Anjungan DKI Jakarta TMII: Destinasi Wisata Budaya Betawi dalam Satu Langkah

AKURAT JAKARTA - Anjungan DKI Jakarta di TMII menjadi destinasi wisata edukasi yang merangkum sejarah, budaya, dan identitas Betawi dalam satu kawasan.
Begitu memasuki area anjungan, pengunjung langsung disambut nuansa Jakarta tempo dulu yang terasa lewat arsitektur, ornamen, dan tata ruangnya.
Bangunan utama anjungan berdiri kokoh dengan sentuhan khas Betawi, lengkap dengan ornamen cawan Monas yang sarat makna simbolis.
Baca Juga: Lollipop Fest Vol. 01, Piknik Musik Estetik di De Tjolomadoe Jawa Tengah
Di lantai satu, pengunjung diajak mengenal budaya Betawi melalui pakaian adat, koleksi seni, serta peta museum yang tersebar di Jakarta.
Kereta kencana yang dipamerkan di area ini menjadi saksi perjalanan sejarah ibu kota dari masa kolonial hingga perkembangan modern.
Beragam busana adat Betawi seperti sadariah, kebaya encim, hingga busana pengantin care haji dan China menambah kekayaan visual edukatif.
Baca Juga: De Tjolomadoe, Napak Tilas Pabrik Gula Bersejarah yang Berubah Jadi Ikon Wisata Modern
Peta Batavia tahun 1733 dan foto Jakarta Tempo Doeloe menghadirkan gambaran nyata perubahan kota dari pelabuhan kecil hingga metropolitan.
Naik ke lantai dua, cerita Jakarta disajikan lebih mendalam melalui diorama, maket kota, serta narasi perkembangan sosial dan budaya.
Replika rumah adat Betawi ditata lengkap dengan ornamen khas, mencerminkan kehidupan masyarakat Jakarta yang sederhana namun penuh filosofi.
Baca Juga: Galeri Budaya Tionghoa Indonesia, Destinasi Wisata Budaya Baru di Jakarta
Gedung Blandongan menjadi ruang penting yang kerap digunakan untuk pertunjukan seni tradisional dan kontemporer khas Betawi.
Ikon Ondel-ondel, musik Gambang Kromong, serta parade tari tradisional memperkuat fungsi anjungan sebagai pusat pelestarian budaya.
Tak sekadar tempat pameran, anjungan ini juga menjadi ruang interaksi budaya melalui kegiatan edukasi bagi pelajar dan komunitas.
Lokasinya yang berada di kawasan TMII membuat Anjungan DKI Jakarta mudah diakses dan cocok dikunjungi bersama keluarga.
Satu kunjungan ke anjungan ini memberi pengalaman menyeluruh tentang Jakarta, dari sejarah panjang hingga denyut budayanya hari ini.
Anjungan DKI Jakarta membuktikan bahwa cerita ibu kota dapat dinikmati, dipelajari, dan dirasakan dalam suasana rekreasi yang bermakna. (*)
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkini

Terpopuler
- 1Prediksi Skor Kosovo vs Irlandia di UNL, 25 September 2026: Duel Perdana yang Sulit Diprediksi
- 2Prediksi Skor Georgia vs Irlandia Utara di UNL, 25 September 2026: Dapatkah Khvicha Kvaratskhelia Menjadi Pembeda?
- 3Prediksi Skor Armenia vs Latvia di UNL, 25 September 2026: Mampukah Tuan Rumah Akhiri Tren Tanpa Kemenangan?
- 4Prediksi Skor Montenegro vs Siprus di UNL, 26 September 2026: Mampukah The Brave Falcons Lanjutkan Tren Positif?
- 5Prediksi Skor Andorra vs Malta di UNL, 24 September 2026: Mampukah Tim Tamu Pertahankan Rekor Tak Terkalahkan?
- 6Prediksi Skor Polandia vs Bosnia-Herzegovina di UNL, 26 September 2026: Mampukah Tuan Rumah Bangkit?
- 7Prediksi Skor Austria vs Israel di UNL, 25 September 2026: Tuan Rumah Bidik Awal dengan Kemenangan
- 8Prediksi Skor Hungaria vs Ukraina di UNL, 26 September 2026: Duel Ketat di Budapest
- 9Pertama dan Satu-Satunya! Mitra Driver Gojek Terpilih dari Seluruh Indonesia Kibarkan Merah Putih
- 10Permudah Transaksi Nasabah, BPR Kerta Raharja Gemilang Luncurkan Layanan Digital MOLEC, Ini Kelebihannya!




