Jakarta

Jubir Presiden Targetkan Pelaksanakan Program Makan Bergizi Gratis Capai 1.000 Titik dengan Tiga Juta Penerima di Triwulan Pertama 2025

Yasmina Nuha | 7 Januari 2025, 20:39 WIB
Jubir Presiden Targetkan Pelaksanakan Program Makan Bergizi Gratis Capai 1.000 Titik dengan Tiga Juta Penerima di Triwulan Pertama 2025

AKURAT JAKARTA - Juru Bicara (Jubir) Presiden, Adita Irawati, berharap sebanyak tiga juta pelajar, balita dan ibu hamil dan menyusui dapat menikmati manfaat program Makan Bergizi Gratis (MBG) hingga triwulan pertama 2025 ini.

Hal ini diutarakannya saat meninjau langsung distribusi makanan bergizi gratis pada dua sekolah dasar dan PAUD di wilayah Kelurahan Susukan, Ciracas, Jakarta Timur, Selasa (7/1/2024).

Adita mengatakan, program MBG yang dicanangkan Presiden Prabowo Subianto ini pelaksanaannya sudah dilakukan sejak Senin, 6 Januari 2025 kemarin.

Terdapat 190 titik atau Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) yang tersebar di 26 provinsi di Indonesia.

Baca Juga: Program Makan Bergizi Gratis di Jakarta Sudah Dimulai, Komisi B DPRD DKI Berharap Pemprov Libatkan UMKM Lokal

"Kami berharap, sampai triwulan pertama 2025 nanti akan bertambah 1.000 titik SPPG dengan tiga juta penerima manfaat," ujarnya.

Ia juga menambahkan, pihaknya bersama Badan Gizi Nasional sebagai penanggung jawab utama program ini, terus melakukan evaluasi agar dapat berjalan lebih baik ke depannya.

"Ada beberapa masukan yang akan jadi rujukan Badan Gizi Nasional untuk lakukan perbaikan. Seperti soal pemenuhan atau pemilihan menu, bahan makanan dan jam pengantaran atau distribusi," tuturnya.

Sementara itu, Menteri Perempuan dan Perlindungan Anak (PPPA) Arifah Fauzi menambahkan, program ini sangat bagus untuk meningkatkan kualitas sumber daya manusia dalam menyongsong Indonesia Emas 2045, jadi perlu didukung semua pihak.

Menurutnya, selain meningkatkan gizi, program ini juga berdampak terhadap pertumbuhan ekonomi masyarakat sekitar. Sebab, seluruh bahan baku makanan bersumber dari masyarakat sekitar.

"Bapak Presiden sudah menegaskan bahwa bahan-bahannya harus berasal dari daerah setempat," katanya.

Baca Juga: Asyik! KJP Plus Tahap II 2024 untuk Januari 2025 Sudah Cair, Segini Besaran Uang yang Diterima Peserta Didik, Silahkan Cek Rekening Sekarang

Ia pun mengaku, pihaknya merasa terpanggil untuk bersama-sama menyukseskan program ini. Sebab yang menjadi fokus garapan dari program ini adalah para ibu dan anak-anak.

"Ibu juga harus diedukasi untuk pola asuh, cara memberikan makanan yang bergizi ke dalam keluarga," pungkasnya. (*)

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.