Pemerintah Indonesia Lakukan Negosiasi Soal Tarif Trump, AS Justru Soroti Pembayaran QRIS dan GPN yang Dinilai Rugikan Negaranya

AKURAT JAKARTA - Pemerintah Indonesia dan Amerika Serikat (AS) baru-baru ini melakukan pertemuan untuk membahas beberapa isu terkait kebijakan pembayaran di Indonesia.
Pemerintah AS menyoroti penerapan Quick Response Code Indonesian Standard (QRIS) dan Gerbang Pembayaran Nasional (GPN) yang dinilai merugikan negaranya.
Menteri Koordinator bidang Perekonomian Airlangga Hartarto mengungkapkan bahwa pemerintah telah berkoordinasi dengan Otoritas Jasa Keuangan (OJK) dan Bank Indonesia (BI) untuk menanggapi kekhawatiran AS.
Baca Juga: Terus Dituding Hamili LM , Ridwan Kamil Resmi Buat Laporan ke Bareskrim Polri
Dalam pertemuan tersebut, kedua pihak membahas opsi kerja sama bilateral yang adil dan seimbang.
Sekretaris Kementerian Koordinator bidang Perekonomian Susiwijono Moegiarso menjelaskan bahwa AS memiliki beberapa perhatian terkait peraturan BI tentang penyelenggara sistem pembayaran dan infrastruktur pembayaran, termasuk QRIS dan GPN.
"Kami sudah berkoordinasi dengan OJK dan Bank Indonesia, terutama terkait dengan payment yang diminta oleh pihak Amerika,” kata u Airlangga dalam konferensi pers daring, Jumat (18/4).
Baca Juga: Ketua Soksi Jakarta Utara Minta Dirut Pelindo Dicopot, Begini Alasannya
Kendati demikian, Airlangga Hartarto belum merincikan langkah yang akan diambil Indonesia bersama BI dan OJK untuk mengatasi isu tarif trump .
Namun, Pemerintah Indonesia memandang QRIS dan GPN sebagai langkah penting untuk meningkatkan inklusi keuangan dan efisiensi sistem pembayaran di dalam negeri.
Dengan kedua sistem ini, transaksi digital di Indonesia menjadi lebih terintegrasi dan efisien. (*)
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini



Terpopuler
- 1Prediksi Skor Torino vs Udinese di Serie A, 13 Oktober 2026: Mampukah Granata Bangkit di Kandang?
- 2Prediksi Skor Coventry City vs Newcastle United di Premier League, 13 Oktober 2026: Mampukah The Sky Blues Menghentikan Dominasi The Magpies?
- 3Prediksi Skor Levante vs Sevilla di La Liga, 13 Oktober 2026: Duel Dua Tim Terluka di Ciudad de Valencia
- 4Prediksi Skor Aston Villa vs Brentford di Premier League, 10 Oktober 2026: Rekor Tak Terkalahkan The Bees Diuji Unai Emery
- 5Prediksi Skor Atalanta vs Venezia di Serie A, 12 Oktober 2026: Mampukah La Dea Mengakhiri Tren Negatif?
- 6Prediksi Skor Sunderland vs Brighton di Premier League, 10 Oktober 2026: Akankah Peforma Apik The Seagulls Tambah Derita Tuan Rumah?
- 7Prediksi Skor Hoffenheim vs Hamburger SV di Bundesliga, 10 Oktober 2026: Misi Kebangkitan Dua Tim yang Terluka
- 8Prediksi Skor Ipswich Town vs Fulham di Premier League, Sabtu 10 Oktober 2026: Mampukah The Tractor Boys Memutus Rekor Buruk?
- 9Pertama dan Satu-Satunya! Mitra Driver Gojek Terpilih dari Seluruh Indonesia Kibarkan Merah Putih
- 10Permudah Transaksi Nasabah, BPR Kerta Raharja Gemilang Luncurkan Layanan Digital MOLEC, Ini Kelebihannya!






