Tanggapi Hasil Survei Celios, Zaki Iskandar: Penilaiannya Tidak Objektif, Kinerja Bahlil Diapresiasi Presiden!

AKURAT JAKARTA — Ketua DPD Golkar DKI Jakarta, Ahmed Zaki Iskandar, angkat bicara mengenai hasil penilaian yang dirilis oleh Center of Economic and Law Studies (Celios), yang menempatkan Ketua Umum Golkar, Bahlil Lahadalia, sebagai menteri berkinerja terburuk.
Zaki secara tegas menyatakan bahwa hasil survei atau penilaian tersebut sangat tidak objektif dan tidak mencerminkan realitas di lapangan.
Menurut Zaki, selama menjabat sebagai Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM), Bahlil Lahadalia telah menorehkan banyak terobosan besar.
Kinerja moncer ini pula yang membuatnya menjadi salah satu menteri yang sangat dipercaya oleh Presiden Prabowo Subianto.
"Menurut pendapat saya, hasil penilaian Celios ini tidak objektif. Selama menjabat menjadi Menteri ESDM, Pak Bahlil Lahadalia ini sudah banyak melakukan terobosan-terobosan," ujar Zaki Iskandar dalam keterangannya, Rabu (14/10/2026).
Deretan Keberhasilan Bahlil Lahadalia di Kementerian ESDM
Ahmed Zaki membeberkan sejumlah indikator utama yang menunjukkan keberhasilan kinerja Bahlil Lahadalia dalam memimpin sektor energi nasional, di antaranya:
Mengendalikan Ketersediaan BBM: Bahlil dinilai sukses menjaga pasokan bahan bakar minyak di seluruh wilayah Indonesia tetap aman.
Meningkatkan Lifting Minyak: Kementerian ESDM aktif mengejar target minyak Indonesia melalui berbagai inovasi dan efisiensi birokrasi.
Menahan Harga BBM Subsidi: Di tengah fluktuasi ekonomi global, harga BBM subsidi di dalam negeri berhasil dijaga agar tidak naik.
Baca Juga: Beasiswa SMA Unggul Garuda 2027 Dibuka, Siswa Berprestasi dari Keluarga Kurang Mampu Diprioritaskan
Jaminan Harga BBM Subsidi Aman hingga Desember
Lebih lanjut, Zaki menekankan bukti nyata dari kepemimpinan Bahlil adalah stabilitas harga energi yang dirasakan langsung oleh masyarakat. Sudah berbulan-bulan lamanya harga BBM subsidi tidak mengalami kenaikan.
"Ini sudah ditegaskan bahwa sampai akhir Desember BBM subsidi itu tidak akan naik. Hal ini karena ketersediaan bahan baku dan stok BBM subsidinya yang aman," kata Zaki.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini




Terpopuler
- 1Prediksi Skor Torino vs Udinese di Serie A, 13 Oktober 2026: Mampukah Granata Bangkit di Kandang?
- 2Prediksi Skor Coventry City vs Newcastle United di Premier League, 13 Oktober 2026: Mampukah The Sky Blues Menghentikan Dominasi The Magpies?
- 3Prediksi Skor RB Leipzig vs PSV Eindhoven di UCL, 14 Oktober 2026: Mampukah Die Roten Bullen Melanjutkan Pesta Gol?
- 4Prediksi Skor Levante vs Sevilla di La Liga, 13 Oktober 2026: Duel Dua Tim Terluka di Ciudad de Valencia
- 5Prediksi Skor Atalanta vs Venezia di Serie A, 12 Oktober 2026: Mampukah La Dea Mengakhiri Tren Negatif?
- 6Prediksi Skor RC Lens vs Sporting CP di UCL, 13 Oktober 2026: Rekor Kandang Les Sang et Or Diuji The Lions
- 7Prediksi Skor Sabah FK vs Slavia Praha di UCL, 13 Oktober 2026: Mampukah Rekor Kandang Tuan Rumah Menjadi Pembeda?
- 8Prediksi Skor Villarreal vs Napoli di UCL, 14 Oktober 2026: Mampukah El Submarino Amarillo Menghentikan Kebangkitan Partenopei?
- 9Pertama dan Satu-Satunya! Mitra Driver Gojek Terpilih dari Seluruh Indonesia Kibarkan Merah Putih
- 10Permudah Transaksi Nasabah, BPR Kerta Raharja Gemilang Luncurkan Layanan Digital MOLEC, Ini Kelebihannya!





