Jadi Utusan Khusus Airlangga, Bang Zaki Simulasikan Program Makan Siang Gratis

AKURAT JAKARTA – Ahmed Zaki Iskandar atau biasa disapa Bang Zaki hari ini terlihat mengunjungi SMPN 20 Curug, Kabupaten Tangerang, didampingi Plt Bupati Tangerang Andi Ony Prihartono.
Ternyata mantan Bupati Tangerang dua periode itu sedang menyiapkan simulasi khusus tentang program makan siang gratis Prabowo-Gibran di sekolah.
“Kami tengah menyiapkan dan mengecek kesiapan sekolah dengan program itu. Istilahnya mencari SWOT-nya seperti apa. Kita harus tahu kendala dan keunggulan lapangan,” katanya sambil bejalan ke kantin sekolah, Rabu (28/2/2024).
Bang Zaki blusukan ke sekolah sebagai utusan khusus Menteri Koordinator Perekonomian Airlangga Hartarto. Bang Zaki bertugas menyiapkan bahan bagi Menko Airlangga yang akan melakukan rapat terbatas senin depan, membahas soal program makan siang gratis ini.
Program ini harus mudah dilakukan dan dilaksanakan. Termasuk memberikan kesempatan bagi UMKM di sekitar sekolah, sehingga bisa memberikan dampak bagi UMKM lokal.
Karenanya, dalam kegiatan blusukan ini, Bang Zaki juga banyak berdiskusi dengan kepada sekolah dan puskesmas setempat soal kandungan gizi serta pengawasan kesehatannya.
Baca Juga: Dua Caleg Golkar Berpeluang Lolos ke DPRD DKI dari Dapil Jakarta 2
Yang menarik juga adalah bagaimana cara pencairan uang yang rencananya disalurkan lewat BOS yang dirancang spesifik.
“Harapannya ini menjadi kekuatan ditingkat dasar, tidak justru menjadi beban sekolah. Sehingga program ini benar-benar bermanfaat,” tambah Bang Zaki.
Dia juga menyampaikan bahwa isi makanannya memang harus mengacu pada gizi seimbang dan menaikkan kuliner lokal. Kalau di Indonesia Timur misalnya, boleh dengan sagu atau singkong, tidak selalu harus nasi. Masukan dari Bang Zaki ini menjadi usulan khusus bagi Menko Perekonomian Airlangga Hartarto.
“Tantangannya adalah bagaimana dengan uang Rp 15 ribu/orang, semua bisa tercapai," tambahnya.
Ditambahkannya, Menko Perekonomian Airlangga Hartarto akan melihat bagaimana simulasi program ini di lapangan, sekaligus untuk mendeteksi apa saja yang menjadi tantangan serta bagaimana solusi terbaiknya ke depan.
"Tentunya program ini akan membuat ekonomi lokal bergerak karena keterlibatan pedagang sekitar dan juga UMKM setempat," tegasnya.
Selain itu, sekolah juga harus berkolaborasi dengan puskesmas atau dinas kesehatan setempat untukmelakukan kurasi makan siang gratis yang disediakan apakah telah sesuai atau tidak. Kurasi yang dilakukan akan menentukan apakah makan siang gratis yang diberikan sesuai kadar gizi dan kualitasnya.
"Nanti sekolah akan menseleksi makanan apa aja yang bisa masuk, sudah sesuai standar operasional prosedur (SOP) atau belum?. Mereka juga wajib menggandeng puskesmas setempat," terang Bang Zaki.
Ketua Golkar DKI Jakarta yang juga Ketua Tim Kampanye Daerah (TKD) Prabowo-GibranJakarta ini juga menambahkan, menu makan siang gratis nantinya juga akan disesuaikan dengan budaya serta kearifan lokal. Sehingga masyarakat tidak hanya sehat, tapi juga melestarikan makanan khas di daerah masing-masing.
"Ini juga nanti menyesuaikan kondisi ketersediaan makanan di daerah masing-masing. Misalnya, mungkin di Palembang ada tekwan, Papua papeda, Sulawesi Utara dengan bubur manado. Semuanya disesuaikan kearifan lokal dan ketersediaan di daerah," ungkapnya.
Terkait dengan pendanaannya, program ini akan menggunakan skema baru, yakni melalui skema Dana Bantuan Operasional Sekolah (BOS) Spesifik. Dengan seluruh sistem pembayaran kepada pedagang akan dilakukan secara cahsless sehingga sangat transparan.
"Nanti konsepnya melalui BOS Spesifik khusus makan siang. Udah pasti dibayar sama sekolah secara cahsless, jadi harus punya rekening bank atau QRIS," ucap Bakal Calon Gubernur DKI Jakarta tersebut.
Pada kesempatan yang sama, Pengelola Kantin SMPN 2 Curug, Ibu Nengsih mengaku sangat mendukung dan menantikan pelaksanaan program tersebut.
Menurutnya, hal ini dapat membantu menggerakkan ekonomi rakyat serta meringankan biaya yang dikeluarkan orang tua wali murid dan di sisi lain pasokan gizi anak didik jadi terjamin kualitasnya.
"Alhamdulillah program ini sangat bagus untuk membantu ekonomi sekitar dan orang tua juga, jadi nggak perlu bawa bekal dan yang juga uang saku. Saya sebagai pedagang dan juga wali murid tentu amat mendukung program ini ," tutupnya. (*)
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkini



Terpopuler
- 1Prediksi Skor AS Monaco vs RC Lens di Ligue 1, 19 September 2026: Mampukah Les Monegasques Pertahankan Tren Positif?
- 2Prediksi Skor Espanyol vs Elche di La Liga, 19 September 2026: Misi Los Pericos Bangkit di Kandang
- 3Prediksi Skor Monza vs Sassuolo di Serie A, 19 September 2026: Mampukah Biancorossi Hentikan Tren Buruk?
- 4Prediksi Skor Everton vs Ipswich Town di Premier League, 19 September 2026: Duel Ketat Dua Tim Papan Tengah di Hill Dickinson
- 5Prediksi Skor Tottenham Hotspur vs Aston Villa di Premier League, 19 September 2026: Misi Akhiri Paceklik Kemenangan
- 6Prediksi Skor Nottingham Forest vs Coventry City di Premier League, 19 September 2026: Mampukah The Sky Blues Hentikan Tren Buruk?
- 7Prediksi Skor Eintracht Frankfurt vs Freiburg di Bundesliga, 19 September 2026: Ujian Berat bagi Tuan Rumah
- 8Prediksi Skor Osasuna vs Rayo Vallecano di La Liga, 19 September 2026: Duel Dua Tim dengan Tujuh Poin di El Sadar
- 9Pertama dan Satu-Satunya! Mitra Driver Gojek Terpilih dari Seluruh Indonesia Kibarkan Merah Putih
- 10Permudah Transaksi Nasabah, BPR Kerta Raharja Gemilang Luncurkan Layanan Digital MOLEC, Ini Kelebihannya!



