Saat Kamera Dunia Menyala di Kota Tua, Jakarta Kembali Jadi Pusat Perhatian Wisata

AKURAT JAKARTA - Kehadiran artis internasional Lisa BLACKPINK yang melakukan syuting film di kawasan Kota Tua Jakarta langsung menarik perhatian publik dan wisatawan.
Momentum tersebut kembali menegaskan posisi Kota Tua sebagai ikon wisata Jakarta yang selalu hidup, relevan, dan menarik bagi lintas generasi.
Kawasan bersejarah ini menawarkan bangunan kolonial megah yang terawat, menghadirkan nuansa Eropa lama di tengah hiruk pikuk kota modern.
Baca Juga: Anjungan DKI Jakarta TMII: Destinasi Wisata Budaya Betawi dalam Satu Langkah
Wisatawan datang bukan hanya untuk berfoto, tetapi juga merasakan atmosfer sejarah yang menyatu dengan aktivitas seni dan budaya.
Museum Fatahillah, Museum Wayang, dan Museum Seni Rupa menjadi magnet edukatif yang mudah diakses dalam satu kawasan.
Ruang terbuka luas di alun-alun Kota Tua membuat pengunjung leluasa bersantai, bersepeda ontel, atau sekadar menikmati musik jalanan.
Baca Juga: Pulau Kotok, Surga Bahari Asri dan Rumah Elang Bondol di Utara Jakarta
Kota Tua juga ramah bagi wisatawan lokal maupun mancanegara karena lokasinya strategis dan terhubung dengan transportasi publik.
Stasiun Jakarta Kota, TransJakarta, dan jalur pejalan kaki memudahkan kunjungan tanpa harus bergantung pada kendaraan pribadi.
Keberagaman kuliner khas Betawi hingga jajanan modern turut memperkaya pengalaman wisata dalam satu perjalanan singkat.
Baca Juga: Lima Destinasi Wisata Ikonik Jakarta Pusat yang Wajib Dikunjungi
Acara seni, pameran, dan pertunjukan komunitas kreatif membuat kawasan ini selalu terasa dinamis dan tidak pernah membosankan.
Popularitas Kota Tua di media sosial memperkuat daya tariknya sebagai destinasi visual yang fotogenik dan mudah dibagikan.
Kehadiran figur dunia seperti Lisa BLACKPINK memberi efek promosi global yang memperluas eksposur pariwisata Jakarta.
Baca Juga: Karst Citatah Bandung, Destinasi Alam Eksotis yang Jadi Sorotan Dunia
Wisatawan kerap merasa Kota Tua menawarkan cerita, bukan sekadar tempat, sehingga kunjungan terasa lebih bermakna.
Perpaduan sejarah, seni, hiburan, dan aksesibilitas menjadikan Kota Tua destinasi utama yang terus relevan dari waktu ke waktu.
Tak heran jika setiap akhir pekan kawasan ini selalu ramai, menjadi ruang pertemuan budaya yang hidup di jantung ibu kota. (*)
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkini


Terpopuler
- 1Prediksi Skor Armenia vs Montenegro di UNL, 28 September 2026: Duel Penentu Kemenangan Kedua di Yerevan
- 2Prediksi Skor Moldova vs Kepulauan Faroe di UNL, 29 September 2026: Duel Ketat Minim Gol di Chisinau
- 3Prediksi Skor Georgia vs Ukraina di UNL, 28 September 2026: Mampukah Tuan Rumah Bangkit di Tbilisi?
- 4Prediksi Skor Belgia vs Prancis di UNL, 29 September 2026: Tanpa Mbappe, Les Bleus Diuji di Brussels
- 5Prediksi Skor Turki vs Italia di UNL, 29 September 2026: Duel Dua Tim yang Sama-Sama Tertekan
- 6Prediksi Skor Irlandia Utara vs Hungaria di UNL, 29 September 2026: Mampukah Tuan Rumah Lanjutkan Momentum Kemenangan?
- 7Prediksi Skor Latvia vs Siprus di UNL, 28 September 2026: Duel Tim yang Sama-Sama Ingin Bangkit
- 8Prediksi Skor Israel vs Irlandia di UNL, 28 September 2026: Duel Dua Tim yang Sama-Sama Ingin Bangkit
- 9Pertama dan Satu-Satunya! Mitra Driver Gojek Terpilih dari Seluruh Indonesia Kibarkan Merah Putih
- 10Permudah Transaksi Nasabah, BPR Kerta Raharja Gemilang Luncurkan Layanan Digital MOLEC, Ini Kelebihannya!



