Jadi Modal Benahi Jakarta, Rekam Jejak Bang Zaki Memuaskan: Dirikan 4 RSUD di Kabupaten Tangerang, Salah Satunya Punya Fasilitas Bedah Jantung Terbuka

AKURAT JAKARTA - Ahmed Zaki Iskandar atau Bang Zaki punya modal baik untuk benahi Jakarta, lewat rekam jejak memuaskan selama menjabat Bupati Tangerang dua periode pada 2013-2023.
Bang Zaki berhasil mendirikan empat RSUD. Yaitu RSUD Kabupaten Tangerang,RSUD Pakuhaji, RSUD Tigaraksa, RSUD Balaraja. Salah Satunya Punya Fasilitas Bedah Jantung Terbuka.
Kesehatan menjadi salah satu hak masyarakat yang wajib difasilitasi oleh negara. Salah satunya terkait ketersediaan rumah sakit.
Untuk itu seluruh kabupaten/kota diwajibkan setidaknya memiliki satu rumah sakit umum daerah (RSUD).
Seperti Peraturan Pemerintah Nomor 47 Tahun 2016 tentang Fasilitas Pelayanan Kesehatan, yang menyebutkan, paling tidak pemerintah bertanggung jawab menyediakan rumah sakit sesuai paling sedikit 1 (satu) rumah sakit dengan klasifikasi paling rendah kelas D untuk setiap kabupaten/kota.
Bang Zaki, mengungkapkan bahwa setiap RSUD memiliki spesialisasi tersendiri. Pertama adalah RSUD Kabupaten Tangerang yang merupakan RS tipe B memiliki kemampuan dalam bedah jantung dan donor darah.
"RSUD Kabupaten Tangerang menyediakan layanan bedah jantung terbuka. Di sana ada ruang operasi, alat serta sumber daya dokter spesialis sub jantung terbuka," tutur dia.
Selain itu ada RSUD Balaraja. RS ini adalah spesialis organ dalam, seperti mata, paru-paru, urologi, neurologi hingga orthopedi.
"RSUD Balaraja ini spesialis penyakit-penyakit dalam, karena kan dekat dengan industri yang memiliki risiko tinggi kayak patah tulang," jelas Bang Zaki yang juga Caleg DPR RI Dapil DKI Jakarta III.
Baca Juga: JANGAN LUPA HARI INI Debat Capres-Cawapres 2024, Berikut Link Live Streaming, Tema dan Info Waktu
Kemudian ada RSUD Pakuhaji yang khusus dalam penyakit berdasarkan virus dan teling, hidung dan tenggorokan (THT).
Alasannya adalah karena di Pakuhaji memiliki pengalaman kejadian luar biasa, seperti muntaber serta kolera.
"Yang terakhir ada RSUD Tigaraksa yang kedepannya menjadi pusat darah dan pusat penyakit dalam. Jadi semua RSUD di Kabupaten Tangerang ini saling melengkapi," jelas Bang Zaki.
Secara total, Kabupaten Tangerang telah memiliki empat RSUD dan 44 puskesmas dengan fasilitas pelayanan kesehatan dasar yang lengkap.
Untuk memberikan pelayanan kesehatan masyarakat yang prima, sebanyak 33 puskesmas sudah dapat memberikan pelayanan Obstetri Neonatal Emergensi Dasar (PONED) yaitu layanan persalinan ibu hamil secara sehat.
Selain itu, 12 puskesmas tercatat telah terakreditasi, 10 puskesmas sudah menjadi badan layanan umum daerah (BLUD), dan tujuh puskesmas sudah dapat memberikan layanan rawat umum dasar.
Ketujuh puskesmas tersebut antara lain Puskesmas Balaraja, Puskesmas Keronjo, Puskesmas Sepatan, Puskesmas Mauk, Puskesmas Curug, Puskesmas Kresek, dan Puskesmas Cisoka.
Selain itu, Bang Zaki juga menjalankan program unggulan Gerakan Tangerang Sehat yang bertujuan memenuhi kebutuhan serta meningkatkan sarana dan prasarana fasilitas kesehatan di Kabupaten Tangerang.
Seperti peningkatan fasilitas kesehatan, yakni Puskesmas Cisoka yang memberikan layanan unit gawat darurat (UGD), rawat jalan, rawat inap serta persalinan 24 jam.
Kabupaten Tangerang pun diketahui merupakan satu-satunya RSUD tingkat kabupaten/kota di Banten yang memiliki klinik endoskopi, yakni di RSUD Balaraja.
Endoskopi ini merupakan prosedur medis yang memungkinkan dokter mendiagnosis masalah pada tubuh tanpa melalakukan pembedahan.
