Jakarta

Prabowo Subianto Fokus pada Pembangunan Sumber Daya Manusia Melalui Pengembangan Teknologi

Ainun Kusumaningrum | 7 Januari 2024, 22:24 WIB
Prabowo Subianto Fokus pada Pembangunan Sumber Daya Manusia Melalui Pengembangan Teknologi

AKURAT JAKARTA - Dalam debat capres ketiga, Calon Presiden nomor urut 2, Prabowo Subianto, memperkenalkan langkah konkret yang telah diambilnya dalam memajukan teknologi dan pendidikan di Indonesia.

Yakni, dengan mendirikan empat fakultas baru yang berfokus pada bidang sains, teknologi, rekayasa, dan matematika,

Prabowo menunjukkan komitmennya dalam mempersiapkan generasi muda Indonesia untuk menguasai teknologi siber global.

Baca Juga: Gibran Yakin Debat Capres Nanti Malam Bakal Jadi Panggungnya Prabowo, Ketum Golkar: Sebagai Menhan, Beliau Pasti Sangat Menguasai Materi

Dalam debat tersebut, Prabowo menyampaikan pentingnya pembangunan Sumber Daya Manusia (SDM) yang kompeten sebagai fondasi utama, melebihi sekadar investasi dalam teknologi.

"Begitu jadi menteri, saya bentuk 4 fakultas baru di bidang sain, teknologi, engineering, dan juga matematika," ujar Prabowo dalam Debat Capres ketiga pada Jumat (7/1/2024).

Sebagai bukti komitmen mereka dalam meningkatkan kualitas SDM, program pemberian makan siang gratis dan distribusi susu telah diimplementasikan sejak awal kampanye.

Baca Juga: Banyak Terobosan di Bidang Olahraga, Pengamat: Program Bang Zaki Layak Diadopsi Nasional

Tujuan dari inisiatif ini adalah untuk meningkatkan kesehatan dan kualitas SDM sejak usia dini.

Selain itu, Budiman juga menekankan komitmen Prabowo untuk melindungi warga, termasuk mereka yang masih dalam fase janin, dan rencana untuk mendirikan sekolah di setiap kabupaten/kota sebagai upaya meningkatkan pendidikan dan kualitas SDM secara nasional.

Strategi Prabowo-Gibran tidak hanya berfokus pada pembangunan infrastruktur fisik, tetapi juga menitikberatkan pada pembangunan sumber daya manusia melalui inisiatif nutrisi yang baik dan pendidikan yang berkualitas.

Prabowo juga menegaskan telah melatih dan mempersiapkan pemuda terbaik Indonesia untuk menguasai ranah siber global.

Ia percaya bahwa pembangunan sumber daya manusia yang berkualitas adalah aspek yang paling krusial dalam memajukan bangsa, lebih penting daripada sekadar investasi dalam teknologi.

Dalam debat tersebut, Prabowo Subianto telah menguraikan visi komprehensifnya tentang bagaimana Indonesia harus bergerak maju.

Dengan fokus pada pembangunan sumber daya manusia yang berkualitas dan pendidikan yang berorientasi pada kebutuhan masa depan, Prabowo menjanjikan masa depan yang lebih cerah bagi Indonesia.

Di mana negara ini tidak hanya dikenal dengan sumber daya alamnya tetapi juga dengan pembangunan sumber daya manusia yang kompeten dan siap menghadapi tantangan global.

*Prabowo Tekankan Kemajuan Teknologi Pertahanan Tergantung Para Ilmuwan*

Menteri Pertahanan Prabowo Subianto mengunjungi Institut Teknologi Bandung (ITB) untuk bertukar pikiran dengan para ahli teknologi pertahanan guna meningkatkan kontribusi mereka dalam pertahanan negara.

Kunjungan ini menghasilkan penandatanganan kesepakatan bersama antara Kementerian Pertahanan dan ITB yang bertujuan mewujudkan pertahanan negara Indonesia yang tangguh dan mandiri melalui kerjasama pendidikan, penelitian, serta pengembangan ilmu pengetahuan dan teknologi.

"Kemajuan teknologi pertahanan tergantung dengan para ilmuwan. Kami sangat membutuhkan Anda. Kami siap berusaha mendukung usaha-usaha dan inovasi saudara," ujar Prabowo dalam keterangan tertulis, Kamis (4/11/2021).

Prabowo menegaskan pentingnya kontribusi para ilmuwan dalam kemajuan teknologi pertahanan dan komitmennya untuk mendukung inovasi tersebut. ITB telah mengembangkan berbagai teknologi canggih seperti AESA Radar, simulator pesawat tempur dan tanpa awak.

Bahan material untuk rompi anti peluru, propelan roket, serta wahana udara tanpa awak untuk surveilans sumber daya alam dan batas wilayah.

Kunjungan ini merupakan bagian dari upaya serupa yang telah dilakukan Prabowo di universitas lain seperti Universitas Airlangga dan Institut Teknologi Sepuluh November. (*) 

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.