Tanggapi Kasus Bullying di Lingkungan Kedokteran, Komisi IX DPR RI Minta Pemerintah Mulai Ambil Sikap Tegas

AKURAT JAKARTA - Maraknya kasus bullying yang terjadi di lingkungan kedokteran Indonesia.
Membuat Komisi IX DPR RI mendesak pemerintah agar segera melakukan tindak komprehensif.
Desakan itu disampaikan oleh Komisi IX DPR RI Arzeti Bilbina yang meminta agar pemerintah mulai ambil sikap tegas.
Terutama bagi para pelaku bullying yang berada di wahana pendidikan dokter spesialis.
Bagi Arzeti, saat ini pemerintah harus mulai memperbaiki kembali rasa kepercayaan masyarakat kepada para dokter yang hilang.
Akibat praktik bullying yang terjadi di program pendidikan dokter spesialis Anestesi Undip yang menyebabkan tewasnya dr Aulia Risma Lestari.
"Para dokter ini bekerja dengan nyawa pasien sebagai taruhannya. Kalau ternyata suka melakukan bully, bagaimana kita bisa percayakan nasib dan keselamatan pasien. Karena artinya mereka punya mental pembully yang tidak baik" ujarnya dikutip dari DPR RI.
Baca Juga: Kronologi Kematian Dokter Moumita Debnath, Tewas Dirudapaksa Saat Istirahat Dari Jam Jaga
Arzeti menilai jika kasus dr.Aulia ini dapat menjadi momen bersih-bersih dunia kedokteran.
Dengan memberikan ancaman bagi pelaku dan juga atasan yang terbukti melakukan atau mendukung aksi tak terpuji tersebut.
Adapun sebelumnya, Wakil Ketua Komisi IX DPR RI juga menyatakan dukungan serupa kepada aparat penegak hukum (APH) dan Kementerian Kesehatan.
Dalam menindak tegas pelaku perundungan jika terbukti menyebabkan kematian peserta didik PPDS Anestesi Fakultas Kedokteran Universitas Diponegoro tersebut.
“Saya tegaskan perundungan senioritas ini (harus) berhenti, siapa pun pelakunya, kami mendukung Kementerian Kesehatan dan APH, harus ditindak tegas pelakunya melalui proses hukum supaya ada efek jera,” jelas Emanuel Melkiades Laka Lena kepada wartawan di Kompleks Parlemen, Jakarta, dikutip dari Antara, Rabu (21/8).
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini



Terpopuler
- 1Prediksi Skor Anderlecht vs RB Salzburg di UEL, 6 November 2026: Adu Kuat Rekor Kandang dan Tandang
- 2Prediksi Skor NEC Nijmegen vs Omonia di UEL, 6 November 2026: Misi Menghentikan Tren Negatif di De Goffert
- 3Prediksi Skor Lillestrom vs Viktoria Plzen di UEL, 6 November 2026: Memburu Kemenangan Perdana di Norwegia
- 4Prediksi Skor Levski Sofia vs Jagiellonia di UEL, 6 November 2026: Momentum Positif Jadi Modal Kedua Tim
- 5Prediksi Skor Crystal Palace vs Hoffenheim di UEL, 6 November 2026: Duel Tim Terpuruk di Selhurst Park
- 6Prediksi Skor Elche vs Real Betis di La Liga, 8 November 2026: Mampukah Los Franjiverdes Menghentikan Dominasi Tim Tamu?
- 7Prediksi Skor Sparta Praha vs Bournemouth di UEL, 6 November 2026: Akankah Runtunan Kemenangan The Cherries Terus Berlanjut?
- 8Prediksi Skor Real Sociedad vs Lyon di UEL, 6 November 2026: Duel Sengit di Reale Arena
- 9Pertama dan Satu-Satunya! Mitra Driver Gojek Terpilih dari Seluruh Indonesia Kibarkan Merah Putih
- 10Permudah Transaksi Nasabah, BPR Kerta Raharja Gemilang Luncurkan Layanan Digital MOLEC, Ini Kelebihannya!





