Jakarta

Gunung Anak Dara, Pendakian dengan Jalur Menantang dan Panorama Rinjani yang Memikat

Zainal Abidin | 23 Januari 2026, 22:00 WIB
Gunung Anak Dara, Pendakian dengan Jalur Menantang dan Panorama Rinjani yang Memikat

AKURAT JAKARTA - Gunung Anak Dara atau Bukit Anak Dara berada di Desa Sembalun Lawang, Lombok, Nusa Tenggara Barat, dengan ketinggian 1.923 mdpl.

Meski tidak terlalu tinggi, jalur pendakiannya dikenal menantang dan kerap menguji stamina serta mental para pendaki pemula.

Dari area parkir di jalan desa, pendaki berjalan singkat menuju gerbang untuk registrasi dan pembayaran tiket masuk resmi.

Baca Juga: Pantai Pudak Blitar, Surga Pasir Putih yang Viral Dengan Suasana Sepi Bak Pantai Pribadi

Jalur pendakian langsung menanjak sejak awal, didominasi tanah padat, akar pohon, serta vegetasi rimbun yang cukup meneduhkan.

Karakter jalurnya sering dibandingkan dengan jalur Senaru menuju Plawangan Senaru atau Gunung Putri ke Gede di Jawa Barat.

Waktu tempuh menuju Pos 1 sekitar 50 menit dengan langkah santai dan jeda istirahat singkat untuk mengatur napas.

Baca Juga: Pulau Sjahrir Banda Neira, Pesona Wisata Sunyi Penuh Sejarah dan Alam Tropis

Selepas Pos 1, jalur berubah menjadi lebih terbuka, panas, dan terus menanjak tanpa bonus lintasan datar.

Beberapa bagian jalur sangat sempit, berbatu, dan berbatasan langsung dengan jurang yang cukup dalam dan mengintimidasi.

Di tanjakan ekstrem dengan kemiringan tajam, pengelola telah memasang tali sebagai alat bantu keselamatan pendaki.

Baca Juga: Pantai Tanjung Gundul Banggai, Pesona Sunyi Sulawesi yang Eksotik

Di tengah rasa lelah, pemandangan Gunung Rinjani terlihat megah di sisi kanan jalur pendakian.

Ke arah bawah, terbentang petak sawah berwarna-warni dan siluet Bukit Pergasingan yang ikonik.

Pos 2 menjadi titik favorit karena menyajikan panorama luas dan menjadi lokasi foto viral Tanjakan Cinta.

Baca Juga: Kelas! Pariwisata Indonesia Raih Puluhan Penghargaan Internasional Bergengsi

Gerbang kayu bertuliskan Tanjakan Cinta dengan latar punggungan sempit menjadi ikon Gunung Anak Dara.

Area Pos 2 cukup lapang namun tanpa pepohonan, sehingga pendaki disarankan tidak berlama-lama saat cuaca terik.

Dari sini terlihat jelas Rinjani, Bukit Bao Ritip, Pergasingan, serta lembah persawahan Desa Sembalun.

Baca Juga: Pantai Oetune, Pesona Gurun Laut di Timur Nusantara

Gunung Anak Dara termasuk dalam daftar Sembalun 7 Summit dan menempati posisi puncak tertinggi kelima.

Warga setempat meyakini bukit ini dijaga dua dara cantik, sehingga nama Gunung Anak Dara melekat hingga kini.

Baca Juga: Keraton Surakarta Hadiningrat, Pesona Wisata Budaya Kota Solo

Gunung ini juga dikenal sebagai lokasi ideal menikmati matahari terbit, terbenam, hingga langit malam penuh bintang.

Pesona alam dan cerita lokal menjadikan Gunung Anak Dara destinasi pendakian singkat yang berkesan di Lombok. (*)

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.