Inovasi lainnya adalah menyediakan layanan bedah jantung terbuka di RSUD Kabupaten Tangerang. Ruang operasi, alat serta sumber daya dokter spesialis sub jantung terbuka juga telah tersedia.
Fasilitas bedah jantung di RSUD ini menjadikan Kabupaten Tangerang merupakan satu-satunya daerah Kabupaten yang memiliki rumah sakit dengan kemampuan bedah jantung canggih.
Layanan lain yang naik kelas adalah sistem milik Palang Merah Indonesia (PMI) Kabupaten Tangerang yang menggunakan aplikasi Sistem Informasi Donor Darah (SiDoni) yang terintegrasi tidak hanya melayani donor darah secara digital, melainkan layanan kesehatan lainnya.
Jadi tidak hanya memenuhi informasi kebutuhan darah saja, tapi juga kebutuhan mobil ambulans, mobil jenazah, informasi ketersediaan ruang rawat inap hingga jadwa dokter di rumah sakit umum dan swasta.
Kemudian juga dilakukan renovasi Unit Donor Darah (UDD) PMI Kabupaten Tangerang yang kini memiliki alat-alat kesehatan yang canggih se-Jabodetabek, seperti Nucleic Acid Test yang mampu mendeteksi berbagai penyakit dari darah.
Mulai dari Sipilis, Hepatitis B, Hepatitis C dan HIV/AIDS. PMI Kabupaten Tangerang juga memiliki Bumi Perkemahan dan sedang mempersiapkan dibentuknya sekolah tinggi untuk tenaga-tenaga donor darah.
Upaya lainnya adalah melakukan langkah promotif dan preventif kesehatan bagi ibu hamil melalui peningkatan kualitas pemeriksaan kesehatan yang dilakukan dengan inovasi baru bernama ‘Siaga Bagi Ibu Hamil untuk Pemeriksaan Kesehatan dan Laboratorium’ (Si Ibu Peri).
Tujuannya adalah untuk memberikan akses bagi ibu hamil dalam memantau kesehatan mereka dan janin yang dikandung, terutama di daerah pedesaan atau terpencil.
Rekam jejak Bang Zaki yang fokus untuk mengintegrasikan fasilitas kesehatan sesuai dengan kebutuhan masyarakat tidak perlu diragukan lagi. Bang Zaki yang juga Bakal Calon Gubernur DKI Jakarta pun akan turut menaruh perhatiannya kepada penyelarasan kebutuhan masyarakat fasilitas kesehatan yang ada di ibu kota.
"Sekarang ini Jakarta memiliki 60 RSUD, tipe B sampai D, kita ingin semua naik kelas. RSUD dari tipe D jadi C, C jadi B dan B jadi A. Semua pelayanan juga akan kita selaraskan dengan kebutuhan masyarakat.
Selain itu, kita juga akan fokus pada Kepulauan Seribu yang masih sangat sulit mendapat akses layanan kesehatan," pungkasnya.(*)
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkini




Terpopuler
- 1Prediksi Skor Kepulauan Faroe vs Kazakhstan di UNL, 26 September 2026: Tuan Rumah Punya Modal Kandang Kuat
- 2Prediksi Skor Islandia vs Estonia di UNL, 26 September 2026: Tuan Rumah Incar Awal Positif
- 3Prediksi Skor Georgia vs Irlandia Utara di UNL, 25 September 2026: Dapatkah Khvicha Kvaratskhelia Menjadi Pembeda?
- 4Prediksi Skor Armenia vs Latvia di UNL, 25 September 2026: Mampukah Tuan Rumah Akhiri Tren Tanpa Kemenangan?
- 5Prediksi Skor Lithuania vs Azerbaijan di UNL, 27 September 2026: Duel Seru di Kaunas!
- 6Prediksi Skor Montenegro vs Siprus di UNL, 26 September 2026: Mampukah The Brave Falcons Lanjutkan Tren Positif?
- 7Prediksi Skor Bulgaria vs Luksemburg di UNL, 26 September 2026: Mampukah Tuan Rumah Amankan Kemenangan Perdana?
- 8Prediksi Skor Slovakia vs Moldova di UNL, 27 September 2026: Mampukah The Falcons Raih Kemenangan di Kandang Sendiri?
- 9Pertama dan Satu-Satunya! Mitra Driver Gojek Terpilih dari Seluruh Indonesia Kibarkan Merah Putih
- 10Permudah Transaksi Nasabah, BPR Kerta Raharja Gemilang Luncurkan Layanan Digital MOLEC, Ini Kelebihannya!

