Jakarta

Berbagai Kelompok Masyarakat Berharap Ridwan Kamil Memimpin Jakarta dengan Menomorsatukan Fakir Miskin

Ainun Kusumaningrum | 15 November 2024, 17:30 WIB
Berbagai Kelompok Masyarakat Berharap Ridwan Kamil Memimpin Jakarta dengan Menomorsatukan Fakir Miskin

AKURAT JAKARTA  - Berbagai kelompok masyarakat berharap Calon gubernur Jakarta nomor urut 1 Ridwan Kamil dapat menomorsatukan kepentingan fakir miskin dan kelompok rentan.

Salah satunya, kelompok Buddhis mendoakan agar Kang Emil terus melanjutkan kebijakan yang mengayomi semua kelompok sosial, etnis, dan agama yang beragam, seperti saat dia memimpin kota Bandung dan provinsi Jawa Barat.

“Nasihat orang tua saya, mendahulukan kepentingan fakir miskin. Menjadi pemimpin yang memutus kemiskinan struktural dan mengangkat derajat mereka. Kuncinya ada di pembukaan lapangan kerja dan peningkatan skill,” kata Ridwan Kamil di tengah kunjungan ke Vihara Dharma Bakti di kawasan Glodok, Jakarta Barat, Jumat (15/11/2024).

Baca Juga: Berikut Tempat Nobar Timnas Indonesia vs Jepang di Jogja, Semarang hingga Solo

“Komitmen pasangan RIDO membuka 1 juta lapangan pekerjaan. Ada yang sektor formal kantoran, informal seperti UMKM, dan juga yang padat karya. Jika skill terbatas, kita dorong untuk ke arah yang padat karya, dan kita amati. Bisa saja ada skill yang dikembangkan tapi selama ini tidak pernah mendapat kesempatan,” tambahnya.

Sembari memenuhi undangan kelompok pemuda Buddhis, calon gubernur nomor urut satu berkeliling dan menyapa warga. Ridwan Kamil menyempatkan berbincang dengan lansia, pedagang toko, tokoh masyarakat, dan bahkan bercanda sejenak dengan anak-anak kecil.

“Membangun kota artinya membangun warganya. Percuma kalau cuma gedung-gedung mentereng tapi banyak warga yang kesusahan. Kita perlu kebijakan-kebijakan afirmatif untuk kelompok lemah. Perutnya harus terisi. Anak-anaknya harus bisa bersekolah, biar generasi berikutnya bisa hidup lebih baik,” ujarnya.

Baca Juga: Baru Ada Satu SLB Curug di Kabupaten Tangerang, Intan Nurul Hikmah Janji Akan Tambah Dua Lagi

Menurut RK, bagi yang sudah lanjut usia, pihaknya akam jemput bola datangkan dokter biar mereka enggak repot ke faskes. Anak sekolah nanti juga menemani kelompok lansia, jadi generasi sebelum kita tidak merasa kesepian saat memasuki usia senja.

"Kelompok difabel juga perlu kebijakan khusus. Sering kali mereka punya skill, tapi tidak bisa dioptimalkan karena kesempatannya terlalu sedikit,” kata Ridwan Kamil.

Siang itu, di wihara Dharma Bakti Petak Sembilan, kelompok Buddhis mendoakan agar Ridwan Kamil terus bisa menjadi pemimpin yang mengayomi seluruh kalangan. (*)

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.