Empat Keraton dalam Satu Kota, Inilah Keunikan Cirebon

AKURAT JAKARTA - Cirebon dikenal sebagai kota pesisir yang kaya sejarah, budaya, dan warisan Islam, salah satunya tercermin dari keberadaan empat keraton yang masih berdiri hingga kini.
Keempat keraton di Cirebon bukan hanya simbol kekuasaan masa lalu, tetapi juga ruang hidup tradisi yang dapat dinikmati wisatawan secara edukatif.
Berikut adalah empat keraton di Cirebon yang menyimpan kisah panjang sejarah Nusantara dan patut menjadi tujuan wisata budaya Anda.
Baca Juga: Ngarai Sianok, Lanskap Alam Ikonik Sumatra Barat yang Diabadikan di Uang Rp2.000
1. Keraton Kasepuhan
Keraton Kasepuhan merupakan keraton tertua di Cirebon yang menjadi pusat pemerintahan Kesultanan Cirebon pada masa awal berdirinya.
Bangunan keraton ini menampilkan perpaduan arsitektur Jawa, Islam, Tiongkok, dan Eropa yang terlihat jelas pada dinding, gapura, dan ornamen.
Baca Juga: Agenda Akhir Pekan di Jakarta: Festival Musik, Bazar Menarik, dan Pameran Seni untuk Keluarga
Pengunjung dapat melihat museum pusaka, kereta kencana Singa Barong, serta mengikuti agenda adat yang rutin digelar untuk umum.
2. Keraton Kanoman
Keraton Kanoman berdiri sebagai hasil pecahan Kesultanan Cirebon dan hingga kini masih dihuni oleh keturunan Sultan Kanoman.
Baca Juga: Pulau Peucang, Bumi Premium Eksotis yang Dekat dari Jakarta
Suasana keraton terasa lebih sederhana namun tetap kuat dengan nuansa spiritual dan tradisi yang dijaga turun-temurun.
Wisatawan dapat menyaksikan benda pusaka, halaman keraton, serta mengenal tradisi Grebeg Syawal yang terkenal di Cirebon.
3. Keraton Kacirebonan
Baca Juga: 7 Destinasi Wisata Indoor di Jakarta yang Aman Dikunjungi Saat Musim Hujan
Keraton Kacirebonan merupakan keraton termuda yang berdiri pada abad ke-19 sebagai bagian dari dinamika politik Kesultanan Cirebon.
Keraton ini aktif menggelar pertunjukan seni, pameran batik Cirebon, dan kegiatan edukasi sejarah bagi pelajar maupun wisatawan.
Lingkungannya yang relatif tenang membuat keraton ini cocok untuk wisata keluarga yang ingin belajar sejarah dengan suasana santai.
Baca Juga: Viral dan Jadi Buruan Wisatawan, Ternyata Planet Bromo Menyimpan Risiko Tersembunyi
4. Keraton Kaprabonan
Keraton Kaprabonan memiliki fungsi utama sebagai pusat spiritual dan kegiatan keagamaan keluarga keraton Cirebon.
Keraton ini tidak dibuka untuk wisata umum, namun keberadaannya melengkapi narasi sejarah dan struktur Kesultanan Cirebon.
Baca Juga: Jagat Satwa Nusantara TMII, Pilihan Wisata Keluarga Seru, Nyaman, dan Edukatif
Meski tidak dapat dikunjungi, Kaprabonan tetap menjadi bagian penting dalam identitas budaya Cirebon hingga hari ini.
Menjelajahi keraton-keraton di Cirebon memberikan pengalaman wisata yang berbeda karena sejarah, budaya, dan kehidupan adat masih berjalan. (*)
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkini

Terpopuler
- 1Prediksi Skor Kosovo vs Irlandia di UNL, 25 September 2026: Duel Perdana yang Sulit Diprediksi
- 2Prediksi Skor Georgia vs Irlandia Utara di UNL, 25 September 2026: Dapatkah Khvicha Kvaratskhelia Menjadi Pembeda?
- 3Prediksi Skor Armenia vs Latvia di UNL, 25 September 2026: Mampukah Tuan Rumah Akhiri Tren Tanpa Kemenangan?
- 4Prediksi Skor Montenegro vs Siprus di UNL, 26 September 2026: Mampukah The Brave Falcons Lanjutkan Tren Positif?
- 5Prediksi Skor Andorra vs Malta di UNL, 24 September 2026: Mampukah Tim Tamu Pertahankan Rekor Tak Terkalahkan?
- 6Prediksi Skor Polandia vs Bosnia-Herzegovina di UNL, 26 September 2026: Mampukah Tuan Rumah Bangkit?
- 7Prediksi Skor Austria vs Israel di UNL, 25 September 2026: Tuan Rumah Bidik Awal dengan Kemenangan
- 8Prediksi Skor Hungaria vs Ukraina di UNL, 26 September 2026: Duel Ketat di Budapest
- 9Pertama dan Satu-Satunya! Mitra Driver Gojek Terpilih dari Seluruh Indonesia Kibarkan Merah Putih
- 10Permudah Transaksi Nasabah, BPR Kerta Raharja Gemilang Luncurkan Layanan Digital MOLEC, Ini Kelebihannya!




