Jakarta

Mumpung Lagi Musim Nih! Berikut 10 Manfaat Buah Rambutan Bagi Kesehatan, Salah Satunya Baik untuk Ibu Hamil

Sastra Yudha | 12 Januari 2025, 20:36 WIB
Mumpung Lagi Musim Nih! Berikut 10 Manfaat Buah Rambutan Bagi Kesehatan, Salah Satunya Baik untuk Ibu Hamil

AKURAT JAKARTA - Saat ini sedang musim panen buah rambutan. Bisa dibilang, hampir seluruh orang Indonesia kenal yang namanya buah rambutan.

Rambutan merupakan tanaman tropis yang berasal dari daerah kepulauan di Indonesia.

Kata "rambutan" berasal dari bahasa Indonesia yang berakar dari kata "rambut", karena bentuk buahnya yang mempunyai kulit menyerupai rambut.

Namun sedikit yang tahu bahwa buah rambutan ternyata memiliki banyak manfaat bagi kesehatan tubuh.

Baca Juga: INGAT! Konser Gratis Iwan Fals Bersama Gaung Merah SeGALAnya di Manado Digelar Sabtu 18 Januari 2025, Catat Waktu Open Gate dan Lokasinya di Sini

Rambutan mengandung cukup banyak vitamin C, tembaga, besi, dan beberapa mineral lainnya.

Sekitar 100 gram rambutan mengandung sekitar 84 kalori. Satu porsi buah ini mengandung 0,1 gram lemak dan 0,9 gram protein.

Selain itu, rambutan juga mempunyai komponen antioksidan, anti-inflamasi, antiviral, dan antidiabetes.

Kandungan gizi yang kaya pada buah rambutan ini menawarkan segudang khasiat yang baik bagi kesehatan.

Dikutip dari berbagai sumber, berikut beberapa manfaat buah rambutan bagi kesehatan tubuh:

1. Menurunkan Resiko Kanker

Gaya hidup dan kebiasaan makan yang tidak sehat adalah alasan utama ada begitu banyak kasus kanker di seluruh dunia.

Radikal bebas yang masuk ke tubuh menghancurkan sistem dengan memperkenalkan sel kanker.

Menyembuhkan kanker atau bahkan mendeteksinya pada stadium awal sangatlah sulit. Mengonsumsi buah-buahan seperti rambutan ini dapat mencegah pembentukan sel kanker.

Baca Juga: Prestasinya Tak Kalah Mentereng dari Patrick Kluivert, Ini Profil Alex Pastoor yang Ditunjuk Jadi Asisten Pelatih Timnas Indonesia

2. Baik untuk Kesehatan Mata

Vitamin A diperlukan untuk menjaga kesehatan mata. Kekurangan buah ini dapat menyebabkan komplikasi ringan dan mempengaruhi kesehatan mata.

Buah tropis ini kaya dengan vitamin A dan C yang sangat baik untuk mata.

3. Membantu Menurunkan Berat Badan

Salah satu manfaat paling menakjubkan dari makan rambutan setiap hari adalah dapat membantu menurunkan berat badan.

Makan buah membuat Anda kenyang lebih lama dan tidak merasa cepat lapar.

Selain itu, juga membantu mengatur proses pencernaan dan memastikan bahwa jumlah karbohidrat yang lebih sedikit diubah menjadi lemak, melanjutkan upaya penurunan berat badan.

4. Mencegah Anemia

Anemia adalah masalah yang sangat umum di antara wanita menstruasi. Pada kondisi ini, seseorang merasa sangat lemas karena kehilangan eritrosit yang berlebihan.

Rambutan bisa menjadi obat yang efisien untuk mencegah anemia. Buah ini mengandung banyak zat besi di dalamnya yang membantu dalam pembentukan eritrosit.

Selain itu, buah ini biasanya sering disarankan untuk dikonsumsi oleh ibu hamil. Pasalnya, ibu hamil cenderung berisiko mengalami kekurangan zat besi karena persediaan darah juga dibutuhkan oleh janin.

