Jakarta

Siap-siap Pengguna HP Jadul Bakal Diblokir WhatsApp, Ada Peringatan Ini

Yusuf Doank | 21 Oktober 2026, 14:03 WIB
Siap-siap Pengguna HP Jadul Bakal Diblokir WhatsApp, Ada Peringatan Ini
Ilustrasi WhatsApp

AKURAT JAKARTA – Pengguna telepon seluler (smartphone) sistem operasi lama kini tidak lagi bisa mengakses aplikasi pesan instan WhatsApp secara bebas.

WhatsApp resmi meluncurkan fitur baru yang akan memblokir akses login bagi pengguna HP jadul jika mengabaikan peringatan pembaruan (update) sistem operasi (OS).

Melansir laporan WABetaInfo, pengguna yang masih menggunakan OS versi lama akan menerima notifikasi khusus saat mencoba masuk ke aplikasi.

Baca Juga: Bukan WhatsApp Lagi, Gen Z Mulai Beralih ke Aplikasi Chat Nyleneh yang Bisa 'Hilangkan' Pesan

Peringatan tersebut mewajibkan pengguna memperbarui OS ke versi terbaru yang didukung agar bisa kembali menggunakan layanan WhatsApp.

Langkah ini dilakukan untuk meningkatkan keamanan akun dan data pengguna. Sistem operasi yang sudah tidak mendapatkan dukungan pembaruan berkala dinilai rentan terhadap celah keamanan yang dapat dimanfaatkan peretas (hacker).

Melalui celah tersebut, peretas dapat menyisipkan program jahat (malware) untuk mencuri data pribadi.

Tanpa pembaruan OS, bukan hanya WhatsApp yang terancam, melainkan seluruh aplikasi yang tersimpan di dalam ponsel tersebut.

Cara Memperbarui OS Ponsel

Bagi pengguna yang menerima peringatan pembaruan dari WhatsApp, berikut langkah-langkah untuk memperbarui sistem operasi pada ponsel:

Buka menu Settings (Pengaturan) pada ponsel.

Pilih menu General (Umum), lalu masuk ke Software Update (Pembaruan Perangkat Lunak).

Unduh dan install pembaruan sistem operasi yang tersedia.

Setelah proses selesai, buka kembali aplikasi WhatsApp dan lakukan proses login.

Pengguna juga dapat mengecek versi sistem operasi yang sedang digunakan saat ini melalui menu Settings > General > About.(*)

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Y
Reporter
Yusuf Doank
Y