Jangan Ke Hawaii Dulu! G-Land Banyuwangi Punya Ombak Kelas Dunia yang Manjakan Peselancar

AKURAT JAKARTA - Pantai Plengkung di Banyuwangi memang masih tersembunyi, namun pesonanya bagi pencinta ombak tak bisa kamu anggap remeh.
Lokasi Pantai Plengkung yang berada di Taman Nasional Alas Purwo dan menghadap langsung ke Samudera Hindia menjadikan pantai ini sebagai spot surfing kelas dunia.
Keberadaan ombak besar di Pantai Plengkung menarik perhatian para peselancar dari seluruh dunia, menjadikan tempat ini layak disebut sebagai surga tersembunyi di ujung timur Pulau Jawa.
Baca Juga: Festival Sangiang Api 2025: Wisata Bahari dan Budaya Bima yang Siap Buat Dunia Terpesona
Tidak hanya keindahan ombaknya yang luar biasa, kamu juga bisa merasakan petualangan seru menuju lokasi ini, baik lewat darat maupun laut.
Pantai Plengkung, yang juga akrab disebut G-Land, memiliki keunikan tersendiri.
Julukan “G-Land” mengacu pada bentuk pantainya yang melengkung menyerupai huruf G, serta lokasi yang berada di kawasan hijau, green forest Alas Purwo.
Baca Juga: 5 Fakta Menarik Festival Sangiang Api 2025: Jejak Sejarah, Alam, dan Budaya
Nama ini juga menandakan ombaknya yang great, atau besar dan menantang, sempurna untuk aksi selancar kelas dunia.
Keunggulan utama Pantai Plengkung terletak pada kualitas ombaknya.
Pantai ini masuk dalam daftar The Seven Giant Waves Wonder dunia, sejajar dengan Hawaii.
Baca Juga: Bukan Sekadar Wisata, Ini Sejarah Unik Rumah Si Pitung yang Perlu Kamu Tahu
Dengan ketinggian ombak mencapai 8 meter, kamu bisa merasakan sensasi tube riding yang hanya bisa dilakukan di sini, Hawaii, dan Afrika Selatan.
Menariknya, ombak di pantai ini menggulung tujuh kali dalam satu waktu—fenomena yang sangat langka.
Ada tiga tipe ombak yang bisa kamu pilih sesuai kemampuanmu: Many Track Waves (3–4 meter), cocok untuk pemula; Speedis Waves (5–6 meter), untuk tingkat menengah; dan Kong Waves (6–8 meter), bagi kamu yang ingin tantangan ekstrem.
Baca Juga: Tips Anti Gagal Me Time, Begini Tips Healing Sendirian yang Efektif
Tak heran jika Pantai Plengkung rutin dijadikan lokasi kejuaraan dunia seperti World Surfing League (WSL) Championship Tour dan G-Land International Team Challenge.
Untuk mencapainya, kamu bisa memilih jalur darat dari Banyuwangi ke Pos Pancur dan melanjutkan perjalanan sejauh 9 km dengan jalan kaki atau menyewa kendaraan khusus dari pengelola taman nasional.
Alternatifnya, kamu juga bisa menempuh jalur laut dari Pantai Grajagan atau langsung dari Bali menggunakan speedboat.
Baca Juga: Menyusuri Warisan Budaya Betawi di Setu Babakan: Wisata Edukatif dan Asri di Tengah Jakarta
Perjalananmu akan sebanding dengan pengalaman luar biasa yang menantimu di Pantai Plengkung. (*)
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkini


Terpopuler
- 1Prediksi Skor Kosovo vs Irlandia di UNL, 25 September 2026: Duel Perdana yang Sulit Diprediksi
- 2Prediksi Skor Georgia vs Irlandia Utara di UNL, 25 September 2026: Dapatkah Khvicha Kvaratskhelia Menjadi Pembeda?
- 3Prediksi Skor Armenia vs Latvia di UNL, 25 September 2026: Mampukah Tuan Rumah Akhiri Tren Tanpa Kemenangan?
- 4Prediksi Skor Kepulauan Faroe vs Kazakhstan di UNL, 26 September 2026: Tuan Rumah Punya Modal Kandang Kuat
- 5Prediksi Skor Montenegro vs Siprus di UNL, 26 September 2026: Mampukah The Brave Falcons Lanjutkan Tren Positif?
- 6Prediksi Skor Islandia vs Estonia di UNL, 26 September 2026: Tuan Rumah Incar Awal Positif
- 7Prediksi Skor Andorra vs Malta di UNL, 24 September 2026: Mampukah Tim Tamu Pertahankan Rekor Tak Terkalahkan?
- 8Prediksi Skor Polandia vs Bosnia-Herzegovina di UNL, 26 September 2026: Mampukah Tuan Rumah Bangkit?
- 9Pertama dan Satu-Satunya! Mitra Driver Gojek Terpilih dari Seluruh Indonesia Kibarkan Merah Putih
- 10Permudah Transaksi Nasabah, BPR Kerta Raharja Gemilang Luncurkan Layanan Digital MOLEC, Ini Kelebihannya!