5. Meningkatkan Kesehatan Jantung

Rambutan kaya akan serat yang berpotensi menurunkan risiko penyakit jantung koroner. Hipertensi dan kadar kolesterol tinggi juga dapat merusak jantung.

Dengan makan buah rambutan, jantung Anda akan menjadi sehat.

Baca Juga: CATAT! Drama Musikal MAR Bakal Digelar pada 26-28 Februari, Berkisah Tentang Cinta dan Perjuangan di Tengah Bandung Lautan Api, Cek Lokasinya di Sini

6. Melancarkan pencernaan

Rambutan termasuk jenis buah untuk melancarkan pencernaan. Pasalnya, sekitar setengah daging buah rambutan mengandung serat larut tidak air.

Artinya, jenis serat ini tidak menyatu dengan air dan langsung melewati sistem pencernaan.

Sebagian besar serat tidak larut ini langsung masuk ke sistem pencernaan dan mendorong feses di dalam usus. Hal ini yang akan membantu feses agar mudah dikeluarkan saat BAB.

Selain itu, kandungan jenis serat larut air pada buah rambutan akan menjadi makanan bagi bakteri baik di usus yang berperan dalam menjaga pencernaan tetap sehat.

7. Meningkatkan daya tahan tubuh

Anda bisa meningkatkan daya tahan tubuh dengan mengonsumsi buah rambutan. Asupan vitamin C yang masuk ke dalam tubuh mendorong produksi sel darah putih untuk memperkuat imun dan melawan infeksi.

Khasiat ini juga dibuktikan melalui penelitian yang dimuat dalam Virology Journal (2015).

Para peneliti melaporkan bahwa geraniin pada kulit rambutan memiliki aktivitas antivirus terhadap virus dengue.

Senyawa tersebut ternyata dapat menghambat proses penempelan virus dan mengganggu interaksi sel virus awal.

8. Menurunkan risiko diabetes

Khasiat buah yang satu ini diperoleh berkat kandungan geraniin pada kulit rambutan. Geraniin adalah jenis polifenol ellagitanin yang memiliki kemampuan antioksidan dan antiradang.

Menurut penelitian yang dimuat dalam Procedia Food Science (2015), kulit rambutan juga dapat menurunkan kadar gula darah.

Para peneliti mencoba memberikan ekstrak etanol kulit rambutan yang diberikan secara oral selama 11 hari pada tikus diabetes. Hasilnya, persentase kadar glukosa darah mengalami penurunan sebesar 61,76 persen.

Baca Juga: VIRAL! Game Offline Berburu Koin Jagat, Bagaimana Cara Mainnya? Berikut Link Download dan Petunjuk Lokasinya, Hadiahnya Ratusan Juta Loh!

9. Membantu mengontrol tekanan darah

Kandungan kalium yang tinggi pada buah rambutan berkhasiat dalam mengontrol tekanan darah. Setiap 100 gram rambutan mengandung sekitar 104 gram kalium.

Makanan tinggi kalium dapat membantu menjaga tekanan darah dalam batas normal dengan berbagai cara, yaitu: melemaskan dinding pembuluh darah, baik untuk fungsi otot, dan menurunkan tekanan darah.

Kalian pun bisa memilih makanan tinggi kalium yang mengandung kalori rendah, seperti rambutan, untuk mengontrol kadar gula darah.

10. Menambah energi

Buah rambutan memiliki kandungan gizi yang dibutuhkan oleh tubuh, salah satunya karbohidrat.

Karbohidrat ini merupakan sumber energi sekaligus asupan utama untuk otak agar dapat berfungsi dengan baik

Pada saat mengonsumsi karbohidrat, tubuh akan memecahnya menjadi glukosa. Nantinya, gula sederhana ini akan digunakan oleh tubuh sebagai sumber energi.

Jika tidak digunakan sebagai energi, gula tersebut akan disimpan di hati sebagai glikogen untuk dimanfaatkan di masa mendatang. (*)

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.