Jakarta

Wahyu Hidayat Pimpin Golkar Jakut 2025-2030, Basri Baco Harap Bawa Kontribusi Nyata untuk Masyarakat

Laode Akbar | 19 Oktober 2026, 14:46 WIB
Wahyu Hidayat Pimpin Golkar Jakut 2025-2030, Basri Baco Harap Bawa Kontribusi Nyata untuk Masyarakat
Sekretaris DPD Golkar DKI Jakarta, Basri Baco, saat menghadiri Musda XI DPD Golkar Jakarta Utara.

AKURAT JAKARTA – Sekretaris DPD Partai Golkar DKI Jakarta, Basri Baco, menyampaikan ucapan selamat kepada Wahyu Hidayat yang terpilih sebagai Ketua DPD Partai Golkar Jakarta Utara periode 2025-2030.

Wahyu Hidayat terpilih dalam Musyawarah Daerah (Musda) XI DPD Partai Golkar Jakarta Utara yang digelar di Kantor DPD Golkar Jakarta Utara, Sabtu (17/10/2026).

"Selamat dan sukses atas terpilihnya Wahyu Hidayat sebagai Ketua DPD Partai Golkar Jakarta Utara Masa Bakti 2025-2030," ujar Baco dalam keterangannya, Minggu (18/10/2026).

Baca Juga: Wahyu Hidayat Terpilih Jadi Ketua DPD Golkar Jakarta Utara 2025-2030, Bidik Pertahankan Dapil 2 dan Rebut Dapil 3

Baco berharap Wahyu dapat menjalankan amanah organisasi dengan baik serta diberikan kelancaran dalam memimpin Partai Golkar Jakarta Utara.

Tak hanya itu, ia berharap Wahyu dapat membawa partai semakin solid, berkembang, dan memberikan kontribusi nyata bagi masyarakat.

"Semoga amanah dalam mengemban tugas, senantiasa diberikan kelancaran dalam memimpin, serta mampu membawa Partai Golkar Jakarta Utara semakin solid, maju, dan berkontribusi nyata bagi masyarakat," tutur Wakil Ketua DPRD DKI Jakarta itu.

Sementara itu, Ketua DPD Golkar Jakarta Utara terpilih, Wahyu Hidayat, menegaskan komitmennya untuk membesarkan partai melalui penguatan konsolidasi organisasi hingga tingkat kecamatan dan kelurahan.

Ia menekankan pentingnya dukungan dan kerja sama seluruh kader untuk menjalankan amanah organisasi, termasuk mencapai target politik Golkar Jakarta Utara pada pemilu mendatang.

"Ini adalah kemenangan kita bersama. Tugas kita ke depan adalah bagaimana membesarkan Partai Golkar di Jakarta Utara sesuai amanah yang disampaikan oleh DPD Partai Golkar DKI Jakarta, yaitu mempertahankan suara di Dapil 2 dan merebut kursi di Dapil 3. Insyaallah kita bisa selagi loyalitas dan kebersamaan itu ada," ujar Wahyu.

Untuk mewujudkan target tersebut, Wahyu menyebut penguatan organisasi harus dilakukan secara kolektif, mulai dari pengurus DPD, pimpinan kecamatan (PK), pimpinan kelurahan (PL), hingga organisasi masyarakat pendiri dan yang didirikan Partai Golkar.

Ia juga mengakui perlunya dukungan seluruh kader dalam menjalankan kepemimpinannya di Jakarta Utara.

"Saya sadar mungkin baru di Jakarta Utara, tetapi insyaallah saya punya semangat dan kesungguhan untuk membangun Partai Golkar di sini. Saya tidak bisa bekerja sendiri, saya butuh bantuan seluruh elemen Golkar," tegasnya.

Sebagai langkah awal, Golkar Jakarta Utara akan menggelar konsolidasi berjenjang melalui Musyawarah Kecamatan (Muscam), Musyawarah Kelurahan (Muskel), serta revitalisasi kepengurusan.

Wahyu turut menyoroti pentingnya keterlibatan generasi muda dalam kepengurusan partai.

Menurutnya, proporsi pemilih muda yang mencapai sekitar 60 persen menjadi salah satu pertimbangan untuk membuka ruang lebih luas bagi anak muda di lingkungan Golkar Jakarta Utara.

"Di era digital saat ini, kita perlu membuka ruang bagi anak-anak muda untuk berada di tengah-tengah Partai Golkar Jakarta Utara. Dengan revitalisasi dan semangat kebersamaan ini, saya yakin target yang dicanangkan bisa kita raih," pungkas Wahyu.

Selain pembenahan struktur organisasi, Wahyu berencana membenahi fasilitas penunjang kegiatan partai, termasuk gedung sekretariat.

Pertemuan rutin antar-pengurus juga akan dijadwalkan untuk menjaga komunikasi dan memperkuat kebersamaan. (*)

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

L
Reporter
Laode Akbar
Y