Jakarta

Zaki Iskandar Sosok Kunci Kemenangan Prabowo di Jakarta, Bukti Kedekatan dengan Rakyat dan Strategi Mumpuni

Ainun Kusumaningrum | 19 Juli 2025, 18:59 WIB
Zaki Iskandar Sosok Kunci Kemenangan Prabowo di Jakarta, Bukti Kedekatan dengan Rakyat dan Strategi Mumpuni

AKURAT JAKARTA – Nama Ahmed Zaki Iskandar mencuat sebagai sosok kunci di balik kemenangan pasangan Prabowo Subianto-Gibran Rakabuming Raka di DKI Jakarta pada Pemilihan Umum (Pemilu) 2024.

Penunjukan Ketua DPD Partai Golkar DKI Jakarta ini sebagai Ketua Tim Kampanye Daerah (TKD) Prabowo-Gibran untuk wilayah ibu kota bukan tanpa alasan.

Zaki Iskandar membuktikan dirinya sebagai politikus merakyat dengan rekam jejak yang mumpuni, berhasil membawa kemenangan di basis yang dikenal sebagai kandang lawan.

Baca Juga: 10 Alasan Mengapa Zaki Iskandar Layak Kembali Pimpin DPD Golkar Jakarta, Peserta Musda Jangan Sampai Salah Pilih Ketua!

Kemenangan Prabowo-Gibran di Jakarta menjadi sorotan mengingat tipisnya selisih suara dan fakta bahwa Ibu Kota adalah basis kuat bagi pasangan Anies Baswedan-Muhaimin Iskandar, yang notabene adalah mantan Gubernur DKI Jakarta.

Namun, di bawah komando Zaki Iskandar, pasangan Prabowo-Gibran sukses meraih 2.692.011 suara (41,67%), mengungguli Anies-Muhaimin dengan 2.653.762 suara (41,07%).

Ini adalah pencapaian signifikan yang menunjukkan kepiawaian Zaki dalam strategi pemenangan dan kemampuannya membaca peta politik.

Baca Juga: Kantor Golkar DKI Jadi Rumah Rakyat Jakarta di Tangan Zaki Iskandar, Kok Bisa?

Karier Politik Moncer, Berawal dari Akar Rumput

Karir politik Zaki Iskandar memang tak perlu diragukan. Mengawali kiprahnya sebagai kader biasa di Partai Golkar sejak 1992, ia menunjukkan etos kerja tinggi selama lebih dari tiga dekade.

"Saya banyak belajar dari partai Golkar, partai inilah yang telah membesarkan saya," ujar Zaki pada suatu kesempatan.

Dedikasi dan kemampuannya mengantarkannya memegang jabatan strategis. Ia pernah menjabat Ketua DPD Golkar Kabupaten Tangerang dan berhasil terpilih sebagai Bupati Tangerang selama dua periode.

Baca Juga: Zaki Iskandar Siap Maju Kembali Pimpin Golkar DKI, Targetkan 15 Kursi DPRD dan 3 Kursi DPR RI

Pengalaman memimpin daerah dengan beragam permasalahan sosial kemasyarakatan ini membentuknya menjadi politikus yang dekat dengan rakyat dan memahami betul denyut nadi masyarakat bawah.

Pada periode 2020-2025, Bang Zaki dipercaya memimpin DPD Golkar DKI Jakarta, sebuah posisi yang membuktikan pengakuannya di kancah politik ibu kota.

Sosok Zaki memang dikenal merakyat dan sangat mengakar ke bawah. Selain pernah duduk di kursi legislatif DPR RI, ia juga memiliki pengalaman luas dalam pemerintahan serta mengatasi berbagai masalah sosial kemasyarakatan.

Kemampuan ini diperkuat dengan gelar doktor dari IPDN, di mana tesisnya membahas pelayanan kesehatan dan peningkatan APBD di tengah pandemi Covid-19.

"Semua dilayani dengan daring, dan ternyata kita bisa," kenangnya saat menerima gelar tersebut. Hal itu menunjukkan adaptasinya terhadap tantangan dan kemampuannya mencari solusi inovatif.

Membangun Kesejahteraan, Meraih Kemenangan

Terpilihnya Zaki untuk memimpin tim pemenangan Prabowo-Gibran di Jakarta didasari oleh rekam jejaknya dalam membangun kesejahteraan masyarakat melalui beragam program.

Kedekatannya dengan masyarakat, ditambah dengan strategi pemenangan yang matang, menjadi faktor penentu. Ia berhasil memetakan wilayah dan menggalang dukungan, terbukti dengan kemenangan Prabowo-Gibran di Jakarta Barat, Jakarta Utara, dan Kepulauan Seribu.

Sebagai "panglima pemenangan" di Jakarta, Zaki Iskandar bukan hanya sekadar pemimpin tim kampanye. Ia adalah representasi dari politikus yang memahami akar rumput, mampu mengadaptasi strategi di medan yang sulit, dan pada akhirnya, berhasil membawa kemenangan yang mengejutkan di basis lawan.

Kisah Zaki Iskandar adalah bukti nyata bahwa kedekatan dengan masyarakat dan kemampuan politik yang mumpuni adalah kunci untuk meraih kemenangan, bahkan di tengah tantangan terberat sekalipun.

Semasa menjadi Bupati Kabupaten Tangerang, banyak legacy yang ditinggalkan, di antaranya adalah stadion mini di tiap kecamatan di wilayah Tangerang, program-program yang mendasar, soal kesehatan, pendidikan, ekonomi, olahraga.

Selain itu, juga program kesejahteraan masyarakat seperti penyedian rumah, agar mengurangi mereka yang tinggal di kawasan kumuh dan miskin.

Lalu, program untuk sanitasi pesantren (sanitren) dan sanitasi sekolah (sanisek) yang menjadi program nasional. Belum lagi di bidang kesehatan.

Salah satu contohnya adalah meningkatkan fasilitas layanan yang ada di puskesmas, di antaranya menyediakan ruang UGD, rawat jalan, rawat inap serta persalinan 24 jam.

Pembangunan gedung juga dilakukan Bang Zaki, buktinya Tangerang memiliki 4 RSUD, yaitu RSUD Tangerang, RSUD Pakuhaji, RSUD Balaraja dan RSUD Tigaraksa. Di mana umumnya, hanya ada 1 RSUD di setiap wilayah.

Bang Zaki turut menjadikan Kabupaten Tangerang menjadi satu-satunya RSUD tingkat kabupaten/kota di Banten yang memiliki klinik endoskopi di RSUD Balaraja. Selain itu, akan ada layanan bedah jantung terbuka yang beroperasi di RSUD Tangerang.

Dengan sejumlah inovasi ini, Tangerang pun kini telah menjelma menjadi salah satu destinasi medical tourism dalam negeri. (*)

 

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.