Jakarta

Terkait Pilgub DKI 2024, Golkar Jakarta Konsisten Dukung Bang Zaki, Bukan Ridwan Kamil

Fadhil Dhuha Rizqullah | 13 September 2023, 22:10 WIB
Terkait Pilgub DKI 2024, Golkar Jakarta Konsisten Dukung Bang Zaki, Bukan Ridwan Kamil

AKURAT.CO - Wakil Ketua DPD Golkar DKI Jakarta, Ashraf Ali, menegaskan bahwa hingga saat ini partainya tetap konsisten mendukung Ketua DPD Golkar DKI Jakarta, Ahmed Zaki Iskandar, untuk maju dalam Pilgub DKI akhir tahun 2024 mendatang.

Ashraf Ali mengatakan, sikap tersebut merupakan keputusan DPP Golkar yang diketahui dan dibagikan ke kader Golkar DKI.

"Yang kita ketahui adalah ketua Golkar DKI yang jadi calon Gubernur DKI," katanya saat dikonfirmasi, Rabu (13/9/2023).

Ashraf menegaskan, sebagai pengurus DPD Golkar DKI, dirinya berpegang teguh pada apa yang pernah disampaikan oleh DPP.

Baca Juga: 8 Tanda-tanda Seseorang Butuh Healing, Generasi Z Harus Tahu

"Kalau kita, kader Golkar DKI, tetap konsisten mendukung Bang Zaki untuk Pilgub DKI," tegasnya.

Adapun terkait isu-isu politik yang terus berkembang, Ashraf mengatakan, Golkar DKI Jakarta sangat menghargai setiap wacana.

Namun selagi belum ada keputusan yang baru dari DPP, maka akan tetap mendukung Bang Zaki dalam kontestasi pemilihan Gubernur DKI Jakarta.

Sebelumnya, Wakil Ketua Umum DPP Partai Golkar, Ahmad Doli Kurnia, mengungkapkan bahwa Golkar mendorong Ridwan Kamil untuk menjadi calon gubernur, baik untuk DKI Jakarta ataupun Jawa Barat.

Baca Juga: Astaga! Penyelenggara Pesta Seks di Semanggi Punya 100 Member

“Untuk figur Ridwan Kamil, sebenarnya kita juga sudah planning. Kita sudah putuskan, nanti akan kita dorong untuk jadi calon gubernur, baik itu di Jabar ataupun di DKI Jakarta,” ungkap Ahmad Doli, Selasa (12/9/2023).

Hal tersebut Doli Kurnia sampaikan, menanggapi kabar menguatnya nama Ridwan Kamil menjadi bakal Cawapres Ganjar Pranowo. (*)

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.