Jepang Naikkan Tarif Shinkansen Nozomi Hingga Capai Rp1,7 Juta, Kenyamanan Kereta Cepat Kini Lebih Mahal

AKURAT JAKARTA - Perjalanan menggunakan kereta cepat Shinkansen selama ini menjadi salah satu pilihan praktis bagi wisatawan yang ingin menjelajahi Jepang.
Namun, mulai 2027, penumpang yang memilih layanan Nozomi perlu menyiapkan anggaran lebih besar seiring kenaikan tarif kursi reservasi.
Central Japan Railway (JR Tokai) mengumumkan kenaikan harga kursi yang dipesan pada layanan Nozomi di Jalur Shinkansen Tokaido mulai 1 Juli 2027.
Setelah perubahan tarif tersebut, perjalanan Tokyo–Osaka diperkirakan menelan biaya 15.420 yen atau sekitar Rp1,7 juta, termasuk tarif dasar.
Kenaikan sebesar 700 yen atau sekitar Rp79.600 itu menjadi perubahan tarif Nozomi pertama sejak layanan tersebut beroperasi pada 1992, di luar penyesuaian yang berkaitan dengan pajak konsumsi.
Perubahan ini bukan hanya soal bertambahnya biaya transportasi.
Bagi wisatawan yang menyusun anggaran perjalanan, kenaikan tarif juga dapat memengaruhi pilihan transportasi dan pembagian biaya selama berlibur di Jepang.
Biaya perjalanan Tokyo–Osaka ikut bertambah
Nozomi merupakan layanan kereta cepat yang menghubungkan sejumlah kota besar di Jepang.
Layanan ini banyak digunakan penumpang yang mengutamakan waktu tempuh singkat, termasuk wisatawan yang ingin mengunjungi Tokyo, Nagoya, Kyoto, dan Osaka dalam satu perjalanan.
Mulai Juli 2027, biaya tambahan untuk kursi reservasi pada rute Tokyo–Osaka akan meningkat dari 5.810 yen menjadi 6.510 yen.
Dengan tarif dasar yang berlaku, total harga perjalanan menjadi 15.420 yen.
Kenaikan juga berlaku pada sejumlah rute lainnya. Perjalanan Tokyo–Nagoya akan mengalami kenaikan sebesar 580 yen sehingga total tarif mencapai 11.880 yen.
Sementara itu, tarif Osaka–Hakata bertambah 280 yen menjadi 16.300 yen.
West Japan Railway (JR West) turut menaikkan biaya tambahan untuk kursi reservasi pada layanan Nozomi dan Mizuho di Jalur Sanyo Shinkansen.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Prediksi Skor Getafe vs Rayo Vallecano di La Liga, 20 Oktober 2026: Mampukah Tuan Rumah Memutus Rekor Buruk?
- 2Prediksi Skor Fenerbahce vs Slavia Praha di UCL, 20 Oktober 2026: Memburu Kemenangan Perdana di Istanbul
- 3Prediksi Skor Sabah FK vs Borussia Dortmund di UCL, 20 Oktober 2026: Mampukah The Owls Memperpanjang Tren Buruk Die Borussen?
- 4Prediksi Skor AC Monza vs Cagliari di Serie A, 19 Oktober 2026: Tuan Rumah Terancam oleh Ketangguhan Rossoblu
- 5Prediksi Skor Parma vs Torino di Serie A, 20 Oktober 2026: Misi Kebangkitan Tuan Rumah di Tengah Ancaman Granata
- 6Prediksi Skor Tottenham Hotspur vs Coventry City di Premier League, 20 Oktober 2026: Mampukah Spurs Akhiri Paceklik Kemenangan?
- 7Prediksi Skor Napoli vs Bodo/Glimt di UCL, 21 Oktober 2026: Misi Kebangkitan Partenopei di Tengah Ancaman Kejutan Tim Norwegia
- 8Prediksi Skor FC Porto vs PSV Eindhoven di UCL, 21 Oktober 2026: Momentum Tuan Rumah Jadi Ancaman bagi Tim Tamu
- 9Pertama dan Satu-Satunya! Mitra Driver Gojek Terpilih dari Seluruh Indonesia Kibarkan Merah Putih
- 10Permudah Transaksi Nasabah, BPR Kerta Raharja Gemilang Luncurkan Layanan Digital MOLEC, Ini Kelebihannya!







