Jakarta

Meningkatkan Keamanan Pendakian, Gunung Merbabu Terapkan Sistem Gelang RFID

Zainal Abidin | 11 Juni 2025, 11:25 WIB
Meningkatkan Keamanan Pendakian, Gunung Merbabu Terapkan Sistem Gelang RFID

AKURAT JAKARTA - Upaya peningkatan keamanan bagi para pendaki terus dilakukan oleh pengelola kawasan wisata Gunung Merbabu.

Melalui laman resmi media sosialnya pada 8 Juni 2025, pengelola kawasan wisata Gunung Merbabu mengumumkan bahwa pihaknya sudah menerapkan penggunaan gelang RFID (Radio Frequency Identification).

Gelang RFID sendiri digunakan sebagai alat pemantau keberadaan pendaki selama melakukan aktivitas pendakian.

Baca Juga: Ayo Rayakan HUT Jakarta ke-498 dengan Wisata Gratis ke Ancol!

Langkah ini dinilai sebagai solusi preventif dalam mencegah terjadinya kasus pendaki hilang atau tersesat di jalur pendakian.

Di kalangan pendaki gunung di Indonesia, gunung Merbabu menjadi salah satu destinasi favorit untuk dijelajahi.

Sabana luas yang indah di kawasan gunung Merbabu seolah telah menjadi ikon tempat ini.

Baca Juga: Taman Paling Romantis di Jantung Jakarta: Menelusuri Keindahan Taman Suropati

Tidak hanya itu, panorama puncaknya yang mengagumkan selalu menjadi daya tarik utama bagi para pendaki.

Namun, tingginya minat pendaki juga berbanding lurus dengan risiko terjadinya insiden, seperti tersesat atau kehilangan jejak.

Beberapa kasus pendaki hilang yang sempat terjadi di masa lalu menjadi latar belakang lahirnya inovasi ini.

Baca Juga: Nikmati Wisata Gratis Taman-Taman Kota di Jakarta, Cocok Buat Healing!

Penerapan sistem gelang RFID berlaku di jalur resmi pendakian, seperti Jalur Selo di Boyolali dan Jalur Thekelan di Kopeng.

Setiap pendaki yang hendak melakukan pendakian diwajibkan untuk mendaftar secara resmi, baik melalui sistem online maupun langsung di pos pendakian.

Setelah proses administrasi selesai, salah satu orang dari kelompok pendaki akan mendapatkan gelang RFID.

Baca Juga: Kampung Jepang sampai Pemandangan Gunung, Ini Spot Wisata Sentul Dekat Jalur Transjakarta yang Bisa Kamu Kunjungi

Gelang ini kemudian dapat dipindai di setiap pos pendakian sebagai proses pemantauan.

Selain itu, data yang terekam memudahkan proses pencarian apabila terjadi keadaan darurat atau laporan pendaki yang belum kembali.

Selain untuk aspek keamanan, sistem RFID juga mendukung pengelolaan kawasan konservasi.

Baca Juga: Hotel atau Homestay? Simak Tips Ini Agar Kamu Tak Salah Pilih Akomodasi Liburan!

Pembatasan jumlah pendaki per hari dapat diterapkan dengan lebih tertib, sehingga kelestarian alam Gunung Merbabu tetap terjaga.

Langkah ini sejalan dengan prinsip ekowisata yang mengutamakan kelestarian lingkungan serta keselamatan pengunjung.

Dengan penerapan teknologi RFID, diharapkan aktivitas pendakian di Gunung Merbabu menjadi lebih aman, tertib, dan nyaman.

Baca Juga: Menikmati Pagelaran Wayang Kulit di Museum Wayang Jakarta di Akhir Pekan 8 Juni 2025

Inovasi ini juga menjadi contoh bagi pengelolaan gunung-gunung lain di Indonesia agar mampu menghadirkan wisata alam yang aman tanpa mengabaikan aspek konservasi.(*)

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.