Jakarta

Bayar Rp6.000 Saat Beli Tiket Borobudur, Wisatawan Dapat Sertifikat Kontribusi Kurangi Emisi Karbon

Anggerhana Denni Rahmawati | 6 Oktober 2026, 14:30 WIB
Bayar Rp6.000 Saat Beli Tiket Borobudur, Wisatawan Dapat Sertifikat Kontribusi Kurangi Emisi Karbon
Ke Borobudur kini bisa sekalian bayar Rp6.000 untuk bantu kurangi emisi karbon.

AKURAT JAKARTA - Berwisata ke Candi Borobudur kini memiliki pilihan tambahan yang berkaitan dengan upaya mengurangi emisi karbon.

Wisatawan yang membeli tiket secara online dapat menambahkan pembayaran Rp6.000 untuk ikut mendukung proyek rendah karbon di kawasan wisata tersebut.

Tambahan biaya ini bukan kenaikan harga tiket.

Wisatawan bebas memilih apakah ingin membayar add-on tersebut atau tidak.

Rp6.000 untuk Kontribusi Karbon

Fitur add-on diterapkan secara sukarela dalam pembelian tiket daring Candi Borobudur.

Dengan tambahan Rp6.000, wisatawan disebut ikut berkontribusi dalam proyek yang berkaitan dengan pengurangan emisi karbon.

Wisatawan yang memilih opsi tersebut juga akan mendapatkan sertifikat sebagai bukti kontribusi.

“Melalui inisiatif ini, wisatawan mendapatkan pilihan untuk turut berkontribusi dalam upaya menangani emisi karbon dari perjalanan mereka melalui mekanisme kredit karbon,” kata Direktur Operasi InJourney Destination Management (IDM), Indung Purwita Jati.

Saat ini, fitur tersebut dapat diakses melalui pembelian tiket secara online.

Baca Juga: Jalur Khusus SMA Unggul Garuda ke IUP Unpad Dibuka, Cek Dulu Syarat Berikut Ini

Dengan demikian, harga tiket reguler yang selama ini berlaku tidak berubah.

Untuk wisatawan nusantara, tiket reguler pelataran dibanderol Rp50.000 untuk dewasa berusia lebih dari 10 tahun dan Rp25.000 untuk anak usia 3-10 tahun.

Sementara itu, tiket wisatawan mancanegara sebesar Rp400.000 untuk dewasa dan Rp240.000 untuk anak-anak.

Dana Diarahkan untuk Proyek Rendah Emisi

Tambahan Rp6.000 tersebut nantinya digunakan untuk kegiatan yang berhubungan dengan carbon offset atau pengimbangan emisi karbon.

Halaman:
Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.