Jakarta

Bang Zaki Iskandar Sebagai Tokoh Penjaga Toleransi, Dapat Apresiasi dan Penghargaan dari Keuskupan Agung Jakarta

Sastra Yudha | 25 Juni 2024, 21:51 WIB
Bang Zaki Iskandar Sebagai Tokoh Penjaga Toleransi, Dapat Apresiasi dan Penghargaan dari Keuskupan Agung Jakarta

AKURAT JAKARTA - Jakarta merupakan miniatur Indonesia. Berbagai suku bangsa, agama dan budaya, ada di Jakarta.

Karena itu, salah satu hal penting yang menjadi sorotan di Jakarta adalah masalah toleransi.

Sayangnya, DKI Jakarta sempat jadi kota paling intoleran pada 2017 dan kota ketiga paling intoleran pada 2018. Itu terjadi sebelum dan sesudah Pilkada DKI.

Lima tahun telah berlalu. Toleransi di Jakarta sudah jauh membaik. Namun jangan sampai Pilkada 2024 nanti akan kembali melahirkan sikap intoleransi.

Baca Juga: Kasus Vina Cirebon, Kuasa Hukum Beberkan Kondisi Pegi Setiawan Setelah Ditetapkan Sebagai Tersangka, Ungkap Ada 4 Kertas yang Diminta Sidik Jari

Karena itu, Jakarta membutuhkan pemimpin yang mampu menjaga toleransi. dengan adanya toleransi, kehidupan sosial masyarakat Jakarta akan semakin harmonis.

Salah satu bakal calon gubernur (Cagub) Jakarta dari Partai Golkar, Ahmed Zaki Iskandar, adalah sosok pemimpin yang dinilai mampu menjaga toleransi.

Hal itu dibuktikan Zaki Iskandar saat menjabat Bupati Tangerang selama dua periode, tahun 2013 hingga 2023.

Bahkan, pria yang menjabat Ketua DPD Golkar DKI Jakarta ini, pernah menerima apresiasi dan penghargaan dari Keuskupan Agung Jakarta.

Bang Zaki Iskandar mendapat pengharaan dari Keuskupan Agung Jakarta karena dinilai sukses menjaga toleransi di Kabupaten Tangerang.

Penyerahan penghargaan kepada Zaki Iskandar dilaksanakan di Keuskupan Agung Gereja Katedral Jakarta, pada Rabu, 7 Februari 2024 lalu.

Penghargaan kepada Zaki Iskandar sebagai tokoh penjaga toleransi diberikan langsung oleh Uskup Agung Kardinal, Romo Ignatius Suharyo.

Baca Juga: SAKSIKAN! Banyuwangi Ethno Carnival 2024 Segera Digelar, Menghidupkan Kembali Warisan Budaya Desa, Berikut Rangkaian Acaranya

Dalam kesempatan tersebut, Uskup Ignatius Suharyo menyampaikan apresiasi atas kinerja Bang Zaki Iskandar dalam menjaga toleransi, ketika menjabat Bupati Tangerang dua periode.

Salah satunya adalah soal penyelenggaraan dan pembangunan tempat ibadah.

"Toleransi di Kabupaten Tangerang telah terbukti baik, dimana setiap suku, ras dan agama saling menghargai satu sama lain yang merupakan representasi dari slogan Bhineka Tunggal Ika," kata Uskup Ignatius Suharyo.

Sebagai informasi, Kabupaten Tangerang diisi oleh berbagai suku, seperti Betawi, Jawa, Sunda hingga Cina Benteng, yang menganut beragam keyakinan.

Meskipun hidup dalam perbedaan, masyarakat Kabupaten Tangerng bisa saling menjaga toleransi dalam kehidupan sosial, hidup rukun dan saling menghormati.

Baca Juga: HIBURAN GRATIS! Kotabaru Ceria Kembali Jumpa di Jogja pada Penghujung Juni 2024, Simak Rangkaian Acaranya

Kondisi sosial masyarakat Kabupaten Tangerang yang heterogen ini, hampir sama dengan masyarakat Jakarta.

Karena itu, berbekal pengalaman sebagai Bupati Tangerang dua periode, Bang Zaki Iskandar diyakini mampu memimpin Jakarta ke depan. (*)

 

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.