Jakarta

Night at Ragunan Zoo Sediakan Trek Olahraga Sepanjang 1,8 Kilometer, Suguhkan Atmosfer Hutan Kota yang Magis

Zainal Abidin | 13 Oktober 2025, 21:39 WIB
Night at Ragunan Zoo Sediakan Trek Olahraga Sepanjang 1,8 Kilometer, Suguhkan Atmosfer Hutan Kota yang Magis

AKURAT JAKARTA - "Night at Ragunan Zoo" kini menjadi sorotan baru di Jakarta.

Program malam yang digelar Taman Margasatwa Ragunan mulai 11 Oktober 2025 ini menghadirkan pengalaman berbeda bagi kamu yang ingin menikmati suasana kebun binatang setelah matahari terbenam.

Dengan suasana alam yang menenangkan dan udara malam yang sejuk, kamu bisa berolahraga sekaligus belajar mengenal perilaku satwa nokturnal. 

Baca Juga: Gratis! Festival Danau Poso 2025 Digelar 24-26 Oktober, Hadirkan Seni Budaya hingga Olahraga Massal, Simak Rangkaian Kegiatannya!

Program "Night at Ragunan Zoo" menghadirkan trek olahraga sepanjang 1,8 kilometer yang membentang di tengah rindangnya pepohonan Ragunan.

Selama berjalan, kamu akan merasakan atmosfer hutan kota yang magis, lengkap dengan suara alam yang menenangkan.

Kegiatan ini berlangsung setiap Sabtu malam pukul 18.00 hingga 22.00 WIB, memberi kesempatan bagi masyarakat untuk berinteraksi dengan lingkungan alami tanpa harus bepergian jauh dari pusat kota.

Baca Juga: Nggak Hanya Fatahillah, Jakarta Punya 4 Museum yang Underrated

Selain berolahraga, kamu juga bisa mengikuti tur edukatif bersama pemandu dan zookeeper yang akan berbagi informasi menarik tentang perilaku hewan malam seperti burung hantu, kukang, dan kelelawar.

Tiket masuknya pun sangat terjangkau — Rp4.000 untuk dewasa dan Rp3.000 untuk anak-anak.

Bagi kamu yang ingin berkeliling dengan lebih nyaman, tersedia Shuttle Buggy Car seharga Rp250 ribu per jam.

Baca Juga: Tak Banyak yang Tahu, 11 Tempat Wisata Ini Gratis untuk Lansia dan Disabilitas

Kepala Dinas Pertamanan dan Hutan Kota DKI Jakarta, M. Fajar Sauri, menjelaskan, “Ini menjadi bagian dari upaya menghadirkan ruang publik yang lebih inklusif.

Masyarakat kini dapat menikmati suasana hutan kota di malam hari sambil mengenal perilaku satwa, khususnya satwa nokturnal.”

Kepala UPTMR, Endah Rumiyati, memastikan kegiatan ini aman untuk satwa dan pengunjung.

Baca Juga: Mulai 13 Oktober, Gunung Gede Pangrango Tutup Jalur Demi Siapkan Era Pendakian Bebas Sampah

Berbagai kajian ekologi, pengaturan cahaya, hingga simulasi kunjungan telah dilakukan.

Sementara itu, Satriadi Gunawan selaku Kepala Satpol PP DKI Jakarta menegaskan, “Petugas akan melakukan pengawasan dengan pendekatan yang humanis dan terukur agar kegiatan berlangsung aman dan menyenangkan.”

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta juga berencana melakukan evaluasi rutin terhadap program ini untuk memastikan kesiapan fasilitas dan respon pengunjung.

Baca Juga: Bedog Arts Fest 2025: Hiburan Gratis Tiga Hari Akhir Pekan Ini di Sleman, Ada Pameran, Pertunjukan Seni hingga Pemutaran Film, Cek Lokasinya!

Jika berhasil, bukan tidak mungkin Ragunan akan menambah jadwal malam sebagai daya tarik wisata edukatif yang berkelanjutan di Jakarta. (*) 

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.