Bang Zaki Iskandar Sebagai Tokoh Penjaga Toleransi, Dapat Apresiasi dan Penghargaan dari Keuskupan Agung Jakarta

AKURAT JAKARTA - Jakarta merupakan miniatur Indonesia. Berbagai suku bangsa, agama dan budaya, ada di Jakarta.
Karena itu, salah satu hal penting yang menjadi sorotan di Jakarta adalah masalah toleransi.
Sayangnya, DKI Jakarta sempat jadi kota paling intoleran pada 2017 dan kota ketiga paling intoleran pada 2018. Itu terjadi sebelum dan sesudah Pilkada DKI.
Lima tahun telah berlalu. Toleransi di Jakarta sudah jauh membaik. Namun jangan sampai Pilkada 2024 nanti akan kembali melahirkan sikap intoleransi.
Karena itu, Jakarta membutuhkan pemimpin yang mampu menjaga toleransi. dengan adanya toleransi, kehidupan sosial masyarakat Jakarta akan semakin harmonis.
Salah satu bakal calon gubernur (Cagub) Jakarta dari Partai Golkar, Ahmed Zaki Iskandar, adalah sosok pemimpin yang dinilai mampu menjaga toleransi.
Hal itu dibuktikan Zaki Iskandar saat menjabat Bupati Tangerang selama dua periode, tahun 2013 hingga 2023.
Bahkan, pria yang menjabat Ketua DPD Golkar DKI Jakarta ini, pernah menerima apresiasi dan penghargaan dari Keuskupan Agung Jakarta.
Bang Zaki Iskandar mendapat pengharaan dari Keuskupan Agung Jakarta karena dinilai sukses menjaga toleransi di Kabupaten Tangerang.
Penyerahan penghargaan kepada Zaki Iskandar dilaksanakan di Keuskupan Agung Gereja Katedral Jakarta, pada Rabu, 7 Februari 2024 lalu.
Penghargaan kepada Zaki Iskandar sebagai tokoh penjaga toleransi diberikan langsung oleh Uskup Agung Kardinal, Romo Ignatius Suharyo.
Dalam kesempatan tersebut, Uskup Ignatius Suharyo menyampaikan apresiasi atas kinerja Bang Zaki Iskandar dalam menjaga toleransi, ketika menjabat Bupati Tangerang dua periode.
Salah satunya adalah soal penyelenggaraan dan pembangunan tempat ibadah.
"Toleransi di Kabupaten Tangerang telah terbukti baik, dimana setiap suku, ras dan agama saling menghargai satu sama lain yang merupakan representasi dari slogan Bhineka Tunggal Ika," kata Uskup Ignatius Suharyo.
Sebagai informasi, Kabupaten Tangerang diisi oleh berbagai suku, seperti Betawi, Jawa, Sunda hingga Cina Benteng, yang menganut beragam keyakinan.
Meskipun hidup dalam perbedaan, masyarakat Kabupaten Tangerng bisa saling menjaga toleransi dalam kehidupan sosial, hidup rukun dan saling menghormati.
Kondisi sosial masyarakat Kabupaten Tangerang yang heterogen ini, hampir sama dengan masyarakat Jakarta.
Karena itu, berbekal pengalaman sebagai Bupati Tangerang dua periode, Bang Zaki Iskandar diyakini mampu memimpin Jakarta ke depan. (*)
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkini




Terpopuler
- 1Prediksi Skor Moldova vs Kepulauan Faroe di UNL, 29 September 2026: Duel Ketat Minim Gol di Chisinau
- 2Prediksi Skor Belgia vs Prancis di UNL, 29 September 2026: Tanpa Mbappe, Les Bleus Diuji di Brussels
- 3Prediksi Skor Turki vs Italia di UNL, 29 September 2026: Duel Dua Tim yang Sama-Sama Tertekan
- 4Prediksi Skor Irlandia Utara vs Hungaria di UNL, 29 September 2026: Mampukah Tuan Rumah Lanjutkan Momentum Kemenangan?
- 5Prediksi Skor Skotlandia vs Swiss di UNL, 30 September 2026: Mampukah The Tartan Army Hentikan Nati?
- 6Prediksi Skor Swedia vs Polandia di UNL, 29 September 2026: Mampukah Tuan Rumah Lanjutkan Tren Positif?
- 7Prediksi Skor Rumania vs Bosnia-Herzegovina di UNL, 29 September 2026: Adu Kekuatan di Bucharest
- 8Prediksi Skor Burundi vs Aljazair di Kualifikasi Piala Afrika 2027, 29 September 2026: Mampukah Intamba Tahan Gempuran Fennecs?
- 9Pertama dan Satu-Satunya! Mitra Driver Gojek Terpilih dari Seluruh Indonesia Kibarkan Merah Putih
- 10Permudah Transaksi Nasabah, BPR Kerta Raharja Gemilang Luncurkan Layanan Digital MOLEC, Ini Kelebihannya!

