Jakarta

Kenapa Kota Tua Jakarta Dipilih Jadi Lokasi Syuting Lisa BLACKPINK? Ini Keistimewaannya

Zainal Abidin | 4 Februari 2026, 08:00 WIB
Kenapa Kota Tua Jakarta Dipilih Jadi Lokasi Syuting Lisa BLACKPINK? Ini Keistimewaannya

AKURAT JAKARTA - Nama Kota Tua Jakarta kembali ramai diperbincangkan setelah kawasan ini dipilih menjadi lokasi syuting film yang dibintangi oleh Lisa BLACKPINK.

Sejak kabar itu viral, semakin banyak wisatawan penasaran ingin melihat langsung keindahan kawasan bersejarah ini.

Tidak sedikit pengunjung datang hanya untuk mengetahui sudut-sudut yang menjadi lokasi syuting.

Baca Juga: Saat Kamera Dunia Menyala di Kota Tua, Jakarta Kembali Jadi Pusat Perhatian Wisata

Sebelum viral karena menjadi lokasi syuting Lisa BLACKPINK, Kota Tua sudah menjadi destinasi wisata utama di Jakarta yang selalu dipadati wisatawan.

Kota Tua memang memiliki daya tarik kuat karena menyimpan cerita panjang perjalanan Jakarta dari masa ke masa.

Berikut beberapa keistimewaan utama yang membuat Kota Tua Jakarta selalu menarik untuk dikunjungi.

Baca Juga: 4 Destinasi Wisata Keluarga Populer di Jakarta, Seru, Edukatif, dan Ramah Kantong

1. Arsitektur Kolonial yang Terjaga

Kawasan ini dipenuhi bangunan peninggalan Belanda dengan gaya arsitektur klasik Eropa yang masih berdiri kokoh hingga sekarang.

Gedung-gedung tua seperti Museum Fatahillah, Museum Bank Indonesia, dan Gedung Tjipta Niaga menjadi saksi bisu kejayaan masa lampau.

Baca Juga: 5 Spot Favorit Perayaan Imlek 2026 di Jakarta yang Paling Meriah dan Wajib Dikunjungi

Setiap sudutnya terlihat artistik sehingga sangat cocok dijadikan latar foto maupun lokasi pembuatan film terkenal.

2. Pusat Sejarah dan Budaya Jakarta

Kota Tua dahulu dikenal sebagai pusat pemerintahan dan perdagangan penting pada era kolonial Belanda di Nusantara.

Baca Juga: Kampung Main Cipulir, Wisata Murah dan Asri di Jakarta Selatan

Banyak peristiwa bersejarah terjadi di kawasan ini sehingga nilai historisnya sangat tinggi bagi perkembangan kota Jakarta.

Tidak heran jika Kota Tua sering disebut sebagai jantung sejarah yang masih hidup hingga saat ini.

3. Destinasi Wisata Edukatif dan Menyenangkan

Baca Juga: Sambut Imlek 2026, Mall Alam Sutera Tangerang Hadirkan Red in Harmony: Ragam Budaya dan Hiburan, Berikut Rangkaian Acaranya

Di area Kota Tua terdapat berbagai museum menarik seperti Museum Wayang serta Museum Seni Rupa dan Keramik.

Pengunjung bisa belajar sejarah sambil menikmati suasana liburan yang santai bersama keluarga atau teman terdekat.

Aktivitas seperti berkeliling dengan sepeda ontel juga menjadi pengalaman seru yang tidak bisa ditemukan di tempat lain.

Baca Juga: Pantai Gigi Hiu, Destinasi Instagramable Lampung yang Buat Adem Pikiran

4. Kuliner Khas yang Menggugah Selera

Berkunjung ke Kota Tua belum lengkap tanpa mencicipi aneka kuliner tradisional yang mudah ditemukan di sekitarnya.

Mulai dari kerak telor, es selendang mayang, hingga jajanan jadul bisa dinikmati sambil duduk santai di alun-alun.

Baca Juga: IIMS 2026 Segera Tiba! Event Wajib bagi Pecinta Otomotif

Aroma makanan khas Betawi membuat suasana wisata terasa semakin hangat dan berkesan.

5. Suasana Tempo Dulu yang Autentik

Jalan berbatu, pertunjukan seniman jalanan, dan pemandangan Pelabuhan Sunda Kelapa menghadirkan nuansa masa lalu yang kuat.

Baca Juga: Desa Wisata Jatijajar Depok, Destinasi Wisata Alam Menenangkan

Di tengah hiruk pikuk Jakarta modern, Kota Tua mampu memberikan pengalaman seperti kembali ke ratusan tahun silam.

Perpaduan budaya Betawi, Tionghoa, Arab, dan Eropa menjadikan kawasan ini terasa unik dan berbeda dari tempat lain.

Dengan segala keistimewaannya, Kota Tua Jakarta bukan sekadar destinasi wisata biasa tetapi juga ruang hidup yang menyimpan banyak cerita.

Baca Juga: Delapan Ikon Budaya Betawi yang Wajib Dikenal Warga Jakarta

Popularitasnya semakin meningkat setelah menjadi lokasi syuting film internasional dan kini makin dikenal dunia.

Tidak mengherankan jika kawasan bersejarah ini selalu ramai dikunjungi wisatawan dari berbagai daerah dan negara. (*)

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.