Jakarta

Pidato Perdana Berapi-api, Presiden Prabowo Janji Akan Ciptakan 6 Hal ini di Indonesia, Mulai Swasembada Pangan hingga Hilangkan Kemiskinan

Sastra Yudha | 20 Oktober 2024, 21:58 WIB
Pidato Perdana Berapi-api, Presiden Prabowo Janji Akan Ciptakan 6 Hal ini di Indonesia, Mulai Swasembada Pangan hingga Hilangkan Kemiskinan

AKURAT JAKARTA - Prabowo Subianto menyampaikan pidato perdananya dengan berapi-api usai dilantik menjadi Presiden Republik Indonesia periode 2024-2029 pada Minggu (20/10/2024).

Dalam pidatonya, Presiden Prabowo menyampaikan sejumlah hal yang akan dilakukan di masa pemerintahannya Bersama Wapres Gibran Rakabuming Raka.

Setidaknya ada enam poin penting yang disampaikan Presiden Prabowo, di antaranya terkait perekonomian, memberantas kemiskinan, hingga swasembada pangan dan energi.

 Baca Juga: Di Masa Pemerintahan Prabowo - Gibran, 9 Wilayah di Jawa Tengah ini Ingin Memisahkan Diri Jadi Provinsi Baru, Ibu Kotanya di Kabupaten Terluas

Berikut enam janji Presiden Prabowo yang disampaikan dalam pidato perdananya:

1. Mempertahankan UUD

Di awal pidato perdananya, Prabowo berjanji akan mempertahankan Undang-Undang Dasar RI.

Selain itu, juga menjalankan peraturan yang berlaku untuk berbakti kepada negara dan bangsa.

"Kami akan jalankan kepemimpinan dengan tulus, dengan mengutamakan kepentingan RI termasuk mereka-mereka yang tidak memilih kami. Kami akan utamakan kepentingan bangsa Indonesia, kepentingan rakyat di atas kepentingan segalanya, di atas kepentingan golongan," tegasnya.

2. Indonesia Swasembada Pangan

Prabowo juga mencanangkan Indonesia bisa mencapai swasembada pangan paling lambat dalam 4 sampai 5 tahun ke depan.

Pasalnya, swasembada pangan atau kemampuan sebuah negara dalam mengadakan sendiri kebutuhan pangan bagi masyarakat Indonesia mutlak diperlukan agar Tanah Air tidak lagi bergantung impor dari negara lain.

"Saya sudah mempelajari dengan pakar yang membantu saya. Saya yakin paling lambat empat sampai lima tahun kita mencapai swasembada pangan," tutur Prabowo.

3. Hilirisasi

Prabowo berjanji akan melanjutkan kebijakan hilirisasi yang sudah dijalankan oleh presiden Jokowi.

Menurutnya, hilirisasi memberikan daya tambah untuk komoditas unggulan di dalam negeri.

"Kita harus melakukan hilirisasi kepada semua komoditas yang kita miliki. Nilai tambah dari semua komoditas itu harus menambah kekuatan ekonomi kita sehingga rakyat kita bisa mencapai tingkat hidup yang sejahtera," paparnya.

Baca Juga: Benarkah Gibran Jadi Wapres Termuda di Dunia Sepanjang Sejarah Demokrasi Modern? Dilantik dalam Usia 37 Tahun, Ini Faktanya

4. Swasembada Energi

Prabowo juga berjanji akan menjadikan Indonesia mandiri di bidang energi. Belajar dari konflik Timur Tengah yang kerap membuat harga komoditas minyak bergejolak.

"Kalau terjadi hal yang tidak diinginkan, sulit kita mendapat sumber energi dari negara lain. Karena itu kita harus swasembada energi dan kita mampu untuk swasembada energi," kata Prabowo.

Swasembada energi akan dimulai dengan memanfaatkan sumber daya alam (SDA) yang ada di dalam negeri, caranya mencampur hasil alam dengan bahan bakar minyak (BBM).

5. Berantas Korupsi

Janji lain Prabowo Subianto saat resmi menjadi presiden, yakni memberantas korupsi.

Prabowo berjanji memberantas korupsi dengan perbaikan sistem dan penegakan hukum yang tegas, termasuk melalui digitalisasi.

"Saya sudah katakan kita harus berani menghadapi dan memberantas korupsi dengan perbaikan sistem dengan penegakan hukum yang tegas dengan digitalisasi insya Allah kita akan kurangi korupsi secara signifikan," ucap Prabowo.

6. Hilangkan Kemiskinan

Presiden Prabowo yakin bisa menghilangkan kemiskinan di Indonesia. "Kita punya kekuatan menghilangkan kemiskinan dari bumi Indonesia," tegasnua.

"Ini sasaran berat, bahkan banyak yang mengatakan ini sesuatu yang tidak mungkin," tutur Prabowo.

Baca Juga: Inna Lillahi, Pesawat SAM Air Jatuh di Tambak Berlumpur Dekat Bandara Gorontalo, 4 Orang Tewas Seketika, Begini Kronologinya

"Pemimpin yang berani dan baik akan terpanggil untuk menghadapi yang tidak mungkin dan mencari jalan agar yang tidak mungkin dapat kita atasi. Bangsa yang berani adalah bisa membikin yang tidak mungkin menjadi mungkin," pungkasnya.(*)

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.