Jadi Desa Terindah Kedua di Dunia Versi Spectator Index, Negeri di Atas Awan Ini Berada di Indonesia, Simak 5 Keunikannya

AKURAT JAKARTA - Masyarakat Indonesia patut berbangga. Salah satu wilayah di Indonesia dinobatkan sebagai desa tercantik dan terindah kedua di dunia tahun 2024.
Kawasan pedesaan memang menawarkan suasana yang luar biasa. Terdapat pemandangan indah, udaranya sejuk serta nuansanya tenang sehingga sempurna untuk dijadikan tempat healing dari hingar bingar perkotaan.
Hampir setiap negara memiliki desa yang menarik dan diunggulkan. Keindahannya luar biasa, dan bisa jadi rekomendasi untuk menghabiskan waktu liburan.
Sebuah lembaga survei internasional, The Spectator Index telah merilis daftar desa terindah di dunia. Salah satu desa di Indonesia menempati urutan kedua sebagai desa terindah di dunia.
Desa apa itu? di mana lokasinya? Jawabnya, Desa Wae Rebo. Desa Wisata yang terletak di Satar Lenda, Kecamatan Satarmese Barat, Kapubaten Manggarai, Pulau Flores, Nusa Tenggara Timur (NTT) ini menempati urutan kedua setelah Rothenburg ob der Tauber di Jerman.
Desa Wae Rebo terletak di ketinggian 1200 mdpl dan berada di lembah puncak bukit. Desa Wae Rebo juga terkenal dengan tujuh bangunan rumah adat khas Manggarai yang disebut Mbaru Niang.
Rumah adat tersebut memiliki arsitektur yang unik dan bergaya khas, di mana atapnya berbentuk kerucut dan dilapisi ilalang.
Wae Rebo juga telah diakui oleh UNESCO sebagai salah satu warisan budaya pada tahun 2012.
UNESCO menyebut tempat ini merupakan Asia Pasific Heritage Award dan menyandang predikat sebagai TOP Award of Excellence.
Berikut 5 Keunikan Desa Wae Rebo di NTT:
1. Menjadi Desa Tertinggi di Indonesia
Berada di ketinggian 1.200 meter dari permukaaan laut, desa Wae Rebo ini disebut desa tertinggi di Indonesia, maka tak heran desa ini akan sering di selimuti kabut setiap harinya.
Karena terletak di ketinggian, desa Wae Rebo amat sejuk dan juga dingin, pemandangan alam di tempat ini pun sudah tidak usah diragukan lagi hamparan pegunungan dan perbukitan menghiasi sekeliling desa ini.
2. Bak Negeri di Atas Awan
Wae Rebo dijuluki sebagai 'Negeri di Atas Awan' lantaran saat pagi dan sore hari tertutup dengan kabut.
Hal ini karena faktor kampung tradisional Wae Rebo yang berada di ketinggian 1.200 mdpl.
Sehingga, saat pagi dan sore desa ini akan tertutup oleh kabun, namun wisatawan masih dapat melihat aktivitas masyarakat yang tengah berjemur untuk menikmati sinar matahari.
3. Terdapat Tujuh Rumah Adat
Fakta unik di desa ini hanya terdapat 7 bangunan rumah adat yang dikenal dengan nama Mbaru Niang, masing-masing rumah hanya ditempati enam sampai delapan keluarga.
Rumah adat Mbaru Niang memiliki struktur bangunan yang mirip seperti kerucut, rumah adat ini juga hanya tertutup dengan daun lontar yang dipilih sebagai atap yang mengelilingi bangunan.
Jika ada wisatawan yang datang berkunjung akan disambut dengan satu rumah adat yang khusus diperuntukan untuk tamu. Tak hanya itu saja, wisatawan juga akan disuguhkan kopi flores yang sudah terkenal cita rasanya.
4. Memiliki Compang Tempat Roh Leluhur
Tujuh rumah yang ada di desa ini dibangun dengan mengelilingi compang atau altar yang menjadi pusat dari tujuh bangunan, altar ini berfungsi untuk tempat menyembah Tuhan serta roh para leluhur.
5. Upacara Adat Penti
Masyarakat di desa Wae Rabo menjunjung tinggi adat dengan masih menjalankan upacara khusus yaitu upacara adat penti.
Upacara penti biasa dilakukan warga desa pada bulan November dengan tujuan untuk mengucap rasa syukur dari penduduk desa karena telah diberikan hasil panen yang melimpah.
Masyarakat Wae Rebo juga mengharapkan agar diberi perlindungan serta keharmonisan di saat perayaan. (*)
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkini




Terpopuler
- 1Prediksi Skor Torino vs Udinese di Serie A, 13 Oktober 2026: Mampukah Granata Bangkit di Kandang?
- 2Prediksi Skor Coventry City vs Newcastle United di Premier League, 13 Oktober 2026: Mampukah The Sky Blues Menghentikan Dominasi The Magpies?
- 3Prediksi Skor Levante vs Sevilla di La Liga, 13 Oktober 2026: Duel Dua Tim Terluka di Ciudad de Valencia
- 4Prediksi Skor Aston Villa vs Brentford di Premier League, 10 Oktober 2026: Rekor Tak Terkalahkan The Bees Diuji Unai Emery
- 5Prediksi Skor Atalanta vs Venezia di Serie A, 12 Oktober 2026: Mampukah La Dea Mengakhiri Tren Negatif?
- 6Prediksi Skor Sunderland vs Brighton di Premier League, 10 Oktober 2026: Akankah Peforma Apik The Seagulls Tambah Derita Tuan Rumah?
- 7Prediksi Skor Hoffenheim vs Hamburger SV di Bundesliga, 10 Oktober 2026: Misi Kebangkitan Dua Tim yang Terluka
- 8Prediksi Skor Ipswich Town vs Fulham di Premier League, Sabtu 10 Oktober 2026: Mampukah The Tractor Boys Memutus Rekor Buruk?
- 9Pertama dan Satu-Satunya! Mitra Driver Gojek Terpilih dari Seluruh Indonesia Kibarkan Merah Putih
- 10Permudah Transaksi Nasabah, BPR Kerta Raharja Gemilang Luncurkan Layanan Digital MOLEC, Ini Kelebihannya!

