATANG ke Perayaan Puncak HUT ke-79 TNI di Monas 5 Oktober 2024: Terjun Payung hingga Makan Gratis

Pada program pengelolaan sampah, sebanyak 3.040,51 ton/hari sampah terkelola. Pada program penanganan lahan kritis, hingga tahun 2022 telah tercapai 33.435,17 Hektar luas lahan kritis yang tertangani. (*)

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.