Kurangi Subsidi LPG, Pemerintah Mulai Distribusikan CNG di Pulau Jawa Tahun Ini

AKURAT JAKARTA – Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) resmi menargetkan penggunaan Compressed Natural Gas (CNG) sebagai alternatif pengganti Liquefied Petroleum Gas (LPG) untuk mulai dikonsumsi masyarakat tahun ini.
Langkah strategis tersebut diambil untuk menekan beban subsidi LPG yang terus membengkak setiap tahunnya.
Pada fase awal, distribusi CNG akan difokuskan di kota-kota besar di Pulau Jawa. Wilayah ini dipilih karena memiliki kebutuhan energi yang tinggi serta kesiapan infrastruktur pendukung yang lebih matang.
Baca Juga: Sampai Kapan Hujan Lebat Landa Jakarta, Berikut Penjelasan dari BMKG
Direktur Jenderal Minyak dan Gas Bumi Kementerian ESDM, Laode Sulaeman, menegaskan bahwa pemerintah tengah mematangkan pola distribusi agar transisi energi ini berjalan efektif.
“Ditargetkan tahun ini CNG sudah bisa dikonsumsi masyarakat. Kita akan mulai bertahap di kota-kota besar di Jawa. Intinya, ke depan kita akan mereduksi penggunaan LPG dan menggantikannya dengan CNG,” kata Laode dalam keterangan pers, Rabu (6/5/2026).
Penggunaan CNG diproyeksikan mampu menghemat biaya subsidi energi nasional hingga 30%. Efisiensi ini dimungkinkan karena sumber gas berasal dari lapangan migas domestik, sehingga Indonesia dapat mengurangi ketergantungan pada impor LPG yang selama ini menguras devisa negara.
Selain faktor ekonomi, pemerintah juga memperkenalkan inovasi teknologi untuk menjamin keamanan konsumen. Tabung gas untuk CNG nantinya akan menggunakan Tipe 4 berbahan komposit fiber.
Teknologi ini diklaim jauh lebih ringan dibandingkan tabung baja konvensional, namun memiliki daya tahan yang lebih kuat terhadap tekanan tinggi.
Mendukung kebijakan tersebut, PT Gagas Energi Indonesia menyatakan kesiapannya dalam mengoptimalkan infrastruktur pengisian gas di lapangan.
Direktur Operasi dan Komersial PT Gagas Energi Indonesia, Maisalina, menyebut pihaknya terus bersinergi dengan pemerintah untuk memastikan pasokan CNG terjaga.
“Secara infrastruktur, pada prinsipnya kami siap mendukung penuh arah kebijakan pemerintah dalam pengembangan penggunaan CNG di masyarakat,” tegas Maisalina.
Program konversi ini diharapkan menjadi solusi jangka panjang dalam mewujudkan kemandirian energi nasional sekaligus memberikan pilihan energi yang lebih bersih dan ekonomis bagi masyarakat luas.(*)
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkini



Terpopuler
- 1Prediksi Skor Aston Villa vs Brentford di Premier League, 10 Oktober 2026: Rekor Tak Terkalahkan The Bees Diuji Unai Emery
- 2Prediksi Skor Sunderland vs Brighton di Premier League, 10 Oktober 2026: Akankah Peforma Apik The Seagulls Tambah Derita Tuan Rumah?
- 3Prediksi Skor Hoffenheim vs Hamburger SV di Bundesliga, 10 Oktober 2026: Misi Kebangkitan Dua Tim yang Terluka
- 4Prediksi Skor Ipswich Town vs Fulham di Premier League, Sabtu 10 Oktober 2026: Mampukah The Tractor Boys Memutus Rekor Buruk?
- 5Prediksi Skor Mainz 05 vs Bayer Leverkusen di Bundesliga, 10 Oktober 2026: Duel Sengit di Mewa Arena
- 6Prediksi Skor Rayo Vallecano vs Athletic Bilbao di La Liga, 10 Oktober 2026: Mampukah Tuan Rumah Akhiri Rekor Buruk?
- 7Prediksi Skor Genoa vs Fiorentina di Serie A, 10 Oktober 2026: Mampukah Rossoblu Mengakhiri Tren Buruk di Kandang?
- 8Prediksi Skor Augsburg vs Bayern Munich di Bundesliga, 10 Oktober 2026: Akankah Tuan Rumah kembali Kejutkan Die Roten?
- 9Pertama dan Satu-Satunya! Mitra Driver Gojek Terpilih dari Seluruh Indonesia Kibarkan Merah Putih
- 10Permudah Transaksi Nasabah, BPR Kerta Raharja Gemilang Luncurkan Layanan Digital MOLEC, Ini Kelebihannya!


