Jakarta

Prihatin Harga Pangan Naik, Bang Zaki Ingatkan Kader Golkar Jalani Filosofi Padi dan Kapas

Mohammad Tegar Tsabitul Azmi | 8 November 2023, 17:57 WIB
Prihatin Harga Pangan Naik, Bang Zaki Ingatkan Kader Golkar Jalani Filosofi Padi dan Kapas

AKURAT JAKARTA - Ketua DPD Golkar DKI Jakarta, Ahmed Zaki Iskandar prihatin dengan kenaikan harga pangan akibat kemarau dan mengungkap makna mendalam di balik lambang Partai Golkar.

Setiap lambang atau logo suatu instansi ataupun lembaga pasti memiliki arti dan makna, begitupun dengan lambang Partai Golkar.

Ada beberapa item atau barang yang tertuang dalam lambang Golkar, yaitu perisai segi lima, pohon beringin, akar gantung, serta padi dan kapas.

Baca Juga: Disney Pro Israel,  Seruan Boikot Film The Marvel Ramai di Medsos

Terutama padi dan kapas yang berkaitan dengan kesejahteraan rakyat, yakni sandang dan papan.

Pria yang akrab disapa Bang Zaki itu mengatakan, padi dan kapas bermakna setiap orang yang berada di bawah naungan Golkar harus siap bekerja untuk kesejahteraan rakyat.

"Ada padi dan kapas yang melambangkan kesejahteraan sandang dan papan," kata Bang Zaki.

Baca Juga: Link Live Streaming Liga Champions Copenhagen Vs Manchester United, Saatnya Balas  Dendam Jawara Superliga

"Jadi, kader Golkar harus siap mensejahterakan rakyat, jangan demi perut sendiri," sambungnya.

Lanjutnya, kesejahteraan rakyat juga berkaitan dengan makna dari pohon beringin yang mengandung arti perlindungan dan memberi manfaat.

"Jika filosofi pohon beringin itu memberi banyak perlindungan dan memberi banyak manfaat, maka sekarang Golkar harus menjamin orang bisa hidup sejahtera," ujar Bang Zaki.

Atas makna yang mendalam dari lambang Golkar tersebut, mantan Bupati Tangerang itu mendesak jajaran untuk bekerja keras demi kepentingan rakyat.

Bang Zaki pun berpesan agar jajarannya tidak hanya sibuk berpartai untuk golongan saja.

Sebab, menurutnya, membuat rakyat sejahtera bukan perkara mudah. Ini karena masa sekarang beda dengan dulu.

Ia pun kemudian mencontohkan salah satu kawasan di Kabupaten Tangerang yang sukses panen raya saat wilayah lain defisit pangan.

Padahal, kata Bang Zaki, saat itu selain jadi Bupati Tangerang, ia juga menjadi kader Partai Golkar.

"Saat itu petani di Kecamatan Sukadiri berhasil melakukan panen raya padahal sedang kemarau panjang," ujarnya.

"Ini jadi nilai plus, karena semua daerah sedang defisit pangan," tandas Bang Zaki. (*)

 

 

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.